「Orang yang dapat dipercaya dan dipuji」
Oleh Rev. Dr. Lam Lee Man-yiu (李文耀)
Alliance Bible Seminary H.K.
(2 Kor. 8:16-9:5 [ITB])
16 Syukur kepada Allah, yang oleh karena kamu mengaruniakan kesungguhan yang demikian juga dalam hati Titus untuk membantu kamu. 17 Memang ia menyambut anjuran kami, tetapi dalam kesungguhannya yang besar itu ia dengan sukarela pergi kepada kamu. 18 Bersama-sama dengan dia kami mengutus saudara kita, yang terpuji di semua jemaat karena pekerjaannya dalam pemberitaan Injil. 19 Dan bukan itu saja! Ia juga telah ditunjuk oleh jemaat-jemaat untuk menemani kami dalam pelayanan kasih ini, yang kami lakukan untuk kemuliaan Tuhan dan sebagai bukti kerelaan kami.
20 Sebab kami hendak menghindarkan hal ini: bahwa ada orang yang dapat mencela kami dalam hal pelayanan kasih yang kami lakukan dan yang hasilnya sebesar ini. 21 Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia. 22 Bersama-sama dengan mereka kami utus seorang lain lagi, yakni saudara kita, yang telah beberapa kali kami uji dan ternyata selalu berusaha untuk membantu. Dan sekarang ia makin berusaha karena besarnya kepercayaannya kepada kamu. 23 Titus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu; saudara-saudara kami yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi Kristus. 24 Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu.
9:1 Tentang pelayanan kepada orang-orang kudus tidak perlu lagi aku menuliskannya kepada kamu. 2 Aku telah tahu kerelaan hatimu tentang mana aku megahkan kamu kepada orang-orang Makedonia. Kataku: 「Akhaya sudah siap sedia sejak tahun yang lampau.」 Dan kegiatanmu telah menjadi perangsang bagi banyak orang. 3 Aku mengutus saudara-saudara itu, agar kemegahan kami dalam hal ini atas kamu jangan ternyata menjadi sia-sia, tetapi supaya kamu benar-benar siap sedia seperti yang telah kukatakan, 4 supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami — untuk tidak mengatakan kamu — merasa malu atas keyakinan kami itu. 5 Sebab itu aku merasa perlu mendorong saudara-saudara itu untuk berangkat mendahului aku, supaya mereka lebih dahulu mengurus pemberian yang telah kamu janjikan sebelumnya, agar nanti tersedia sebagai bukti kemurahan hati kamu dan bukan sebagai pemberian yang dipaksakan.
Untuk memastikan bahwa gereja Korintus dapat menyelesaikan rencana membantu orang-orang kudus, Paulus selain memberikan penjelasan kepada mereka dan memberi mereka contoh, tetapi juga mempercayakan tiga saudara untuk membantu mereka menindaklanjuti masalah ini. Ayat 8:16-24 adalah pengantar yang diberikan Paulus kepada mereka, dapat dikatakan surat rekomendasi Paulus. Ia memberikan rekomendasi atas tiga bersaudara ini, yang menunjukkan bahwa dia tidak menolak surat rekomendasi. Paulus tidak perlu seseorang untuk memberikan surat rekomendasi atas dirinya (3:1-2), keberatan Paulus adalah jika seseorang menggunakan surat rekomendasi untuk membanggakan diri mereka sendiri dan membanding-bandingkan! Di hadapan Gereja dan Allah, jika seseorang benar-benar layak dan diakui, maka Paulus akan terus terang dan terbuka memuji mereka, Titus jelas adalah rekan Injil dan asisten yang sangat penting bagi Paulus, ia berkali-kali menyebutkan nama orang ini dalam suratnya (2:13; 7:6, 13-15; 8:6, 16, 23; 12:18). Menurut catatan Gal. 2:1, ketika Paulus pergi ke Yerusalem, ada dua orang bepergian bersama-sama, Barnabas dan Titus. dapat dilihat bahwa hubungan mereka adalah sangat dekat. Para peneliti percaya bahwa Titus adalah satu penghubung antara Paulus dan jemaat Korintus. Dari dia, Paulus tahu antusiasme semangat dan penyesalan jemaat Korintus, sehingga hati dia dihiburkan (7:6-7). Mungkin, surat Paulus yang penuh air mata adalah dibawa oleh Titus kepada jemaat Korintus multi gereja. Paulus menekankan, Titus dengan sukarela pergi kepada mereka setelah mendengarkan nasihatnya (8:17), Titus memiliki hasrat seperti itu bukan karena hasil upayanya, tetapi ini adalah Tuhan yang menaruh hati peduli atas jemaat Korintus di dalam hati Titus. Segala sesuatu berasal dari Allah (8:16).
Ada dua orang saudara lain yang pergi bersama Titus, namun Paulus tidak mengungkapkan nama-nama mereka, kita tidak tahu siapa mereka. Yang pertama muncul di 8:18, di mana ia menunjukkan bahwa 「kami mengutus saudara kita, yang terpuji di semua jemaat karena pekerjaannya dalam pemberitaan Injil, … ia juga telah ditunjuk oleh jemaat-jemaat untuk menemani kami dalam pelayanan kasih ini」. Ayat 8:20 lebih jauh menunjuk bahwa mereka memiliki pengaturan tersebut adalah untuk menghindarkan ada orang yang dapat mencela mereka dalam hal pelayanan kasih dan memfitnah mereka karena besar jumlah yang dikumpulkan. Dapat dilihat, saudara ditunjuk oleh jemaat-jemaat, selain sebagai pemberi pelayanan kasih, juga berperan dalam penggalangan dana. Mengumpulkan bantuan dana selalu melibatkan transfer uang, mudah ada orang yang mencela dan mempertanyakan, jadi di dalam prosesnya harus ada transparansi yang sangat tinggi dan pengawasan ketat. Saudara yang satu lagi muncul di 8:22, antusiasme semangat dan ketekunan orang ini telah diuji berkali-kali, dan Paulus dan tim misinya bisa memberikan kesaksian atas dia. Dengan demikian, Paulus menugaskan tiga bersaudara penuh semangat kepada jemaat di Korintus untuk mewujudkan rencana pengumpulan dana pelayanan kasih. Di dalam surat, Paulus berpesan kepada jemaat Korintus agar menerima tiga saudara tersebut dengan baik, karena mereka bukan orang serampangan, Titus adalah mitra dan rekan pelayanan Paulus, dan dua saudara lainnya adalah utusan dari gereja-gereja, suatu kemuliaan bagi Kristus. (8:23). Ketika gereja memperlakukan dengan baik tiga saudara ini, melakukan pengumpulan dana pelayanan kasih sesuai dengan arahan mereka (9:3), maka mereka menunjukkan cinta kasih mereka di depan gereja-gereja, dan menunjukkan bahwa pujian Paulus atas diri mereka di depan orang lain mempunyai dasar yang nyata (8:24, 「tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu」).
Maka di 9:1-5 Paulus berulang kali mengatakan kepada mereka, agar menyelesaikan tekat mereka yang sudah dicanangkan satu tahun yang lalu, jika tidak, jika orang Makedonia datang bersama Paulus untuk mengumpulkan dana pelayanan kasih, lalu menemukan bahwa mereka belum mempersiapkan dengan baik, keyakinan dan pujian Paulus di depan mereka hilang sama sekali. Jika ini terjadi, bukan hanya jemaat Korintus yang akan malu, bahkan Paulus pun akan dipermalukan (9:4). Oleh karena itu, Paulus harus mendorong ketiga saudara ini untuk terlebih dahulu datang kepada mereka, agar pelayanan kasih yang sudah dijanjikan bisa dipersiapkan dengan baik, untuk menunjukkan bukti kemurahan hati mereka adalah sesuatu yang nyata bukan sebagai pemberian yang dipaksakan, dan pujian Paulus atas diri mereka tidak akan berubah menjadi hal yang mempermalukan.
Renungkan:
Apakah saya pernah membuat janji di hadapan Tuhan tetapi belum melakukannya? Di gereja, apakah saya partner dan rekan kerja pelayanan yang bisa dipercaya dan dipuji, suatu kemuliaan bagi Kristus? Orang-orang ini adalah kepercayaan dan pujian, biasanya memiliki kualitas dan perwujudan yang bagaimana?
Renungan pemahaman Surat 2 Korintus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema 2 Korintus ditulis oleh Rev. Dr. Lam Lee Man-yiu (李文耀) yang dipublikasi pada bulan September 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.

