「Tujuan hidup」
Panggilan dan Pembaruan Hidup
Oleh Rev. Dr. Dennis Kiang Lok-man (姜樂雯)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Filipi 3:12-14 [ITB])
12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. 13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Paulus rela kehilangan segalanya demi untuk memperoleh Kristus, tetapi ini tidak berarti ia telah sempurna secara rohani. Paulus memahami bahwa sebagian orang mungkin salah paham bahwa ia telah mencapai puncak spiritualitasnya, oleh karena itu, dalam bagian ini ia dengan jelas menyatakan bahwa perjalanan spiritualnya belum selesai. Ia bahkan menunjukkan sebuah paradoks: hanya mereka yang mengakui ketidaksempurnaan mereka yang benar-benar dewasa secara rohani.
Karena pemahaman ini, Paulus menggambarkan apa yang dilakukannya dengan sikap positif: ia berjuang, mengarahkan diri berlari langsung terarah ke tujuan. Ia menggunakan metafora acara olahraga untuk menggambarkan bahwa ia seperti seorang pelari, memberikan seluruh tenaganya untuk menyelesaikan perlombaan rohani. Tujuannya adalah untuk mengenal Kristus lebih dalam, mengalami penderitaan-Nya, memahami kuasa kebangkitan-Nya, dan berharap untuk bersatu dengan Kristus di hari-hari terakhir. Semua ini dimulai karena Kristus sendiri yang menyelamatkan dirinya di jalan menuju Damsyik (lihat Kis. 9:1-19). Tanpa panggilan ini, ia masih akan menganiaya gereja alih-alih berlari untuk mendapatkan hadiah surgawi. Paulus tahu bahwa perlombaan itu tidak mudah, jadi ia berkata, 「aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,」 sama seperti seorang pelari yang terus melihat ke belakang hanya akan memperlambat langkahnya menuju garis finis. Paulus mengingatkan kita untuk tidak terpaku pada pencapaian masa lalu, tetapi untuk dengan sepenuh hati bergerak maju. Adapun mengenai hadiah, ia menyebutnya 「hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus,」 sebuah panggilan dari Allah, sama seperti Allah memanggil bangsa Israel untuk menjadi umat-Nya di Perjanjian Lama (bdk. Yesaya 48:12 「Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!」); demikian pula, Ia sekarang memanggil orang-orang dari semua ras dan latar belakang untuk bersatu dengan Kristus (bdk. 1 Kor. 1:26) dan untuk masuk ke dalam kerajaan-Nya melalui kasih karunia (bdk. Galatia 1:6) (bdk. 1 Tesalonika 2:12 「dan meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya」). Upah tertinggi adalah berdiri di hadapan Allah pada hari terakhir, dibenarkan melalui persatuan dengan Kristus.
Ketika kita berbicara tentang 「melupakan apa yang telah di belakang,」 kita mungkin dengan mudah berpikir itu berarti melupakan kegagalan dan penderitaan masa lalu. Namun, Paulus menekankan bahwa kita tidak boleh terpaku pada keberhasilan dan pencapaian masa lalu. Tidak peduli seberapa keras kita telah berusaha, seberapa efektif kita berbuah dalam keluarga, pekerjaan, atau pelayanan gereja, berapa banyak persekutuan atau kelompok kecil yang telah kita pimpin, berapa banyak orang yang telah kita bawa kepada iman, atau berapa banyak waktu yang telah kita curahkan untuk gereja, kita tidak boleh membiarkan pencapaian masa lalu membuat kita berpuas diri atau stagnan. Ayat Alkitab hari ini mengingatkan kita untuk tidak terpaku pada pencapaian masa lalu, baik duniawi maupun rohani, dan tidak membiarkannya menjadi penghalang dalam pengejaran kita akan Tuhan. Tuhan telah memanggil kita; tujuan hidup kita adalah untuk terus berlari maju bagi-Nya sampai kita melihat-Nya muka dengan muka.
Renungkan:
1. Dalam hidup Anda, pencapaian apa yang kemungkinan besar akan membuat Anda stagnan? Apakah Anda bersedia melepaskannya dan terus berlari untuk Tuhan?
2. Sekarang setelah Anda dipanggil oleh Tuhan, apa tujuan hidup Anda?
Renungan pemahaman Penggilan dan Pembaruan 2026
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema 「Panggilan dan Pembaruan」 ditulis oleh Dennis Kiang Lok-man (姜樂雯) yang dipublikasikan pada bulan April 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
