「Kebaikan TUHAN」
Oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Mikha 6:1-8 [ITB])
1Baiklah dengar firman yang diucapkan TUHAN: Bangkitlah, lancarkanlah pengaduan di depan gunung-gunung, dan biarlah bukit-bukit mendengar suaramu! 2Dengarlah, hai gunung-gunung, pengaduan TUHAN, dan pasanglah telinga, hai dasar-dasar bumi! Sebab TUHAN mempunyai pengaduan terhadap umat-Nya, dan Ia beperkara dengan Israel.
3「Umat-Ku, apakah yang telah Kulakukan kepadamu? Dengan apakah engkau telah Kulelahkan? Jawablah Aku! 4Sebab Aku telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir dan telah membebaskan engkau dari rumah perbudakan dan telah mengutus Musa dan Harun dan Miryam sebagai penganjurmu. 5Umat-Ku, baiklah ingat apa yang dirancangkan oleh Balak, raja Moab, dan apa yang dijawab kepadanya oleh Bileam bin Beor dan apa yang telah terjadi dari Sitim sampai ke Gilgal, supaya engkau mengakui perbuatan-perbuatan keadilan dari TUHAN.」
6「Dengan apakah aku akan pergi menghadap TUHAN dan tunduk menyembah kepada Allah yang di tempat tinggi? Akan pergikah aku menghadap Dia dengan korban bakaran, dengan anak lembu berumur setahun? 7Berkenankah TUHAN kepada ribuan domba jantan, kepada puluhan ribu curahan minyak? Akan kupersembahkankah anak sulungku karena pelanggaranku dan buah kandunganku karena dosaku sendiri?」
8「Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?」
Dalam perikop sebelumnya adalah pemberitahuan awal tentang penghakiman dan keselamatan yang akan dialami Israel, lalu dalam perikop ini beralih kepada gugatan hukum untuk menunjukkan bahwa apa yang dinyatakan sebelumnya di atas adalah keputusan penghakiman yang adil dari Allah. Ayat 6:1 dimulai dengan perintah yang sangat serius, yang tampaknya mencerminkan panggilan TUHAN (Yahweh) kepada nabi Mikha. Kata 「dengar」 muncul 3 kali dalam dua ayat, pertama, menghendaki agar nabi Mikha mendengarkan kata-kata TUHAN, dan Dia menghendaki membuat bukit-bukit gunung mendengar, dan ayat 2 adalah kata-kata yang disampaikan nabi Mikha yang meminta gunung-gunung dan bumi mendengarkan pengaduan TUHAN (Yahweh). Di sini terdapat paralelisme subjek dari perintah ini dalam ayat 2, yang mengulangi perintah agar mendengarkan, itu mencerminkan makna perikop, yaitu hendaknya orang memperhatikan kata-kata TUHAN (Yahweh).
Ayat 6:3-5 adalah pengaduan TUHAN (Yahweh) dalam gugatan ini, terutama bagaimana Dia memimpin orang Israel keluar dari Mesir, menebus mereka dari perbudakan, dan bagaimana memimpin dan menjaga mereka di hutan belantara. TUHAN (Yahweh) menyebut Israel 「Umat-Ku」 dua kali, menekankan hubungan perjanjian mereka. TUHAN (Yahweh) adalah Allah mereka, mereka adalah umat milik TUHAN. Ayat 3-4 kilas balik mengingat TUHAN (Yahweh) memimpin mereka keluar dari Mesir, dan ayat 5 mengingatkan mereka tentang pengalaman mereka dari Sitim sampai Gilgal, di mana mereka mengalami rintangan dari Balak dan upayanya untuk memperalat Bileam untuk mengutuk mereka, tetapi TUHAN (Yahweh) masih memimpin mereka menyeberangi Sungai Jordan seperti yang dijanjikan oleh Dia.
Ayat 6:6-7 adalah respons Israel. Mereka menganggap perjanjian kasih karunia TUHAN (Yahweh) sebagai suatu tawar-menawar bisnis, ironisnya mereka menyatakan diri mereka tidak bersalah, bahkan menuduh TUHAN (Yahweh) menuntut terlalu tinggi. Apa yang mereka nyatakan, dalam sudut batas tertentu benar, karena korban yang dipersembahkan dan harga yang dikeluarkan oleh manusia dalam ibadah sesungguhnya tidak dapat memenuhi persyaratan keadilan dan kekudusan TUHAN. Tetapi ini tidak dapat menjadi alasan untuk tidak mengikuti perintah, hukum, dan tata cara yang sudah ditetapkan oleh Dia.
Ayat 6:8 secara sederhana mengungkapkan permintaan TUHAN (Yahweh) terhadap orang. Dalam mengungkapkan tuntutan permintaan Allah ini, 「kebaikan / apa yang baik」secara umumnya dapat merujuk pada apa yang Dia cantumkan dalam hukum perjanjian, jadi mereka tidak perlu mendapatkan wahyu baru, sebab telah dinyatakan dengan jelas dalam ketentuan perjanjian yang diumumkan kepada mereka. Paruh kedua dari ayat ini menunjukkan tiga aspek dari permintaan ini: dua yang pertama adalah tentang tindakan dan sikap seseorang terhadap orang lain, dan yang terakhir adalah tentang sikap seseorang terhadap Tuhan. 「Berlaku adil」 adalah membuat keputusan penilaian yang benar dan adil, yang harus dibuat dan dijalankan dan dapat ditindaklanjuti dengan tindakan. Item kedua adalah sikap hati mentalitas, 「mencintai kesetiaan (ITL: suka akan kemurahan) 」 adalah kesetiaan dalam hubungan, dengan tujuan kebaikan bagi orang lain. Orang yang memiliki sikap hati mentalitas seperti itu bukan saja tidak akan menyebabkan kerusakan, tetapi juga akan mengulurkan tangan membantu ketika orang lain yang membutuhkannya. Terakhir, 「hidup dengan rendah hati di hadapan Allah (ITL: berjalan serta Allahmu dengan hati yang rendah)」 secara tata bahasa sejajar dengan dua ungkapan di atas, itu adalah dasar dari kedua ungkapan ini. 「Kerendahan hati」 mungkin harus ditafsirkan sebagai 「menjaga dengan hati-hati」, dalam bahasa Ibrani di masa yang agak belakangan kata ini dapat mengekspresikan mengikut dengan ketat, dan memiliki arti yang serupa dalam bahasa Aram. Ini dapat menyatakan bahwa kita perlu satu hati fokus sepenuhnya (tidak mendua hati) dan di atas dasar pengenalan terhadap Tuhan mengikuti jejak Dia.
Renungkan:
Kita adalah penerima kebaikan dari rahmat anugerah Tuhan, telah mengalami penebusan Dia dan dipimpin oleh kasih Dia, maka kita perlu lebih menunjukkan keadilan dalam hidup kita, memancarkan belas kasih kemurahan, dan berperilaku mengikuti petunjuk Tuhan dengan hati-hati.
Renungan pemahaman Kitab Mikha
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Zefanya, Yoel, Mikha, Nahum ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Juli 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.