「Kesedihan atas hal yang dinubuatkan」
Oleh Rev. Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yohanes 6:71 [TB2])
71 Yang dimaksudkan-Nya ialah Yudas, anak Simon Iskariot. Sebab, dialah yang akan menyerahkan Yesus, walaupun dia seorang di antara kedua belas murid itu
Ini adalah catatan yang ditulis Yohanes bertahun-tahun kemudian, merenungkan masa lalu, dan dia secara khusus menyebutkan nama Yudas Iskariot. Ini adalah catatan nama tentang 「kehancuran.」 Yudas bukanlah orang luar; dia adalah 「seorang di antara kedua belas murid itu,」 ia pernah membagi roti, mengusir setan, dan mendengar ajaran Yesus yang paling pribadi.
Tragedi dalam bagian ini bukan hanya terletak pada kejahatan Yudas, tetapi pada jurang pemisah yang sangat besar antara 「awal sebelumnya」 dan 「mengkhianati.」 Seseorang yang dipilih oleh Kristus untuk masuk ke lingkaran inti tetapi pada akhirnya menjadi dalang pengkhianatan tersebut. Ini menggambarkan satu hal: kedekatan dengan inti kuasa keagamaan dan kemampuan menguasai kosakata teologis yang paling hebat, tidak menjamin ketenangan jiwa.
Ini adalah introspeksi yang menggelisahkan. Kita semua bisa menjadi Yudas. Jika kita mengikuti Yesus karena ambisi politik, atau untuk mendapatkan kekuasaan dalam sistem, kita sedang mengatur kehancuran kita sendiri. Tragedi Yudas mengingatkan kita bahwa yang paling ditakuti iman adalah 「keterasingan walaupun secara jarak begitu dekat.」 Hari ini, saat kita masih duduk di sisi Tuhan, marilah kita memeriksa dengan penuh kewaspadaan, apakah ketaatan kita dalam mengikut Yesus telah berubah.
Mohon Tuhan melindungi kita.
Refleksi:
1. Perhatikan 「kemurnian」 pelayanan Anda di gereja. Apakah ada saat ketika Anda menggunakan identitas Anda sebagai 「murid」 untuk mencapai kepentingan pribadi Anda sendiri (uang, kekuasaan, atau dikagumi)? Ketika keegoisan ini bertentangan dengan kehendak Tuhan, apakah Anda akan memilih untuk 「mengkhianati」 Dia?
2. Bayangkan kesedihan yang dirasakan Yohanes saat menulis kata-kata ini, kesedihan atas kemunduran rekannya dulu. Di lingkungan sosial Anda, apakah ada beberapa orang yang dulunya memimpin tetapi sekarang telah 「tersesat」? Mohon panjatkan doa khusus untuk mereka (dan untuk diri Anda sendiri), bukan untuk kesuksesan, tetapi untuk 「keteguhan tidak berubah hati」 mereka.
Renungan pemahaman Injil Yohanes 6:62-7:24
Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Yohanes 6:62-7:24 ditulis oleh John Chan Wai-on (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Juli 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.