
「Kembalikanlah pedang ke sarungnya!」
Oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yeh. 21:28-32 [ITB])
28 「Dan engkau anak manusia, bernubuatlah dan katakan: Beginilah firman Tuhan ALLAH mengenai bani Amon dan cercaan mereka; katakanlah: Pedang, pedang sudah tercabut untuk menumpahkan darah, digosok untuk memusnahkan, dan supaya mengkilap seperti petir 29 sedang orang melihat penglihatan-penglihatan yang menipu bagimu dan memberi tenungan-tenungan bohong kepadamu untuk ditetakkan ke leher orang-orang fasik yang durhaka, yang saatnya sudah tiba untuk penghakiman terakhir.
30 Kembalikanlah itu ke sarungnya! Di tempat penciptaanmu dan di negeri asalmu Aku akan menghukum engkau. 31 Aku akan mencurahkan geram-Ku atasmu dan menyemburkan api murka-Ku kepadamu dan menyerahkan engkau ke dalam tangan orang-orang dungu, yang menimbulkan kemusnahan. 32 Engkau menjadi makanan api, darahmu akan tertumpah di tengah-tengah tanah itu, dan engkau tidak akan diingat-ingat lagi, sebab Aku, TUHAN, yang mengatakannya.」
Perikop ini terutama berbicara tentang penghakiman Allah atas Babel. Ayat 28-29 terlebih dahulu berbicara tentang penghakiman yang akan dihadapi Amon. Kata-kata yang digunakan di dalamnya mirip dengan yang disebutkan di teks sebelumnya tentang penghakiman Allah atas Yerusalem, termasuk 「pedang sudah tercabut」, 「digosok」, dan 「mengkilap seperti petir」, dll., ini menunjukkan bagaimana Yerusalem dihancurkan, demikian juga Amon dihancurkan, ini karena Amon dan Yehuda memberontak melawan Babel, sehingga raja Babel akan menghancurkan mereka bersama-sama sebagai manifestasi penghakiman Allah.
Ayat 30 menjadi pusat seluruh paragraf. TUHAN mengatakan kepada Babel: 「Kembalikanlah itu ke sarungnya!」 Tema 「pedang」 ini menyambungkan tema pedang TUHAN yang disebutkan di teks sebelumnya dan pedang Babel, jadi 「pedang」 di ayat 30 ini seharusnya mengacu pada pedang Babel (lihat renungan Yehezkiel 21:18-27), mengapa ayat 30 memerintahkan Babel untuk mengembalikan pedang ke sarungnya? Ini karena Babel diciptakan (ayat 30) untuk 「saatnya sudah tiba untuk penghakiman terakhir」 (ayat 29), yaitu untuk menghukum Yehuda. Ketika peran Babel yang diciptakan selesai, sebaliknya, Allah akan menghukumnya, dan murka Allah akan dicurahkan ke Babel (ayat 31). Di sini, kita melihat bahwa Babel adalah makhluk ciptaan (ayat 30) dan TUHAN Yahweh adalah Pencipta. Oleh karena itu, Babel tidak dapat dibandingkan dengan TUHAN Yahweh. Babel hanyalah alat bagi TUHAN untuk menghukum bangsa-bangsa dan Yehuda. Tidak peduli seberapa kuat Babel, mereka tidak lain adalah ciptaan Allah yang dipakai Allah untuk bertindak. Oleh karena itu, perintah untuk 「Kembalikanlah itu ke sarungnya!」 menggambarkan hubungan dasar antara TUHAN yang Maha Tinggi dan Babel yang rendah.
Karena Babel membunuh banyak orang dan melakukan banyak hal tidak bermoral ketika menyerang bangsa-bangsa dan Yehuda, hukuman Allah pada akhirnya akan jatuh ke Babel. Alkitab menggunakan dua metafora untuk menggambarkannya, metafora pertama adalah 「menyerahkan engkau ke dalam tangan orang-orang dungu, yang menimbulkan kemusnahan」 (ayat 31), yang berarti Babel akan menjadi seperti makanan bagi binatang buas, metafora kedua adalah Babel 「makanan api」 (ayat 32), 「api」 ini adalah sejenis api yang melahap memusnahkan. Babel akan menjadi 「kayu」 sebagai bahan bakar dimusnahkan oleh api. Dengan demikian, negara yang di kulit permukaan tampaknya kuat, tetapi itu hanya alat di mata Allah, pada akhirnya akan menerima hukuman dan binasa karena perbuatan jahatnya sendiri.
Renungkan:
Perintah Allah kepada Babel agar 「Kembalikanlah itu ke sarungnya!」 menunjukkan bahwa akhir Babel telah sampai ujung, tidak peduli Babel mau atau tidak 「mengembalikan pedang ke sarungnya!」, Babel tidak dapat melepaskan diri dari hukuman TUHAN dan kehancuran. TUHAN dan Babel adalah jarak antara Pencipta dan yang diciptakan, jarak ini mendefinisikan perbedaan antara martabat dan tinggi rendah keduanya, dan juga mendefinisikan hubungan yang benar antara kita dan Allah. Fakta bahwa Allah adalah Tuhan pencipta Allah, bagaimana itu menjadi definisi diri Anda?
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 21-28 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him (高銘謙) dipublikasikan pada bulan Januari 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.