「Di tengah-tengahnya terdapat tempat kudus」
Oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yehezkiel 48:1-29 [ITB])
1 Inilah nama suku-suku itu:
Yang paling utara: dari laut terus ke Hetlon, ke jalan masuk ke Hamat, Hazar-Enon, sehingga daerah kota Damsyik, yang berdekatan dengan Hamat, terletak di sebelah utaranya, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat terdapat bagian Dan.
2 Berbatasan dengan wilayah Dan, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Asyer.
3 Berbatasan dengan wilayah Asyer, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Naftali.
4 Berbatasan dengan wilayah Naftali, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Manasye.
5 Berbatasan dengan wilayah Manasye, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Efraim.
6 Berbatasan dengan wilayah Efraim, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Ruben.
7 Berbatasan dengan wilayah Ruben, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Yehuda.
8 Berbatasan dengan wilayah Yehuda, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat persembahan khusus yang harus kamu khususkan, yaitu dua puluh lima ribu hasta lebarnya, dan panjangnya sama dengan panjang satu bagian, yaitu dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, dan di tengah-tengahnya terdapat tempat kudus. 9 Bagian persembahan khusus yang harus kamu khususkan bagi TUHAN, panjangnya dua puluh lima ribu hasta dan lebarnya dua puluh ribu hasta.
10 Dan bagi orang-orang inilah persembahan khusus yang kudus itu: Bagian imam-imam ialah panjangnya di utara dan selatan dua puluh lima ribu hasta, dan lebarnya di timur dan di barat sepuluh ribu hasta. Dan di tengah-tengahnyalah terletak tempat kudus TUHAN. 11 Inilah bagian imam-imam, yang sudah dikuduskan, yaitu bani Zadok, yang memelihara kewajibannya terhadap Aku dan yang tidak turut sesat dalam kesesatan orang Israel, seperti orang-orang Lewi. 12 Ini adalah bagian khusus bagi mereka dari tanah yang sudah dikhususkan, suatu hal yang maha kudus, berbatasan dengan bagian orang-orang Lewi.
13 Bagian orang-orang Lewi ialah sejajar dengan wilayah imam-imam, panjangnya dua puluh lima ribu hasta dan lebarnya sepuluh ribu hasta. Jadi seluruhnya ialah: panjang dua puluh lima ribu hasta dan lebar dua puluh ribu hasta. 14 Mereka tidak boleh menjual sedikitpun dari situ atau menukarnya, dan mereka tidak boleh mewariskan yang terbaik dari negeri itu kepada orang lain, sebab itu kudus bagi TUHAN.
15 Yang tertinggal dari lebarnya, yaitu lima ribu hasta lagi, yang berbatasan dengan yang dua puluh lima ribu hasta itu adalah tidak kudus, tetapi itu untuk keperluan kota sebagai tempat tinggal dan tanah perladangan. 16 Dan ukurannya adalah begini: sebelah utara dan selatan: empat ribu lima ratus hasta, sebelah timur dan barat: juga empat ribu lima ratus hasta. 17 Sekeliling kota itu ada tanah lapang, di sebelah utara dan selatan dua ratus lima puluh hasta, serta di sebelah timur dan barat dua ratus lima puluh hasta juga.
18 Yang tertinggal dari panjangnya, yang sejajar dengan persembahan khusus yang kudus itu, adalah sepuluh ribu hasta di sebelah timur dan sepuluh ribu hasta di sebelah barat dan hasilnya ialah menjadi makanan untuk pekerja-pekerja di kota itu. 19 Pekerja-pekerja ini, yang datang dari semua suku Israel, akan mengerjakannya.
20 Seluruh persembahan khusus itu adalah dua puluh lima ribu hasta kali dua puluh lima ribu hasta. Dalam bentuk empat persegi kamu harus mengkhususkan persembahan khusus yang kudus itu bersama milik kota itu. 21 Selebihnya adalah milik raja, yaitu di sebelah timur dan barat dari persembahan khusus yang kudus dan milik kota itu, dan berbatasan dengan yang dua puluh lima ribu hasta itu, ke timur sampai di perbatasan timur dan ke barat sampai di perbatasan barat dan sejajar dengan bagian suku-suku lain, adalah untuk raja. Di tengah-tengah bagian itu adalah persembahan khusus yang kudus dan Bait Suci. 22 Terkecuali milik orang-orang Lewi dan milik kota itu, yang terletak di tengah-tengah kepunyaan raja itu, maka yang diapit oleh wilayah Yehuda dan Benyamin adalah bagi raja.
23 Mengenai suku-suku yang lain: dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Benyamin.
24 Berbatasan dengan wilayah Benyamin, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Simeon.
25 Berbatasan dengan wilayah Simeon, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Isakhar.
26 Berbatasan dengan wilayah Isakhar, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Zebulon.
27 Berbatasan dengan wilayah Zebulon, dari perbatasan sebelah timur sampai perbatasan sebelah barat, terdapat bagian Gad.
28 Perbatasan wilayah Gad di sebelah selatan ialah dari Tamar sampai mata air Meriba dekat Kadesh, terus ke sungai Mesir, terus ke laut besar.
29 Inilah negeri yang harus kamu bagi-bagi menjadi milik pusakamu di antara suku-suku Israel, dan itulah bagian-bagian mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH.」
Dalam penglihatan Yehezkiel, kedua belas suku Israel akan dilakukan ulang pembagian tanah, bukan lagi daftar pembagian tanah yang disebutkan dalam kitab Yosua, tetapi dibagi rata dari timur ke barat, di utara adalah dari Dan sampai Yehuda, berjumlah tujuh suku mempunyai tujuh bagian wilayah yang sama yang terbentang dari timur ke barat (Yeh. 48:1-7); di selatan, dari Benyamin sampai Gad, seluruhnya terdapat lima suku, wilayah yang terbentang dari timur ke barat dibagi menjadi lima bagian yang sama (Yeh. 48 23-29); dan antara utara dan selatan ada beberapa tanah milik tempat kudus, milik para imam dan orang Lewi (Yeh. 48:8-14), yang disebutnya tempat kudus yang di tengah-tengah.
Dalam pembagian tanah yang semula di kitab Yosua, para imam dan orang Lewi tidak akan menerima tanah apa pun. Mereka hanya bisa tinggal di kota Lewi atau di tempat-tempat tertentu di Yerusalem. Namun, pengaturan pembagian tanah dalam kitab Yehezkiel mengubah hal tersebut. Daerah yang paling dekat dengan Bait Suci di Yerusalem dibagi menjadi beberapa tempat yang disebut tempat kudus, tempat tinggal para imam dan orang Lewi. Namun konsep tempat kudus tidak diciptakan oleh kitab Yehezkiel, melainkan berasal dari peraturan dalam Imamat yang menyatakan bahwa bangsa Israel dapat memisahkan tanahnya untuk dikuduskan untuk Allah dan menjadikannya sebagai persembahan tetap, menjadi kudus milik TUHAN, bahkan saat tahun Yobel mereka tidak dapat mengambil kembali tanah tersebut, sebab tanah itu adalah tempat kudus yang dikuduskan untuk selama-lamanya (Imamat 27:16-25). Dengan demikian, seluruh hasil tanah akan dikhususkan kudus bagi Allah (tidak lagi hanya hasil sulung dan sepersepuluh saja yang dipersembahkan). Yehezkiel mengambil konsep Imamat tentang tempat kudus dan menerapkannya pada tanah untuk para imam dan orang Lewi.
「Mereka tidak boleh menjual sedikitpun dari situ atau (tidak boleh) menukarnya, dan mereka tidak boleh mewariskan yang terbaik dari negeri itu kepada orang lain, sebab itu kudus bagi TUHAN」 (ayat 14). Kalimat ini menjelaskan makna 「dikuduskan bagi TUHAN.」 Di sini ada tiga 「tidak boleh」 yang menjelaskan kepemilikan tanah itu sepenuhnya diserahkan kepada Allah, dan keutuhan ini adalah hal yang terkait dengan Allah. Dalam kekudusan TUHAN yang kekal, tidak ada sesuatu pun yang tercemar oleh yang tidak ilahi / dunia. Segala sesuatu adalah milik Allah. Tidak ada sesuatu pun dalam kekudusan-Nya yang bukan milik-Nya. Tiga larangan 「 tidak boleh dijual」, 「tidak boleh ditukar」, dan 「tidak boleh diwariskan / dipindahtangan」 menunjukkan bahwa lingkup kudus tidak dapat dijual, ditukar, atau berpindahtangan oleh manusia. Tidak ada suatu apa pun atau nilai apa pun di bumi yang dapat ditukar dengan kekudusan Allah. Kekudusan itu utuh sempurna dan tidak dapat ditukar.
Dengan demikian, deklarasi tempat kudus di bagian tengah-tengah mewakili esensi dari yang kekudusan Allah. Tiga instruksi 「tidak boleh」 menunjukkan bahwa tidak ada ruang untuk kompromi untuk lingkup kekudusan. Orang tidak dapat mencoba menyuap yang kudus dengan caranya sendiri. Pembagian kedua belas suku tersebut berpusat di tempat kudus ada di tengah-tengah, satu demi satu bersambung, dan memanjang menjadi ekstensi perpanjangan dari tempat kudus yang ada di tengah-tengah, masing-masing terikat satu sama lain, dan semuanya terkait pada tempat kudus yang ada di tengah-tengah, yaitu terkait dan terhubung pada tempat kudus yang 「dikuduskan untuk TUHAN」. Pembagian tanah tersebut dengan jelas mencerminkan sifat sejati bangsa Israel sebagai umat Allah.
Renungkan:
Apakah kita juga terhubung dan terkait erta dalam hadirat penyertaan Allah? Tidak dijual, tidak ditukar, dan tidak dipindahtangankan.
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 41 – 48 ditulis oleh Rev. Dr. Lawrence Ko (高銘謙) yang dipublikasi pada bulan November 2023 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.