「Tujuan dianugerahkan kasih karunia」
Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Efesus 4:11-12 [ITB])
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus
Paragraf sebelumnya menunjukkan bahwa setiap orang percaya dianugerahkan kasih karunia dari Yesus Kristus, dan paragraf ini membahas beberapa dari karunia ini. Karunia atau jabatan yang tercantum dalam 4:11 semuanya adalah karunia atau jabatan kepemimpinan, dan semuanya berhubungan dengan Firman Tuhan. 「Rasul」 dalam arti sempit menunjuk kepada para rasul pada awal gereja mula-mula, yaitu para murid yang dipilih dan diutus oleh Yesus Kristus ketika Ia berada di bumi, ditambah Paulus yang kemudian di jalan menuju Damaskus bertemu dengan Tuhan Yesus yang telah bangkit; dan 「nabi」 dalam pengertian yang sempit ini seharusnya mengacu pada nabi-nabi Perjanjian Lama. Dalam ayat 2:20 Paulus menjelaskan bahwa Gereja dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dan Yesus Kristus adalah batu penjuru, menggabungkan wahyu yang disampaikan oleh para rasul dalam Perjanjian Baru dengan wahyu yang disampaikan oleh para nabi dalam Perjanjian Lama, tersambung menjadi satu, menjadi dasar landasan dari komunitas baru ini. Tetapi 「rasul」 dan 「nabi」 juga dapat dipahami dalam arti luas, 「rasul」 dapat merujuk pada utusan mana pun yang dikirim oleh gereja ke tempat-tempat di mana Injil belum diberitakan, yaitu semua misionaris yang membuka perbatasan Injil, sedangkan 「nabi」 melambangkan peran menyampaikan firman Allah di dalam gereja. Adapun 「penginjil」 dan 「gembala dan pengajar,」 mereka semua seharusnya mengacu pada peran kepemimpinan di gereja.
Di sini Paulus menjabarkan empat atau lima karunia ini, tujuan Paulus bukanlah untuk secara lengkap dan jelas mendefinisikan semua peran pelayanan di gereja, karena harus ada beberapa peran yang bersifat manajemen dan pelayanan di gereja, yang juga diperlukan untuk pertumbuhan. Paulus hanya memilih beberapa dari karunia kepemimpinan yang lebih jelas, dengan fokus untuk menunjukkan tujuan dianugerahkan karunia, yakni arah tujuan yang dijelaskan dalam 4:12-16.
Dalam 4:12 terdapat tiga frasa yang bersifat menjelaskan tujuan tersebut: 「untuk memperlengkapi orang-orang kudus, bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.」 Beberapa orang memahami ketiga frasa ini sebagai 3 tujuan yang paralel, menunjukkan bahwa ketiganya adalah tanggung jawab mereka yang dianugerahkan karunia kepemimpinan di gereja, dengan demikian semua pekerjaan pelayanan di gereja merupakan tanggung jawab orang-orang yang dianugerahkan karunia kepemimpinan di gereja saja, orang-orang yang memiliki tanggung jawab pemberita Injil saja. Ada pemahaman lain yang memahami ketiga frasa ini sebagai rantai bersambung dari tiga tujuan, mengacu pada mereka yang memiliki karunia kepemimpinan tujuannya adalah untuk memperlengkapi orang-orang kudus, dan tujuan orang-orang kudus diperlengkapi adalah untuk melakukan pekerjaan melayani, dan tujuan pekerjaan melayani adalah untuk membangun tubuh Kristus. Kedua penjelasan di atas mengabaikan kata depan yang dipakai teks asli dalam ketiga frasa ini, yang dengan jelas membedakan frasa pertama dari frasa kedua dan ketiga. Frasa pertama menggunakan πρός / pros, sedangkan frasa kedua dan ketiga menggunakan εἰς / eis. Meskipun makna kedua kata depan pada dasarnya sama dalam penggunaan untuk menyatakan tujuan, Paulus mungkin melalui perubahan kata depan adalah untuk menyatakan tingkatan hierarki antara ketiga tujuan. Dengan kata lain, tanggung jawab peran kepemimpinan memiliki tujuan untuk memperlengkapi orang-orang kudus, dan tanggung jawab orang-orang kudus mencakup pekerjaan pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Pekerjaan melayani tidaklah harus demi mendirikan gereja, tetapi keberadaan gereja mengharuskan adanya pekerjaan melayani.
Terakhir, berharga untuk dipelajari adalah kata-kata yang Paulus pilih untuk tujuan pertama. Kata ini dalam terjemahan bahasa Indonesia sebagai 「untuk melengkapi」, atau 「menyempurnakan」, dan penggunaannya di luar Alkitab juga mencakup pekerjaan memulihkan anggota tubuh, mungkin merujuk pada membantu orang yang terluka agar mampu kembali ke pekerjaan normal. Jadi memperlengkapi bukan hanya sekedar mengajar atau melatih, orang percaya juga perlu diperbaiki dari kelemahan masing-masing agar dapat berpartisipasi secara efektif dalam pelayanan dan membangun tubuh Kristus.
Renungkan:
Tidak peduli karunia apa yang kita miliki atau peran apa yang kita layani di gereja, kita perlu dibangun untuk melakukan pekerjaan pelayanan. Pelayanan gereja bukanlah tanggung jawab sekelompok kecil orang, tetapi tanggung jawab setiap orang percaya.
Renungan pemahaman Surat Efesus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 4-6 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan April 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.