「Hakim yang Serius dan Berwibawa」
Oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Mikha 1:1-5 [ITB])
1 Firman TUHAN yang datang kepada Mikha, orang Moresyet, pada zaman Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, yakni berkenaan dengan yang dilihatnya tentang Samaria dan Yerusalem.
2 Dengarlah, hai bangsa-bangsa sekalian! Perhatikanlah, hai bumi serta isinya! Biarlah Tuhan ALLAH menjadi saksi terhadap kamu, yakni Tuhan dari bait-Nya yang kudus. 3 Sebab sesungguhnya, TUHAN keluar dari tempat-Nya dan turun berjejak di atas bukit-bukit bumi. 4 Luluhlah gunung-gunung di bawah kaki-Nya, dan lembah-lembah terbelah seperti lilin di depan api, seperti air tercurah di penurunan. 5 Semuanya ini terjadi karena pelanggaran Yakub, dan karena dosa kaum Israel. Pelanggaran Yakub itu apa? Bukankah itu Samaria? Dosa kaum Yehuda itu apa? Bukankah itu Yerusalem?
Dalam dua belas hari ke depan, kita akan merenungkan pesan kitab Mikha. Ayat 1:1 menyatakan waktu pelayanan Nabi Mikha adalah di akhir abad ke delapan SM, di masa pemerintahan raja-raja Yehuda (kerajaan selatan) yakni Yotam, Ahas dan Hizkia. Abad ke delapan SM adalah masa kemakmuran kerajaan utara Israel, tetapi tiba-tiba diserang oleh Asyur dan menghancurkan negara itu dalam tiga puluh tahun. Ancaman Asyur ini bahkan memengaruhi Yehuda di kerajaan selatan tersebut. Nabi Mikha mungkin pernah mengalami masa Sargon raja Asyur menginvasi Filistin di tahun 720 SM dan 714-711 SM, dan juga tiga kali dalam krisis di tahun 701 SM saat Sanherib mengepung Yehuda dan Yerusalem. Nabi Mikha adalah orang 「Moresyet」, yang mungkin merujuk ke kota asalnya di Moresyet-Gat (ayat 1:14), sekitar 25 mil barat daya Yerusalem. Di era ini, nabi Mikha menerima Firman TUHAN (Yahweh) dan menyampaikan pesan peringatan kepada zaman itu sesuai dengan penglihatan yang didapatkannya. Pesan yang disampaikannya juga merupakan peringatan bagi orang-orang dari segala zaman (generasi).
Pesan kitab Mikha sangat mirip dengan kitab Yesaya, yakni menyatakan penghakiman dan penyelamatan Allah kepada umat pilihannya. Selain itu, kitab Mikha dan kitab Hosea memiliki beberapa kesamaan. Meskipun Hosea adalah seorang nabi dari Kerajaan Utara, tetapi mungkin di masa akhir, terutama saat Kerajaan Utara ditawan, nabi Hosea mungkin berpindah pelayanan ke Yehuda dan di sana ia menuliskan kitab Hosea. Meskipun kitab Hosea menggambarkan penghakiman TUHAN (Yahweh) terhadap Kerajaan Utara, tetapi terdapat juga ajaran dan peringatan yang kuat untuk Yehuda. Demikian juga, kitab Mikha juga berbicara dari utara ke selatan, meskipun fokusnya adalah pada Yehuda, tetapi terdapat juga penghakiman terhadap Kerajaan Utara di 1:2-7, yang dapat dikatakan melanjutkan pesan Hosea dan meneruskan peringatan atas penghakiman terhadap Yehuda. Pesan dalam kitab ini secara khusus ditujukan pada dua kota Samaria dan Yerusalem, yang merupakan pusat politik dan agama di Utara dan Selatan, masing-masing, mencerminkan bahwa kerajaan dan otoritas merupakan unsur penting dalam kitab ini, terutama kejahatan dan kerusakan para pemimpin yang sedang memegang posisi akan mendatangkan penghakiman Allah
Ayat 1:2-5 adalah pembukaan dari pernyataan gugatan TUHAN (Yahweh) terhadap kedua kota. Ayat 3-4 menggambarkan manifestasi kuasa kekuatan TUHAN di alam, dari tempat kudus yang tinggi Dia turun menjejakkan kaki di atas bukit-bukit bumi, sehingga gunung-gunung harus luluh di bawah kaki-Nya. Ini dikutip dari tradisi penggambaran keadaan bagaimana ketika Allah hadir, secara kebiasaan pemakaian deskripsi ini adalah ditujukan kepada musuh Allah dan musuh umat-Nya, menunjukkan keagungan dan kuasa kekuatan TUHAN (Yahweh), sehingga musuh pasti akan gagal di hadapan-Nya. Tetapi sekarang justru digunakan untuk mengekspresikan penghakiman kepada Yehuda dan Israel.
Fokus ayat 1:5 menunjukkan bahwa dosa-dosa mereka adalah pada Samaria dan Yerusalem. Di sini disebutkan 「dosa kaum Yehuda」 yang adalah di Yerusalem, sesuai beberapa terjemahan kuno, kata itu diterjemahkan sebagai kaum dosa, yang mencerminkan bahwa itu mungkin tidak hanya gugatan atas penyembahan berhala agama (beberapa terjemahan misal ITL 「panggung berhala Yehuda」 atau 「high place of Judah」), maka itu juga menunjuk pada berbagai jenis dosa yang memenuhi di antara mereka. Samaria dan Yerusalem sebagai pusat negara, mewakili mereka yang berkuasa. Tanggung jawab para pemimpin politik dan agama adalah untuk menghargai yang baik dan menghukum yang jahat, namun keadaan korup rusaknya mereka akan memimpin seluruh negara ke dalam dosa, dan mereka akan mendapatkan hukuman yang sangat berat.
Renungkan:
Pemimpin yang jahat harus dihukum oleh Allah. Tetapi hukuman mereka juga akan ikut membuat semua orang menderita, mohon Tuhan untuk membangkitkan pemimpin yang baik di generasi (zaman) kita.
Renungan pemahaman Kitab Mikha
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Zefanya, Yoel, Mikha, Nahum ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Juli 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.