「Kita memiliki misi yang mulia: Ini adalah berkat yang paling indah」
Oleh Rev. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Lukas 24:44-45 [TB])
44 Ia berkata kepada mereka: 「Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.」 45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
(Matius 28:16-20 [TB])
16 Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. 17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. 18 Yesus mendekati mereka dan berkata: 「Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.」
Keempat Injil menuliskan kesimpulan mengenai kehidupan Yesus, penderitaan dan kebangkitan-Nya, menyoroti dua poin yang sangat penting yang juga merupakan inti dari Injil: penggenapan nubuat Alkitab dan Amanat Agung.
Pertama, Alkitab penuh dengan nubuat tentang kehidupan Yesus; nubuat-nubuat ini, termasuk kelahiran, kematian, dan kebangkitan Tuhan Yesus, adalah inti dari rencana Allah untuk menyelamatkan umat manusia. Nubuat-nubuat ini telah dinubuatkan dan digambarkan di banyak tempat dalam Perjanjian Lama, dan semuanya telah digenapi secara ajaib. Karena itu, Tuhan yang telah bangkit menyatakan, 「harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur」 (Lukas 24:44). Ketika memperkenalkan Injil Yesus dalam surat Roma, Rasul Paulus menggunakan pendekatan yang konsisten, menekankan baik di awal maupun di akhir: 「Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci, … supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya」 (Roma 1:2, 5), dan mengatakan bahwa 「tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman」 (Roma 16:26).
Pernyataan ini mengingatkan kita pada dua poin penting: Pertama, Injil dan keselamatan dari Yesus dipandu oleh pimpinan yang menakjubkan dari Allah yang kekal, dan melalui persiapan dan penegasan yang panjang dari sejarah keselamatan, membuat kita semakin yakin bahwa Yesus adalah Kristus, satu-satunya Juruselamat, dan satu-satunya Anak Allah Bapa yang terkasih. Kedua, betapa dalamnya kasih Allah kepada kita— 「Karena Allah begitu mengasihi dunia sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal, supaya barangsiapa percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mempunyai hidup kekal」 (Yohanes 3:16). Setelah mengalami seluruh renungan Via Dolorosa ini, kita seharusnya lebih memahami bahwa Tuhan Yesus mengatasi semua kesulitan, menanggung rasa sakit dan malu yang luar biasa, untuk menunjukkan kasih Allah yang besar kepada kita, dan agar setiap orang yang benar-benar percaya kepada-Nya diselamatkan, menerima hidup kekal, dan menjadi anak-anak Allah yang berharga.
Poin penting lainnya di akhir keempat Injil adalah bahwa Amanat Agung, yang secara pribadi ditetapkan oleh Yesus, merupakan bagian yang sangat penting dan krusial dari rencana keselamatan Allah. 「Amanat Agung adalah sarana yang diperintahkan Allah — jembatan dan saluran — yang dengannya keselamatan yang dicapai oleh Kristus diterapkan kepada orang berdosa melalui pemberitaan Injil (The Great Commission is the God‑mandated means – a bridge and channel – by which the salvation accomplished by Christ is applied to sinners through the preaching of the gospel.)」 「Penyelesaian」 Yesus di kayu salib menyelesaikan bagian terpenting dan sentral dari rencana keselamatan; maksud Allah adalah agar kita, yang tidak layak, juga turut serta dalam rencana keselamatan-Nya yang menakjubkan itu!
Ini mengingatkan saya pada sebuah himne yang telah sangat menyentuh hati saya selama bertahun-tahun — 《My Trust》. Satu bagian tetap sangat menginspirasi: 「Aku telah menerima amanat Tuhan, sebuah misi yang sangat tinggi dan kudus; aku akan memberi kesaksian tentang keselamatan-Mu yang agung di seluruh dunia. Engkau dapat mengirim malaikat dari surga untuk menyebarkan kabar itu, tetapi karena kasih-Mu yang tak terbatas, manusia memiliki kemuliaan untuk memberitakan Injil,」 selanjutnya bagian refrain berfungsi sebagai dorongan dan peringatan bagi banyak pendeta dan orang percaya: 「Aku rela setia pada amanat Tuhan, untuk memberitakan kabar ini kepada dunia; celakalah mereka yang tidak memberitakannya! Berilah aku kemauan untuk melangkah, aku rela setia pada amanat Tuhan, agar aku dapat memuliakan-Mu.」 Inilah tepatnya komitmen rasul!
Setelah merenungkan secara mendalam penderitaan, penghinaan, kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus, kita tidak bisa hanya tetap terharu; kita harus bangkit dan memikul Amanat Agung. Sama seperti para murid kembali ke Galilea, tanpa takut akan kuasa kegelapan, tanpa takut akan kesulitan atau pengorbanan apa pun, hanya ingin memperoleh Kristus, meniru Kristus, dan menyenangkan Tuhan. Inilah perenungan yang paling indah, emosi yang paling tulus, kehidupan yang paling indah, dan persatuan terdalam dengan Kristus. Kiranya kita semua dengan setia memikul Amanat Agung sampai kedatangan Kristus kembali!
Doa:
Bapa Surgawi, ketika Tuhan Yesus bangkit dari kematian, para malaikat dan murid-murid bersaksi bersama bahwa Ia telah bangkit! Utuslah kami untuk memberitakan Injil kepada semua bangsa dan umat, untuk melatih murid-murid, sampai ke ujung bumi, agar semua bangsa menjadi murid-Mu, dan agar kemuliaan hanya menjadi milik-Mu. Datanglah segera. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.
Refleksi:
Yesus telah bangkit dari kematian: sekarang kita memiliki Amanat Agung. Malaikat dan murid-murid sama-sama bersaksi tentang kebangkitan Kristus; Injil dibangun di atas fakta-fakta salib dan kuburan yang kosong. Kebangkitan Tuhan Yesus membuka rencana keselamatan Allah bagi semua bangsa; tanpa salib, kuburan yang kosong, dan kebangkitan, tidak ada Amanat Agung. Dengan kebangkitan yang sejati, Injil yang sejati, dan Juruselamat yang sejati, kita memiliki Amanat Agung yang tak terelakkan!
Renungan Pra-Paskah (Er Dao)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Pra-Paskah 2026 ditulis oleh Rev. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Maret 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.