「Ya, ingatlah dan pandanglah」
Oleh Dr. Lawrence Ko
Alliance Bible Seminary H.K.
(Ratapan 5:1 [ITB])
1 Ingatlah, ya TUHAN, apa yang terjadi atas kami, pandanglah dan lihatlah akan kehinaan kami.
Ratapan Yeremia pasal 5 berbeda dengan empat pasal sebelumnya, ini bukan puisi yang dimulai dengan urutan alfabet bahasa aslinya. Di pasal ini hampir setiap ayat memiliki kata 「kami」, menunjukkan bahwa pasal 5 adalah ratapan kelompok, mencatat bagaimana kelompok umat menyanyikan kesedihan dan pengakuan dosa mereka.
Awal dari keseluruhan pasal 5, ayat 1 menggunakan dua doa permohonan sebagai tujuan utama. Doa pertama adalah 「ingatlah, ya TUHAN」, dan permohonan kedua adalah 「pandanglah dan lihatlah.」 Kedua doa permohonan ini tepat merupakan doa yang sering ditemukan di keempat pasal sebelumnya. Pertama-tama, 「ingatlah」 membuat kita merenungkan kembali pada doa memohon Tuhan mengingat di pasal 3 ayat 19-21 (klik untuk membaca), dan itu juga merupakan doa orang dalam penderitaan untuk memohon Tuhan melakukan hal yang paling mendasar. Tentu saja orang mengharapkan Tuhan membalik penderitaannya sendiri, tetapi pada akhirnya yang paling menjadi perhatian orang yang dalam penderitaan adalah apakah TUHAN adalah Allah yang benar-benar mengingat diri orang itu, jika Tuhan tidak lagi mengingat dirinya, berdoa yang panjang seperti apapun tidak ada gunanya lagi. Maka umat berdoa agar Tuhan mengingat apa yang terjadi pada mereka, yaitu penawanan diri mereka dan kehancuran Yerusalem. Tidak ada orang yang mengingat hal-hal ini, serta tidak ada bangsa-bangsa lain dan bahkan sekutu di masa lalu juga tidak lagi memasukkannya ke dalam hati mereka. Sekarang barulah umat mengerti, manusia memang tidak bisa diandalkan, tapi bahwa Tuhan mengingat itu adalah yang terpenting.
Doa permohonan kedua adalah 「pandanglah dan lihatlah.」 Ini adalah doa permohonan umum kedua dari orang menderita, karena pertanyaan prihatin yang kedua adalah apakah TUHAN (Yahweh) adalah Allah yang memandang dan melihat pada diri orang, ketika TUHAN (Yahweh) melihat pada dirinya, TUHAN yang penuh belas kasih akan memberikan anugerah kepada dirinya. Oleh karena itu, dalam hati yang menderita, ketidakhadiran penyertaan Tuhan dan pengabaian Tuhan adalah hal yang paling tidak dapat ditahan. Jika Tuhan melihat, itu artinya Tuhan memandang berharga dan memperhatikannya, meletakkan orang yang menderita di dalam hati-Nya. Sekarang di ayat 1 ini, objek yang dimohonkan agar diperhatikan Tuhan adalah 「kehinaan kami.」 「Kehinaan kami」 ini persis merupakan tema pasal 5 ayat 2-10 (klik untuk membaca).
Jadi asalkan ada Tuhan yang mengingat dirinya, selama ada Tuhan yang memperhatikan dirinya, betapa pun besarnya penderitaan bisa ditanggung. Tuhan mengingat, itu membuat penderita memiliki harapan, dan pandangan Tuhan membuat orang yang menderita mengerti bahwa dia dihargai. Yang pertama adalah makna keberadaan (keberadaan saya diingat Allah). Yang terakhir adalah kekuatan pendorong untuk bergerak maju. Ini mungkin menjadi perhatian yang bisa kita kita berikan kepada orang yang menderita ketika kita berjalan bersama mereka. Jika dalam kehidupan sehari-hari kita bisa memberikan kepada orang yang menderita bahwa mereka 「diingat」 dan bahwa mereka 「dipandang dan dilihat」, kita bisa membangun rasa kemanusiaan dari orang yang menderita, sehingga memungkinkan mereka menemukan diri mereka hidup memiliki martabat.
Renungkan:
Apa perasaan penderita yang dicerminkan dari doa di ayat 1 yang memohon 「Tuhan mengingat」 dan 「Tuhan melihat」? Bagaimana kita bisa menjadi utusan Tuhan untuk membawa 「ingatan」 dan 「melihat」 kepada setiap orang yang menderita? Dan ketika kita menjadi penderita, apakah kita berpikir di dalam hati kita bahwa Tuhan mengingat dan Tuhan melihat adalah lebih penting dari apapun? Ya TUHAN, ketika saya melihat orang-orang dalam kesulitan, berdoa agar saya dapat menjadi seorang pengingat dan pemerhati, menjadi mata air dalam generasi yang menderita, menabur kehangatan dan harapan dalam kehidupan yang dingin acuh tak acuh ini!
Renungan pemahaman Kitab Ratapan
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ratapan ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (Gāo Míng Qiān 高銘謙) yang dipublikasi pada bulan Oktober 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.