「Puji-Pujian」
Terpujilah Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kita, Allah TriTunggal yang Esa.
Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Yudas ditulis oleh 麥耀光 (Mài Yào Guāng) yang dipublikasi pada bulan Desember 2017 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
(Yudas 24-25 [ITB])
24Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya,
25Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.
Yudas di bagian akhir, tidak memberikan ucapan berkat kepada orang percaya, tetapi mengakhiri surat pendek ini dengan menaikkan puji-pujian atas tindakan Allah terhadap orang kudus yang dikasihi. Penulis surat terlebih dahulu menggambarkan Allah bagaimana memelihara orang-orang yang dipanggil, yakni orang kudus yang dikasihi; seperti Yesus 「Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya」 (Yoh. 13:1), Allah sekali lagi secara pasti memelihara orang percaya. Dalam 25 ayat yang pendek, ini adalah ketiga kali muncul kata 「memelihara」 (Yudas 1:1 dipelihara, Yudas 1:21 peliharalah, Yudas 1:24 menjaga). Allah memelihara orang percaya tidak tersandung jatuh. Saat orang percaya dengan erat mengikuti Allah, kita memiliki perlindungan Roh Kudus. Allah membuat kehidupan orang percaya tidak bercacat berdiri di hadirat Tuhan yang mulia. Orang percaya bersandar perlindungan Allah, kehidupan memperoleh keutuhan dan sempurna indah, secara keseluruhnya itu adalah hasil yang dibawakan oleh keselamatan dari Yesus. Orang percaya dapat berdiri di hadirat satu-satu-Nya Allah yang Esa, adalah hal yang membawakan sukacita yang sangat besar.
Yudas dengan sungguh percaya Allah yang kita sembah dengan hormat adalah Tuhan Juruselamat dan satu-satu-Nya Allah yang sungguh. Ia merespon pujian umat Israel Perjanjian Lama kepada TUHAN: 「Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!」 (Ul. 6:4). Rasul Petrus juga memproklamasikan: 「keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.」 (Kis. 4:12). Kata 「Dia」ini, adalah 「Tuhan Yesus Kristus」 yang Yudas tunjukkan dalam ayat 25. Yesus adalah satu-satunya Juruselamat, melalui Dia, orang bisa datang ke hadirat satu-satu-Nya Allah yang sungguh, Tuhan Yesus berkata : 「Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku」 (Yoh. 14:6).
Selanjutnya Yudas menaikkan pujian kepada Penguasa langit dan bumi ini, yang dalam penyembahan merupakan pengakuan iman orang kudus atas empat macam karakter Allah, yakni: kemuliaan, kebesaran, kekuatan, kuasa otoritas.
Pertama, kemuliaan. Kemuliaan sering muncul dalam puji-pujian Perjanjian Lama. Allah adalah Tuhan yang mulia, saat menerima puji-pujian orang. Yesus dalam doa yang Ia ajarkan kepada para murid diakhiri dengan 「Engkaulah yang empunya … dan kemuliaan」 (Mat. 6:13). Pemazmur menyerukan kepada para penyembah 「Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya …」 (Maz. 96:8).
Kedua, kebesaran (majesty). Ini adalah pujian yang sering muncul dalam Perjanjian Lama, terdapat konsep yang luar biasa. Daud memimpin umat menaikkan pujian kepada TUHAN yang demikian: 「Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala」 (1 Taw. 29:11).
Ketiga dan keempat dalam konsepnya tersambung bersama-sama, menunjuk kepada kedaulatan kuasa dan kekuatan Allah: 「Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.」 (1 Pet. 5:11).
Di bagian awal surat ini, pernah disebutkan panggilan dan pemeliharaan Allah terhadap orang-orang yang dikasihi (Yudas 1:1). Di akhir surat, justru adalah pujian yang dinaikkan orang-orang percaya yang sudah mendapat kasih karunia anugerah kepada satu-satu-Nya Allah yang Esa juga Tuhan Yesus Kristus. Kiranya sang Juruselamat berkenan atas mazmur pujian kita; kiranya puji-pujian indah mencapai telinga Sang Pelindung kita.
Kiranya Kemuliaan, Kebesaran, Kekuatan, dan Kuasa milik Allah, dari jauh sebelum puluhan ribu generasi, sekarang, terus sampai kekal selamanya! Amin.
Renungkan: (1) Mohon Roh Kudus sering membuat saya peka atas perlindungan dari Tuhan; (2) Naikkan puji-pujian indah dari bagian hati yang terdalam kepada Allah; (3) Renungkan salah satu karakter Allah (Kemuliaan, Kebesaran, Kekuatan, dan Kuasa otoritas).