「Begitu ibu, begitu anak!」
Oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yehezkiel 16:44-52 [ITB])
44 「Lihat, setiap penyair akan mengatakan sindiran ini mengenai engkau: 『Begitu ibu, begitu anak!』
45 Anak ibumu engkau,
………yang jijik melihat suaminya dan anak-anaknya lelaki,
dan adik kakak-kakakmu perempuan engkau,
………yang jijik melihat suami-suami mereka dan anak-anak mereka lelaki.
Ibumu adalah orang Heti
………dan ayahmu adalah orang Amori.
46 Kakakmu yang tertua ialah Samaria,
………yang beserta anak-anaknya perempuan diam di sebelah utaramu,
dan kakakmu yang termuda ialah Sodom,
………yang beserta anak-anaknya perempuan diam di sebelah selatanmu.
47 Bukankah engkau hidup menurut perbuatan mereka dan engkau lakukan seperti perbuatan-perbuatan mereka yang keji; sebentar lagi saja engkau berbuat lebih jahat dari mereka dalam seluruh hidupmu.
48 Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, sesungguh-sungguhnya Sodom, kakakmu yang termuda beserta anak-anaknya perempuan tidak berbuat seperti engkau lakukan beserta anak-anakmu perempuan. 49 Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. 50 Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu.
51 Dan Samaria tidak membuat setengahpun dari dosa-dosamu, bahkan engkau melakukan lebih banyak kekejian dari mereka berdua, sehingga dengan segala kekejian-kekejianmu yang engkau lakukan, engkau membuat kakak-kakakmu perempuan kelihatan benar.
52 Tanggunglah nodamu, hai engkau, yang mengakibatkan hukuman lebih ringan kepada kakak-kakakmu perempuan; dengan dosa-dosamu yang lebih keji dari mereka, mereka lebih benar dari padamu.
Biarlah engkau merasa malu dan tanggunglah nodamu, oleh karena engkau membuat kakak-kakakmu perempuan kelihatan benar.」
Paragraf ini Yeh. 16:44-52 dalam teks aslinya dimulai dengan 「Lihat」, dan memakai cara 「sindiran」 untuk berbicara (ayat 44), ada pepatah pada saat itu 「Begitu ibu, begitu anak!」, Yehezkiel memakainya untuk menjelaskan kejahatan Yerusalem.
Pertama-tama, kitab suci menyatakan bahwa ibu Yerusalem adalah orang Heti (ayat 45), dan dia memiliki dua saudara perempuan, kakak perempuannya adalah Samaria, dan Sodom (ayat 46). Mengapa ada hubungan yang aneh ini? Dipercaya bahwa Yehezkiel berbicara tentang Yerusalem sebelum ditempati oleh orang Israel, pada saat itu, Yerusalem adalah Yebus, dan Sodom juga merupakan kota penting di Kanaan, maka keduanya disebutkan sebagai kakak adik; dan orang Heti dahulunya juga merupakan penduduk utama dari tanah Kanaan, maka Yehezkiel menggunakan metafora ini adalah agar orang Israel mendengar hubungan antara kota-kota Kanaan ini, disindir bahwa tingkat moral Yerusalem yang diduduki orang Israel saat ini sama seperti Yebus dahulu , bahkan lebih buruk daripada saudara perempuannya Samaria dan Sodom. Dengan cara ini, Yehezkiel menggunakan pepatah populer 「Begitu ibu, begitu anak!」 untuk menegur bahwa hakikat Yerusalem ini adalah noda kecemaran Kanaan.
Namun, ketika Yehezkiel memberitakan perkataan ilahi ini, Samaria telah dihancurkan, dan Sodom telah ditiadakan oleh Allah karena dosa-dosanya. Mereka semua menerima pembalasan yang sepatutnya. Yerusalem yang sekarang masih ada, mungkin berpikir bahwa dirinya diberkati, terutama memiliki cinta kasih dan pemeliharaan TUHAN, siapa tahu Yehezkiel justru mengejutkan orang dengan mengatakan: dosa Yerusalem lebih besar daripada dosa Samaria dan Sodom. Kitab Suci menunjukkan bahwa dosa Sodom belum sampai taraf seperti Yerusalem (ayat 48), Samaria tidak melakukan setengah dari dosa Yerusalem (ayat 51), pada saat itu orang Israel percaya bahwa Samaria dan Sodom adalah kota dosa, tetapi tidak berpikir kejahatan diri mereka lebih bahkan lebih buruk. Yehezkiel menggunakan metafora ini untuk menggambarkan tingkat kejahatan Yerusalem, agar orang-orang memahami bahwa Yerusalem akan hancur seperti Samaria dan Sodom.
Renungkan:
Yerusalem tidak tahu hakikat asalinya, dan masih menilai diri sendiri baik. Yehezkiel ingin menggunakan ungkapan 「Begitu ibu, begitu anak!」 untuk menjelaskan sifat berdosanya, dan juga menggunakan perbandingan Sodom dan Samaria untuk menunjukkan bahwa tingkat kejahatan di Yerusalem telah mencapai titik ekstrem. Berapa banyak yang kita ketahui tentang diri kita? Apakah saya sering berpikir bahwa saya lebih baik dari orang lain? Marilah kita melihat hakikat asali diri kita dan bertobat lebih awal.
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 12-20 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙) dipublikasi pada bulan Oktober 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

