「Keraguan adalah Tegangan dalam Hidup Seorang Pelayan」
Oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā)
Alliance Bible Seminary H.K.
(1 Petrus 1:18-21 [ITB])
18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, 19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. 20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. 21 Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.
(Terjemahan penulis)
「Sungguh harus tahu bahwa kamu sekalian ditebus, agar kamu sekalian meninggalkan perilaku yang tidak berguna yang dari perilaku para leluhur, itu bukan perak atau emas yang dapat rusak. Tetapi darah Kristus yang mahal, seperti anak domba (darah) tanpa cacat atau tanpa noda. Benar-benar tahu sebelumnya, sebelum mata air samudera dunia (penciptaan), tetapi sekarang itu dinyatakan di akhir zaman, adalah demi kamu sekalian.
Kamu sekalian melalui Kristus, telah percaya kepada Allah, Dia telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati, dan memberi-Nya kemuliaan, sehingga iman dan harapan kamu sekalian adalah peduli kepada Allah.」
Renungan ayat Alkitab kemarin mengingatkan kita untuk tidak membuat berhala untuk diri kita sendiri, atau jangan secara sengaja menjadi berhala bagi orang lain, jangan sampai darah yang begitu berharga Anak Domba Yesus Kristus mengalir sia-sia, hendaknya semua pelayan Tuhan hanya membawa menempatkan orang di hadapan Tuhan, jangan menempatkan orang di hadapan diri sendiri.
Selain memahami tentang 「penebusan」 (ἐλυτρώθητε elytróthite) dari latar belakang budaya Yunani, Petrus juga sesuai dengan alur teks sebelumnya di atas, yang menjadi keprihatinan dia adalah bagaimana menggunakan identitas umat Perjanjian Lama untuk menafsirkan (memahami) identitas umat Perjanjian Baru dari orang-orang yang terserak, yang dipilih Allah (lihatlah lagi ayat 1-2)
Dalam terjemahan LXXX (Septuaginta), kata 「ditebus」 digunakan dalam kitab Imamat (26 kali), Mazmur (27 kali), Keluaran (4 kali), dan Yesaya (12 kali), terutama dalam kitab Imamat 「 Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus」 telah secara langsung dikutip dalam ayat 16, oleh karena itu kata 「ditebus」 bagi orang yang berlatar belakang bukankah hal baru, di masa orang Yahudi terserak, mereka berharap bahwa Allah akan menebus mereka, dan memiliki konsep-konsep teologis di bawah ini tidak pernah absen:
Ulangan 7:8 「tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan (ἐλυτρώσατο elytrósato), dari tangan Firaun, raja Mesir.」
Yesaya 52:3 「Sebab beginilah firman TUHAN: Kamu dijual tanpa pembayaran, maka kamu akan ditebus (λυτρωθήσεσθε lytrothísesthe) tanpa pembayaran juga.」
Mazmur 34:22 (LXX Mazmur 33:23) 「TUHAN membebaskan (λυτρώσεται lytrósetai) jiwa hamba-hamba-Nya, dan semua orang yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman.」
Konsep-konsep di atas tepat menunjukkan harapan orang Israel ketika mereka menjadi budak di Mesir, juga ketika mereka terserak di Babel, kerinduan di dalam hati mereka terhadap penebusan dari Allah. Lalu, ayat-ayat ini menunjukkan bahwa orang-orang Yahudi hendaknya terlebih dahulu melepaskan pola-pola perilaku hidup yang tidak berguna (ματαίας mataías) dan tidak membuahkan hasil, yang dibenci oleh Tuhan yang disebut tradisi yang diturunkan dari nenek moyang mereka, karena hal-hal ini tidak diberkati Allah, yang ada hanyalah cara-cara keterampilan manusia atau pelayanan yang telah menjadi berhala.
Tetapi pengorbanan Kristus membuat agar pembaca surat Petrus berfokus pada kebangkitan Kristus dan kemuliaan-Nya di akhir zaman, sehingga identitas Anda dan saya dapat didasarkan pada diri-Nya, dan menaruh segenap iman dan harapan pada diri-Nya, bukan diletakkan pada tradisi kebiasaan pola pikir rohani yang hanya berpusat pada hal-hal yang ada di dunia yang dihidupi selama ini, atau kepada orang yang dianggap yang termulia.
Namun ironisnya, orang-orang percaya sering menantikan orang yang dianggap yang termulia (pemimpin yang tenar), yang termulia ini biasanya yang dihormati di dunia saat ini dan penuh wibawa gaya yang dicontoh, ini sama seperti para pemimpin dan tokoh-tokoh agama di dunia di masa kini, tetapi Ia yang termulia bukankah dihina dipermalukan di salib dan ditolak — Kristus? Di permukaan, kita mungkin tidak berani untuk tidak menghormati-Nya, tetapi di saat kita dituntut banyak pertimbangan apakah kita jarang bisa menetapkan diri kita kepada Kristus?
Ketika para pelayan yang tulus saat menghadapi diri mereka sendiri, mereka sering mempertanyakan keputusan dan pilihan mereka sendiri, apakah mengikuti Kristus atau mengikuti tradisi orang lain yang tidak memiliki daya pengaruh yang membawa orang pada hidup, dan setelah waktu yang lama, apa yang dialami itu telah menjadi tradisi, lalu menjadi pedoman pelayanan. Tetapi orang-orang yang telah melayani dengan tulus selama bertahun-tahun harus mengatakan kepada Anda: memberitakan Injil kebenaran ini sering putus asa karena dipandang orang memalukan, dan sering mempertanyakan 「Apakah yang saya yakini dan harapkan ini benar?」
Renungkan:
Adakah pelayanan seumur hidup sering membuat orang putus asa dan bertanya ragu?
Itu benar, itu adalah iman Kristus, membuat orang mempertanyakan apakah ada buah hasilnya, karena apa yang disebut 「buah hasil」 ini tidak diukur dan ditafsirkan dari perspektif Anda dan saya hari ini, tetapi dengan waktu-Nya dan penyataan akhir zaman-Nya untuk mengevaluasi buah pelayanan kita. 「Hidup dengan bertanya」 adalah tarikan ketegangan seumur hidup seorang pelayan.
Ketika dunia berusaha untuk menunjukkan hasil mereka untuk membuktikan diri mereka sebagai pekerja Allah, apakah penilaian Allah itu demikian?
Renungan pemahaman Surat 1 Petrus 1-2
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema a ditulis oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā) yang dipublikasi pada bulan Juni 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.
