「Ucapan Berkat Bagi Filemon」
Sebuah bagian akhir surat dapat mengandung inti-inti iman yang penting. Sebuah pesan Natal.
Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Filemon ditulis oleh 麥耀光 (Mài Yào Guāng) yang dipublikasi pada bulan Desember 2017 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
(Filemon 1:22-25 [ITB])
22Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu.
23Salam kepadamu dari Epafras, temanku sepenjara karena Kristus Yesus,
24dan dari Markus, Aristarkhus, Demas dan Lukas, teman-teman sekerjaku.
25Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu!
Dari ayat 22-25, kita melihat bagian akhir surat, dapat dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah rencana perjalanan Paulus (ayat 22). Di ayat 22 Paulus meminta Filemon mempersiapkan tempat tinggal baginya, ini menyatakan bahwa ia segera akan keluar dari penjara, dan akan memulai perjalanan. Paulus secara mendalam percaya bahwa berdoa akan membawakan perubahan; yakni melalui doa orang percaya, setelah ia meninggalkan penjara, maka sudah bisa pergi menjenguk gereja (ayat 22 「… oleh doamu …」). Paulus percaya kuasa doa, ia meminta orang percaya berdoa bagi dirinya, mohon Allah membukakan pintu penginjilan baginya (Kol. 4:3). Karena itu, Paulus berharap segera pergi ke tempat Filemon, juga adalah demi penginjilan. (Paulus tiada henti bekerja adalah demi pekerjaan penginjilan)
Bagian kedua adalah menghantarkan salam (23-24 ayat). Paulus mewakili lima orang menghantarkan salam kepada Filemon dan gereja. Orang pertama adalah Epafras, yang demi Kristus dipenjarakan bersama-sama Paulus. Dari Kol. 1:7-8 dapat diketahui, ia adalah pendiri gereja Kolose. Orang kedua adalah Markus, ia adalah kemenakan Barnabas (Kol. 4:10), sekarang melayani Paulus. Orang ketiga adalah Aristarkhus, ia juga dipenjara bersama-sama dengan Paulus (Kol. 4: 14). Orang keempat adalah Demas, ia pernah mengikuti Paulus (Kol. 4: 11), namun sayang sekali kemudian hari ia telah pergi karena mengasihi dunia (2 Tim. 4:10). Orang paling akhir adalah Lukas. ia adalah seorang dokter (Kol. 4: 14), mulai dari perjalanan pengabaran Injil Paulus yang kedua kali, Lukas terus beserta sebagai rekan pelayanan. Sampai saat Paulus terakhir kali dipenjarakan, juga hanya ada Lukas di samping dia (2 Tim. 4: 11).
Dalam surat yang singkat pendek ini, kita melihat sifat penting iman dalam kelompok. Filemon berada di dalam komunitas gereja; sedangkan Paulus berada di penjara, walaupun sedemikian ia juga tidak sendirian, karena ada sekelompok orang percaya yang mengasihi Tuhan yang menemani Paulus. Setelah Onesimus percaya Tuhan, budak yang seorang diri sendirian dalam pelarian, segera dipeluk oleh komunitas kasih. Saat Paulus memberikan dorongan agar ia kembali kepada tuannya, ia menurut pergi. Dari diri Onesimus, kita melihat Onesimus tidak berjalan seorang diri kesepian, ia memiliki Roh Kudus yang tinggal di dalam, orang kudus yang menemani, dan dukungan gereja.
Bagian ketiga adalah ucapan berkat. Paulus memberikan Filemon ucapan berkat yang termasuk pendek 「Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu」 (ayat 25), namun adalah merespon berkat di bagian awal surat di ayat 3 (Filemon 1:3, 「Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu」). Surat ini dimulai dengan kasih karunia, juga berakhir dengan kasih karunia. Tepat seperti kita diselamatkan karena kasih karunia (Ef. 2:8), dan 「karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita」 (Rom. 6:23).
Surat Filemon membuat kita melihat satu lembar lukisan yang sangat indah, selembar cetak biru kehidupan gereja, satu piagam tentang mendapat kebebasan di dalam Kristus Tuhan.
Injil telah merubah hidup Onesimus, ia tidak perlu hidup dalam pelarian lagi, ia bisa dengan berani menghadapi kesalahan diri sendiri, juga rela menghadapi akibatnya.
Kasih Kristus telah mendorong Paulus, ia rela memohonkan kasih kemurahan rahmat seorang tuan bagi seorang saudara yang kecil, seorang yang tidak memiliki kuasa, yang tidak memiliki pengaruh.
Firman pendamaian telah dipercayakan kepada orang percaya, dibuat menjadi nyata di dalam gereja dan di dunia. Semua ini adalah kasih karunia.
Renungkan: (1) Bersyukur bagi anggota tubuh yang menemani atau menjaga engkau; (2) Pikirkan apa pelajaran rohani yang diberikan surat Filemon kepada engkau; (3) Bersyukur kepada Allah bagi diri sendiri telah mendapatkan rahmat, juga mohon Tuhan membuat diri sendiri seumur hidup menjadi orang yang sadar telah menerima rahmat dan yang tahu membalas budi.