「Perjalanan dan target tujuan」
Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Bil. 33:1-4, 34:1-24 [ITB])
33:1 Inilah tempat-tempat persinggahan orang Israel, setelah mereka keluar dari tanah Mesir, pasukan demi pasukan, di bawah pimpinan Musa dan Harun; 2 Musa menuliskan perjalanan mereka dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan sesuai dengan titah TUHAN; dan inilah tempat-tempat persinggahan mereka dalam perjalanan mereka: 3 Mereka berangkat dari Rameses pada bulan yang pertama, pada hari yang kelima belas bulan yang pertama itu; pada hari sesudah Paskah berjalanlah orang Israel keluar, oleh tangan yang dinaikkan, di depan mata semua orang Mesir, 4 sementara orang Mesir sedang menguburkan orang-orang yang telah dibunuh TUHAN di antara mereka, yakni semua anak sulung; sebab TUHAN telah menjatuhkan hukuman-hukuman kepada para allah mereka.
34:1 TUHAN berfirman kepada Musa: 2 「Perintahkanlah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Apabila kamu masuk ke negeri Kanaan, maka inilah negeri yang akan jatuh kepadamu sebagai milik pusaka, yakni tanah Kanaan menurut batas-batasnya.」

Bilangan 33: mencatat perjalanan orang Israel dari keluaran Mesir sampai ke dataran Moab.
• Awal perjalanan: ayat 3, orang Israel dengan kepala yang terangkat meninggalkan Mesir pada hari kedua Paskah. Teks bahasa asli dari 「tangan yang dinaikkan」 (bǝyād rāmâ) 「mengangkat tinggi tangan」, atau bisa juga diterjemahkan sebagai 「tanpa rasa takut」, yang berarti mereka meninggalkan Mesir dalam postur kemenangan. Alkitab secara khusus menyatakan bahwa 「sementara orang Mesir sedang menguburkan … anak sulung」
• Sifat dari perjalanan: Alkitab mencantumkan 40 tempat orang Israel berkemah mulai dari Rameses sampai tiba di dataran Moab. Pola penulisannya adalah 「berangkat dari A, lalu berkemah di B; berangkat dari B, lalu berkemah di C.」 Dalam pasal ini, digunakan masing-masing 42 kali kata kerja nāsa‘「berangkat」 (atau diterjemahkan sebagai 「mencabut pasak kemah」) dan kata kerja ḥānâ 「berkemah (memasang kemah)」, ditambah kata benda ṣǝbā’ôt 「pasukan demi pasukan」 di ayat 1, semuanya dalam istilah militer, menekankan bahwa orang Israel adalah pasukan berkemenangan yang dipimpin TUHAN (Yahweh)
• Tahapan perjalanan: terbagi menjadi tiga bagian: (1) dari Mesir ke Sinai (ayat 5-15), (2) dari Sinai ke Kadesh (ayat 16-36), (3) dari Kadesh ke dataran Moab Biasa (ayat 37-49). Alkitab hanya mencantumkan lokasi, tetapi tidak mencantumkan jarak antara lokasi, juga tidak mencatat waktu yang dihabiskan di setiap segmen. Beberapa nama tempat dalam Kitab Bilangan tetapi tidak dicantumkan dalam daftar ini (seperti Tabera), tetapi ada 18 nama tempat yang tidak pernah muncul di catatan lain. Selain itu, hanya ada beberapa tempat yang diberikan keterangan singkat (seperti mata air Elim dan Rafidim di sana tidak ada air minum untuk bangsa itu), sebaliknya Gunung Sinai yang terpenting tidak diberikan penjelasan.
Bilangan 34: menyebutkan tujuan utama perjalanan Israel yakni memasuki tanah Kanaan.
• Batas wilayah Kanaan (ayat 1-15): mereka akan menetap di tanah ini. Kecuali Gad, Ruben dan separuh suku Manasye di sebelah timur Sungai Yordan, batas Tanah Perjanjian adalah sebagai berikut: batas selatan adalah selatan Laut Mati berbatasan dengan Edom (ayat 3-5), batas barat adalah laut besar dan pantainya (Laut Mediterania) (ayat 6), dan batas utara Hamat, sekitar 73 kilometer barat laut Damaskus di Suriah masa kini (ayat 7-9), batas timurnya adalah Sungai Yordan, membentang dari timur danau Kineret ke selatan sampai Laut Mati (ayat 10-12).
• Pembagian tanah Kanaan (ayat 16-29): karena tanah suku Ruben dan Gad berada di sebelah timur Sungai Yordan, maka kedua suku itu tidak mengutus perwakilan untuk ikut serta dalam pembagian tanah. Sebelum Musa meninggal, TUHAN menuntun dia ke Gunung Nebo dan menunjukkan kepadanya seluruh Tanah Perjanjian (Ulangan 34:1-3). Tetapi sampai kematian Yosua, masih banyak tanah yang belum diperoleh orang Israel : termasuk lima kota di Filistin, Libanon dan wilayah utara tanah orang Asyur (Yosua 13:1-6). Belakangan, tanah-tanah ini tidak ada satu pun yang diperoleh dalam sejarah Israel.
Renungkan:
Hal terpenting dalam hidup adalah 「melakukan hal yang paling penting」. Beberapa orang menganjurkan 「ada mulai ada akhir」, sementara yang lain sangat merekomendasikan 「Sasaran, dan Hasil yang merupakan kunci utama」 (OKR, Objectives and Key Results). Terberkatilah Anda untuk memanfaatkan setiap tahap hidup Anda dan bergerak menuju tujuan yang ditetapkan oleh Allah.
Renungan pemahaman Kitab Bilangan 1-16
Renungan pemahaman Kitab Bilangan 17-36
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 17-36 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Nopember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.