「Berjaga-jagalah di dalam doamu」
Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Efesus 6:18-20 [ITB])
13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.
18 Dalam segala doa dan permohonan, berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, 19 juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, 20 yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.
Efesus 6:18 「dalam segala doa dan permohonan, berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus」 , kata 「berdoa / praying」 (προσευχόμενοι proseuchomenoi) adalah sebuah partisip (bentuk kata kerja yang berguna untuk menambahkan deskripsi pada sebuah kalimat, menggambarkan partisipasi dalam tindakan yang dilakukan oleh kata kerja. Memiliki peran yang mirip dengan kata sifat atau kata keterangan), dan secara tata bahasa kata partisip 「berdoa」 ini seharusnya mengungkapkan metode yang diperlukan untuk kata kerja 「berdirilah tegap」 dalam ayat sebelumnya (ayat 14) dan terkait perintah untuk memakai perlengkapan senjata rohani, dapat dikatakan merupakan titik fokus dari paragraf tentang peperangan rohani ini. Ketika Paulus meminta orang percaya untuk berdoa, ia menambahkan serangkaian frasa untuk mengungkapkan perintah yang sangat komprehensif. Berikut ini akan dibahas dalam urutan kemunculan kata-kata ini dalam teks aslinya.
Pertama, Paulus menunjukkan bahwa berdoa dilakukan melalui 「segala doa dan permohonan,」 di sini 「segala」 bisa berarti 「semua jenis」 dan 「dalam banyak cara」, yang mungkin merujuk pada cara yang berbeda kita berdoa, dan di sini meminta orang percaya untuk berdoa bagi semua orang kudus dalam berbagai cara dan jenis doa. Kelompok frase kedua secara makna mengulang kelompok pertama, keduanya mengacu pada kelengkapan, kelompok pertama mengacu pada cara, dan kelompok kedua mengacu pada waktu, meminta orang percaya untuk 「setiap waktu / at all times」 berdoa bagi orang-orang kudus. Hal ini sejalan dengan permintaan Alkitab kepada orang percaya untuk berdoa tanpa henti, yang menunjukkan bahwa kita harus mengakui ketergantungan kita kepada Tuhan, kepada Dia saja kita senantiasa mengarahkan pandangan kita.
Kumpulan frasa ketiga menunjukkan perlunya orang percaya untuk 「berjaga-jagalah dan tak putus-putusnya (tak kenal lelah)」 dalam doa. Tuhan Yesus Kristus di Taman Getsemani juga dengan jelas mengingatkan murid-murid-Nya tentang perlunya berjaga-jaga dan berdoa, Ia menunjukkan bahwa 「Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah」 (Mat. 26:41). Murid-murid mengira mereka akan mengikuti Tuhan Yesus sampai akhir, tetapi ketika Yesus ditangkap, mereka semua lari. Jadi Yesus Kristus telah mengingatkan mereka sebelumnya untuk berjaga-jaga dan berdoa agar mereka mengerti bagaimana menghadapi tantangan di masa depan. Surat Efesus di sini tidak hanya mengingatkan orang percaya untuk waspada, tetapi juga 「tak putus-putusnya (tak kenal lelah dan bertekun)」, menunjukkan bahwa mereka perlu tetap berjaga-jaga waspada dalam segala macam situasi sulit.
Paulus menunjukkan bahwa doa ini 「dalam roh」. Meskipun tidak secara jelas dinyatakan di sini sebagai 「Roh Kudus」, itu adalah pemahaman yang lebih alami setelah pembahasan tentang perlengkapan senjata Allah di atas. Oleh karena itu, ini dapat menjadi fokus dari masing-masing kelompok deskripsi, dan sangat tepat untuk menempatkan frasa ini di awal terjemahan seluruh kalimat. Jika kita melihat terjemahan CUV Mandarin menunjukkan bahwa doa kita adalah 「bersandar Roh Kudus」, itu hanya mengungkapkan sebagian dari makna dari bahasa aslinya, karena makna frasa 「ἔν Πνεύματι en Pneumati / dalam Roh」 memiliki makna yang lebih dalam, termasuk menurut pimpinan Roh (lihat BIMK 「berdoalah sebagaimana Roh Allah memimpin」) yakni berdoa menurut Firman Tuhan yang diwahyukan melalui Roh Kudus sebagai arah doa kita.
Ayat 6:18 adalah berjaga-jagalah di dalam doa dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, maka dalam ayat 6:19-20 kita melihat salah satu arah dari perintah untuk berdoa, di sini meminta jemaat Efesus berdoa khusus untuk Paulus. Isi doa bagi Paulus dapat menjadi referensi penting untuk isi doa bagi orang-orang kudus.
Paulus meminta agar Tuhan 「supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.」 Dalam Kolose 4:3-4, doa Paulus adalah 「supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus.」 Karena hubungan yang erat antara kedua surat ini, ini bisa menjadi referensi penting. Bukannya Paulus tidak tahu apa yang harus diberitakan, tetapi dia perlu memiliki waktu kesempatan untuk membuka mulutnya dan memberitakan rahasia Injil dengan bebas dan tanpa batasan, karena itu adalah misi yang diberikan Tuhan kepadanya.
Renungkan:
Kita perlu berjaga-jaga dan berdoa karena kita tahu kelemahan kita dan kita harus selalu mengandalkan perlindungan Tuhan untuk bertekun melaksanakan misi yang telah Dia berikan kepada kita.
Renungan pemahaman Surat Efesus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 4-6 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan April 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
