「Hidup Menyatakan Kristus」
Oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi)
(Fil. 1:19-21 [ITB])
19 karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatanku oleh doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus. 20 Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. 21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Pertama-tama Paulus melalui doa orang percaya menunjukkan pentingnya doa. Ketika kita berdoa, kita tidak dapat mengetahui apa hasil pengaruhnya setelah kita berserah dalam doa, Tuhan juga tidak berjanji bahwa kita akan mencapai hasil yang kita inginkan sesuai apa yang didoakan. Doa adalah untuk membuat kita menegaskan kebersandaran dan kepercayaan kita kepada Tuhan dan percaya bahwa Ia yang memegang kuasa kendali. Di sini Paulus menghubungkan 「doamu」 dengan 「pertolongan Roh Yesus Kristus」, mengingatkan kita bahwa doa bukan hanya sekedar aktifitas perorangan orang percaya, karena ketika kita berdoa, Allah ada di antara kita, dan Roh-Nya membimbing orang yang berdoa itu memahami kehendak-Nya, agar kita lihat karya tindakan-Nya.
Inilah makna sejati dan sebenarnya dari iman. Meskipun tidak ada yang diselesaikan, orang yang memiliki iman percaya bahwa hal-hal yang belum dicapai sudah dalam rencana Tuhan, dan hidup dengan keyakinan pasti dan konfirmasi seperti itu.
Tetapi kita perlu berhati-hati untuk tidak melihat kehendak kita sebagai kehendak Tuhan, dan hidup dengan membabi buta dan hidup merasa betapa berartinya diri sendiri. Paulus di ayat 20-21 menuliskan penjelasan tentang imannya (ayat 19), agar kita tahu target dari iman Paulus. Iman dia terhadap mendapatkan pembebasan adalah menunjuk kepada hidupnya di hadapan Allah mendapat pembebasan dari rasa takut, terlepas bagaimana jalan yang ada di depan, ia tahu bahwa hidupnya ada di tangan Tuhan, dan tujuan hidupnya adalah untuk memuliakan Tuhan, bersaksi tentang kasih karunia Yesus Kristus.
Ayat 1:21 adalah ayat emas yang sudah sangat dikenal banyak orang percaya, yang secara indah mengekspresikan sikap hati pikiran Paulus. Ia menggunakan dua kata infinit untuk mengungkapkan dua kemungkinan yang dia hadapi, satu adalah hidup, yang lain adalah mati. Hendaknya kita perhatikan: Paulus tidak menggunakan kontras perbandingan antara dipenjarakan dan dibebaskan, karena ia tahu bahwa ini hanya pengalaman sementara dalam hidupnya, ia ingin lebih menyeluruh secara utuh menggambarkan nilai hidupnya, yakni seluruh hidupnya adalah untuk menyatakan Kristus, agar Injil Yesus Kristus diberitakan sampai ke ujung bumi melalui kehidupan dan pelayanannya.
Renungkan:
Apa kebebasan sejati dan pembebasan sejati? Mohon Tuhan menjaga hati kita agar kita bisa bersandar tanpa rasa takut dalam segala keadaan.
Renungan pemahaman Surat Filipi (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Filipi ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan January 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.