「Bisa mendengar dan melihat」
Oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yehezkiel 12:1-16 [ITB])
1 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 「Hai anak manusia, engkau tinggal di tengah-tengah kaum pemberontak, yang mempunyai mata untuk melihat, tetapi tidak melihat dan mempunyai telinga untuk mendengar, tetapi tidak mendengar, sebab mereka adalah kaum pemberontak.
3 Maka engkau, anak manusia, sediakanlah bagimu barang-barang seorang buangan dan berjalanlah seperti seorang buangan pada siang hari di hadapan mata mereka; pergilah dari tempatmu sekarang ke tempat yang lain seperti seorang buangan di hadapan mata mereka. Barangkali mereka akan insaf bahwa mereka adalah kaum pemberontak.
4 Bawalah barang-barangmu itu ke luar seperti barang-barang seorang buangan pada siang hari di hadapan mata mereka; dan engkau sendiri harus keluar pada malam hari di hadapan mata mereka, seperti seorang yang harus keluar dan pergi ke pembuangan. 5 Di hadapan mata mereka perbuatlah sebuah lubang di tembok dan keluarlah dari situ. 6 Di hadapan mata mereka taruhlah barang-barangmu ke atas bahumu, dan bawalah itu ke luar pada malam gelap; engkau harus menutupi mukamu, sehingga engkau tidak melihat tanah; sebab Aku membuat engkau menjadi lambang bagi kaum Israel.」
7 Lalu kulakukan seperti diperintahkan kepadaku: aku membawa pada siang hari barang-barang seperti barang-barang seorang buangan dan pada malam hari aku membuat dengan tanganku sebuah lubang di tembok, pada malam gelap aku keluar dan di hadapan mata mereka aku menaruh barang-barangku ke atas bahuku.
8 Pada hari besoknya datanglah firman TUHAN kepadaku: 9 「Hai anak manusia, bukankah ditanya oleh kaum Israel, kaum pemberontak itu kepadamu: 『Apakah yang kaulakukan ini?』
10 Katakanlah kepada mereka: beginilah firman Tuhan ALLAH: 『Ucapan ilahi ini mengenai raja di Yerusalem dan seluruh kaum Israel yang tinggal di sana.』 11 Katakanlah: 『Aku menjadi lambang bagimu; seperti yang kulakukan ini begitulah akan berlaku kepada mereka: sebagai orang buangan mereka akan pergi ke pembuangan.』 12 Dan raja yang di tengah-tengah mereka akan menaruh barang-barangnya ke atas bahunya pada malam gelap dan akan pergi ke luar;
orang akan membuat sebuah lubang di tembok supaya ada baginya jalan keluar; ia akan menutupi mukanya supaya ia tidak akan melihat tanah itu.
13 Aku akan memasang jaring-Ku untuk menangkap dia dan di dalam perangkap-Ku dia akan terjebak dan Aku akan membawa dia ke Babel, tanah orang Kasdim, tetapi tanah itu sendiri tidak akan dilihatnya; ia akan mati di sana. 14 Dan semua yang di sekitarnya, para pembantunya dan bala tentaranya, akan Kuhamburkan ke semua mata angin dan Aku akan menghunus pedang dari belakang mereka.
15 Maka mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, apabila aku menyerakkan mereka di antara bangsa-bangsa dan menghamburkan mereka ke semua negeri.
16 Tetapi Aku akan meninggalkan sedikit dari mereka yang luput dari pedang, dari kelaparan dan dari sampar, supaya mereka menceriterakan segala perbuatan-perbuatan mereka yang keji di antara bangsa-bangsa, di mana mereka datang;
dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.」
Orang-orang Israel disebut 「kaum pemberontak」 merupakan istilah khusus dalam kitab Yehezkiel (Yeh. 2:5, 6, 7, 8, 3:9, 26, 27, 12:2, 3, 9, 25, 17:12, 24:3), dan Yehezkiel 12:1-16 menjelaskan bahwa masalah utama dari kaum pemberontak ini adalah kemampuan melihat dan mendengar: 「mempunyai mata untuk melihat, tetapi tidak melihat dan mempunyai telinga untuk mendengar, tetapi tidak mendengar, sebab mereka adalah kaum pemberontak」 (ayat 2) ini tidak berarti mereka cacat fisik, tetapi merujuk pada reaksi dan sikap mereka ketika berhadapan dengan perkataan ilahi yang disampaikan nabi Yehezkiel, bahkan jika mereka memiliki telinga dan mata, tetapi tidak bisa seperti orang sehat dan normal melihat dan mendengar sesuatu, karena pemberontakan umat itu membuat mereka tidak bisa mendengarkan firman Allah dan membawa pertobatan.
Karena umat itu adalah kaum pemberontak yang punya masalah kemampuan melihat dan mendengar, maka Allah akan meminta Yehezkiel melakukan 「drama kenabian」 , dengan cara yang menyolok mata dan yang tidak biasa untuk menarik perhatian mata umat itu, mungkin mereka dapat bertobat. Yehezkiel diperintahkan untuk di siang hari di hadapan mata orang-orang membawa keluar barang-barang, seperti bersiap-siap untuk pergi ke pengasingan (ayat 4), dan di malam hari di hadapan mata orang-orang menggali lubang di dinding dalam kegelapan membawa keluar barang-barang (ayat 5-6), semua gerakan ini adalah untuk menjadi lambang pertanda penawanan orang Israel (ayat 6). Kata yang paling sering muncul dalam bagian ini adalah 「di hadapan mata mereka」 (Yeh. 12:2, 3, 4, 5, 6, 7), menunjukkan 「drama kenabian」 Yehezkiel itu harus dilakukan di depan mata umat itu, untuk menarik perhatian orang, mungkin mereka dapat dalam keadaan kegagalan kemampuan melihat dan mendengar, masih bisa menemukan secercah harapan dan melihat kesempatan pertobatan.
Namun, bahkan jika 「drama kenabian」 Yehezkiel dilakukan di depan mereka, selama pertunjukan ia sendiri harus 「harus menutupi muka, sehingga tidak melihat tanah」 (Yeh. 12:6, 12), menutupi muka selama melaksanakan pertunjukan memiliki makna simbolis, itu berarti bahwa dalam pengasingan orang-orang yang ditawan itu tidak bisa melihat masa depan. Jika mereka tidak dapat melihat nubuat Yehezkiel dan tidak bertobat, maka mereka akan menjadi seperti Yehezkiel dengan wajah tertutup dan mereka tidak melihat tanah dibawa ke pembuangan, mereka akan mengalami kesedihan jangka panjang, dan mereka tidak akan melihat masa depan.
Renungkan:
Bagaimana kemampuan mendengar dan melihat saya? Apakah itu juga seperti pemberontak orang Israel? Allah menggunakan drama kenabian untuk memanggil kita untuk bertobat, apakah mata saya bisa melihat?
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 12-20 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙) dipublikasi pada bulan Oktober 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.