Tag Archives: Kebodohan Israel

Yeremia 6:1-21

「Yerusalem Diserang, Israel Menolak Jalan Tuhan」

Ditulis oleh 曾錫華 (Zēng Xī Huá) Alliance Bible Seminary H.K.

(Yer. 6:1-21 [ITB])
1 Larilah mengungsi, hai orang-orang Benyamin, dari tengah-tengah Yerusalem! Tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar. 2 Adakah puteri Sion sama seperti padang yang paling disukai, 3 sehingga gembala-gembala mendatanginya beserta kawanan ternak mereka? Mereka telah memasang kemah-kemahnya sekelilingnya, masing-masing memakan habis apa yang didapatnya. 4 Persiapkanlah perang melawan dia; ayo, marilah kita maju menyerang pada tengah hari! Celakalah kita, sebab matahari sudah lingsir, bayang-bayang senja hari sudah memanjang! 5 Ayo, marilah kita maju menyerang pada waktu malam dan merusakkan puri-purinya! 6 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Tebanglah pohon-pohonnya dan timbunlah tanah menjadi tembok terhadap Yerusalem! Itulah kota yang harus dihukum! Hanya penindasan saja di dalamnya! 7 Seperti mata air meluapkan airnya, demikianlah kota itu meluapkan kejahatannya. Kekerasan dan aniaya terdengar di dalamnya, luka dan pukulan selalu ada Kulihat. 8 Terimalah penghajaran, hai Yerusalem, supaya Aku jangan menarik diri dari padamu, supaya Aku jangan membuat engkau sunyi sepi, menjadi negeri yang tidak berpenduduk!
9 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Petiklah habis-habisan sisa-sisa orang Israel seperti pokok anggur dipetik habis-habisan. Kembalilah seperti pemetik buah anggur dengan tanganmu mencari-cari buah pada ranting-rantingnya. 10 Kepada siapakah aku harus berbicara dan bersaksi, supaya mereka mau memperhatikan? Sungguh, telinga mereka tidak bersunat, mereka tidak dapat mendengar! Sungguh, firman TUHAN menjadi cemoohan bagi mereka, mereka tidak menyukainya! 11 Tetapi aku penuh dengan kehangatan murka TUHAN, aku telah payah menahannya, harus menumpahkannya kepada bayi di jalan, dan kepada kumpulan teruna bersama-sama. Sesungguhnya, baik laki-laki maupun perempuan akan ditangkap, baik orang yang tua maupun orang yang sudah lanjut usianya. 12 Rumah-rumah mereka akan beralih kepada orang lain, bersama ladang-ladang dan isteri-isteri mereka. — Sesungguhnya, Aku mengacungkan tangan-Ku melawan penduduk negeri ini, demikianlah firman TUHAN. 13 Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu. 14 Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: 『Damai sejahtera! Damai sejahtera!』, tetapi tidak ada damai sejahtera. 15 Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN.
16 Beginilah firman TUHAN: Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: 『Kami tidak mau menempuhnya!』 17 Juga aku mengangkat atas mereka penjaga-penjaga, firman-Ku: Perhatikanlah bunyi sangkakala! Tetapi mereka berkata: 『Kami tidak mau memperhatikannya!』 18 Sebab itu dengarlah, hai bangsa-bangsa, dan ketahuilah, hai jemaat, apa yang akan terjadi atas mereka! 19 Dengarlah, hai bumi! Sungguh, ke atas bangsa ini Aku akan mendatangkan malapetaka, akibat dari rancangan-rancangan mereka, sebab mereka tidak memperhatikan perkataan-perkataan-Ku dan menolak pengajaran-Ku. 20 Apakah gunanya bagi-Ku kamu bawa kemenyan dari Syeba dan tebu yang baik dari negeri yang jauh? Aku tidak berkenan kepada korban-korban bakaranmu dan korban-korban sembelihanmu tidak menyenangkan hati-Ku. 21 Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sungguh, Aku akan menaruh batu sandungan di depan bangsa ini, supaya mereka jatuh tersandung oleh karenanya; bapa-bapa serta dengan anak-anak, tetangga dan temannya, semuanya akan binasa.

Kitab Yeremia pasal 6 sangat jelas mengatakan bahwa tentara Utara telah datang di luar tembok kota, sudah mau menyerang kota. Nabi Yeremia mulai di Yer. 4:6 sudah memperingatkan bahwa kemusnahan besar dari Utara sudah segera datang, dan dalam Yer. 6:1 dikatakan: 「… malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar.」 Meskipun nabi Yeremia sekali lagi mengulangi peringatannya, tampaknya orang-orang tidak merasakan datangnya bencana.

Yer. 6:1 「Hai orang-orang Benyamin, sepatutnya lari meninggalkan Yerusalem, tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab ada malapetaka dan kehancuran besar datang mendekat dari utara.」 (Terjemahan CUVT) . 「Benjamin 」adalah suku yang paling lemah dari Israel, nabi Yeremia juga datang dari keturunan imam yang ada di Anatot di tanah Benyamin. Kata「Tekoa」dan「sangkakala」memiliki akar kata yang sama, 「Tekoa」 terletak sekitar 20 kilometer di Selatan Yerusalem, berarti bahwa musuh datang dari Utara, maka hendaklah melarikan diri ke Selatan. 「Bet-Kerem」 adalah sekitar tiga kilometer selatan Yerusalem, yakni hendaklah mendirikan menara penjagaan di sana.

Di ayat 1-8, nabi Yeremia dengan suara keras memanggil rakyat untuk segera melarikan diri, karena musuh sudah mendekat! Yerusalem sudah bukan lagi tempat berlindung, tetapi adalah perangkap, yang tinggal di sana hanya akan diserang dan dibunuh. Ayat 6 menunjukkan bahwa ini adalah hukuman dari Tuhan, dan ayat 7 menjelaskan bahwa dosa kota ini begitu besar, yakni seperti air mancur yang tiada henti meluap keluar dari tanah. Tuhan Yesus dalam Injil Lukas 6:45 menunjukkan bahwa perkara kejahatan lahir dari hati yang jahat, dan dosa Yerusalem juga meluap dari sumbernya.

Ayat 9-15 menggambarkan nabi Yeremia segenap tenaga berusaha membuat usaha terakhir, berharap menemukan satu orang benar yang setia kepada Tuhan. Apa masalah mendasar dari orang Israel? Yakni 「tidak dapat mendengarkan,」 mereka menolak untuk mendengarkan perkataan Tuhan. Ayat 10 「… Sungguh, telinga mereka tidak bersunat, mereka tidak dapat mendengar, Sungguh, firman TUHAN menjadi cemoohan bagi mereka, mereka tidak menyukainya!」 Mereka tidak mau mendengarkan, juga tidak dapat mendengarkan Firman Tuhan. 「Tidak dapat mendengarkan」 Firman Tuhan akan membawa pikiran yang tertutup, kehidupan rohani tidak dapat diperbarui dan diubahkan, hasilnya adalah otak yang penuh iman palsu, terakhir yang memancar keluar dari dalam hati adalah kejahatan.

Akar penyebab penolakan rakyat Israel untuk taat mendengarkan para hamba Tuhan — adalah disebabkan para pemimpin politik dan agama Israel bermasalah. Para imam dan nabi-nabi mereka tidak setia berkhotbah menyampaikan Firman Tuhan dan tidak bertindak sesuai dengan ajaran Kitab Suci. Mereka hanya menyampaikan apa yang suka didengar orang dan melakukan hal-hal yang menyenangkan orang, ketidaksetiaan dan kejahatan dalam pelayanan mereka menjadi contoh buruk bagi publik, dan seluruh bangsa mengikuti mereka sehingga menyimpang dari jalan kebenaran.

Selain tidak mendengarkan peringatan Tuhan, masalah kedua dari orang-orang Israel adalah 「tidak mengikuti jalan yang lurus.」 Ayat 16 「Beginilah firman TUHAN: … di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: 『Kami tidak mau menempuhnya!』」 Sangat jelas bahwa orang-orang Israel bersikeras untuk melalui jalan menyimpang mereka sendiri. Tuhan sudah mengadakan orang seperti Yeremia sebagai penjaga, meniupkan tanduk sangkakala kepada mereka, mengeluarkan peringatan; Tapi mereka bersikeras tidak mendengarnya, dan hasilnya adalah bahwa Tuhan harus menjalankan penghakiman dan hukuman.

Renungkan:

1. Hari ini perkataan siapa yang Anda paling dengarkan? Orang-orang Israel memilih untuk tidak mendengarkan firman Tuhan, apa yang menjadi pilihan Anda?

2. Apakah Anda menyukai untuk membaca Alkitab dan mendengarkan Firman Tuhan?

3. Jika Anda memiliki peran pemimpin dalam gereja, persekutuan, grup, atau di rumah, apakah Anda bersedia menjadi teladan dalam perkataan dan perbuatan bagi orang percaya?


Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yeremia 1-17 ditulis oleh 曾錫華 (Zēng Xī Huá) yang dipublikasi pada bulan Juli 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Sendiri.

Yeremia 5:20-31

「Allah Memberikan Peringatan kepada Umat-Nya」

Ditulis oleh 曾錫華 (Zēng Xī Huá) Alliance Bible Seminary H.K.

(Yer. 5:20-31 [ITB])
20 Beritahukanlah ini di antara kaum keturunan Yakub, kabarkanlah itu di Yehuda dengan mengatakan:
21 Dengarkanlah ini, hai bangsa yang tolol dan yang tidak mempunyai pikiran, yang mempunyai mata, tetapi tidak melihat, yang mempunyai telinga, tetapi tidak mendengar! 22 Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, kamu tidak gemetar terhadap Aku?
Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya? Biarpun ia bergelora, ia tidak sanggup, biarpun gelombang-gelombangnya ribut, mereka tidak dapat melampauinya!
23 Tetapi bangsa ini mempunyai hati yang selalu melawan dan memberontak; mereka telah menyimpang dan menghilang. 24 Mereka tidak berkata dalam hatinya: 『Baiklah kita takut akan TUHAN, Allah kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen.』
25 Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu.
26 Sesungguhnya, di antara umat-Ku terdapat orang-orang fasik yang memasang jaringnya; seperti penangkap burung mereka memasang perangkapnya, mereka menangkap manusia. 27 Seperti sangkar menjadi penuh dengan burung-burung, demikianlah rumah mereka menjadi penuh dengan tipu; itulah sebabnya mereka menjadi orang besar dan kaya, 28 orang gemuk dan gendut. Di samping itu mereka membiarkan berlalu kejahatan-kejahatan, tidak mengindahkan hukum, tidak memenangkan perkara anak yatim, dan tidak membela hak orang miskin.
29 Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini?, demikianlah firman TUHAN. Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini? 30Kedahsyatan dan kengerian terjadi di negeri ini: 31 Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?

Perikop hari ini Yer. 5:20-31 semuanya adalah Tuhan yang berkata-kata, Ia menunjukkan bahwa kebodohan umat Israel adalah bahkan tidak bisa membedakan siapakah Allah yang sejati. Meskipun diri mereka sudah dalam bahaya, mereka masih tidak tahu bagaimana untuk kembali kepada Tuhan.

Ayat 20 「Beritahukanlah ini di antara kaum keturunan Yakub, kabarkanlah itu di Yehuda …」 Di sini 「kaum keturunan Yakub」 mencakup semua 12 suku Israel, maka pihak yang diberi pengumuman adalah termasuk rakyat Israel Utara yang dihancurkan yang ditawan ke luar negeri; di sini disebutkan 「kabarkanlah itu di Yehuda,」 merujuk kepada orang-orang kerajaan Yehuda di Israel Selatan yang menghadapi krisis kehancuran negara.

Tuhan dalam ayat 21 menunjukkan bahwa mereka adalah 「Dengarkanlah ini, hai bangsa yang tolol dan yang tidak mempunyai pikiran, yang mempunyai mata, tetapi tidak melihat, yang mempunyai telinga, tetapi tidak mendengar.」 「Tolol dan tidak punya pikiran」bukan tidak mengenal Tuhan, orang-orang Israel tolol dan tidak punya pikiran adalah karena「punya mata tetapi tidak melihat, punya telinga tetapi tidak mendengarkan」 firman Tuhan.

Ayat 25 「Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu」 Tuhan terus menunjukkan penyebab mereka mengabaikan Dia, bukan tidak memiliki pengetahuan atau daya paham, tapi 「dosa」 dan 「kesalahan」 mereka.

Ayat 26-29 menunjukkan banyak kejahatan masyarakat Yehuda: terdapat orang fasik dalam masyarakat, orang serakah harta yang mencelakai orang lain, orang-orang berkuasa tidak melakukan keadilan untuk membantu yang tak berdaya, juga tidak membela anak yatim dan orang miskin. Dalam perikop ini, Tuhan selain menunjukkan dosa mereka menyembah berhala dan melakukan percabulan, ditambah dengan kejahatan dalam aspek-aspek sosial dan etis; secara khusus menunjukkan bahwa membela anak yatim dan orang miskin, adalah tugas tanggung jawab umat Tuhan, karena Tuhan adalah Allah yang adil dan benar.

Dalam ayat 29 Tuhan mengangkat dua pertanyaan: 「Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini? … Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini?」 Jawabannya sangat jelas, Tuhan harus bertindak!

Ayat 30-31 terus menunjukkan permasalahan Yehuda: 「Kedahsyatan dan kengerian terjadi di negeri ini: Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?」 Masalahnya adalah bahwa di Yehuda telah muncul nabi-nabi palsu dan para imam yang menyimpang dari jalan kebenaran, tetapi bahkan lebih mengejutkan adalah bahwa rakyat bukan saja tidak menentang, tetapi juga 「menyukai yang demikian!」 Tuhan hanya bertanya kepada diri-Nya sendiri 「… apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?」 Kesimpulan adalah bahwa tidak ada alternatif pilihan lain selain penghakiman dan hukuman. Penghancuran negara dan penawanan Israel adalah hukuman yang mereka datangkan sendiri, dan penderitaan mereka adalah yang sepatutnya mereka terima.

Kerusakan orang Israel adalah dimulai dari mengkhianati Tuhan, yaitu munculnya masalah dalam iman, dan kemudian memunculkan kehidupan dan masyarakat yang berdosa, dan akhirnya membawa hukuman dari Tuhan dan bencana. Inilah yang harus kita ambil sebagai peringatan.

Renungkan:

1. Orang Israel 「tolol dan tidak mempunyai pikiran」 sehingga bersalah kepada Tuhan, adalah karena 「punyai mata, tetapi tidak melihat, yang mempunyai telinga, tetapi tidak mendengar.」 Adakah Anda memiliki sikap yang sama terhadap Alkitab? Apakah Anda bersedia untuk membaca Alkitab dan mendorong orang lain untuk belajar?

2. Tuhan penuh cinta kasih, tetapi Ia juga adalah Tuhan yang adil benar, tidak akan memandang dosa sebagai tidak bersalah! Adakah hari ini kita mengabaikan dosa pribadi kita sendiri, mengabaikan ketidakadilan yang ada di masyarakat dan negara di mana kita hidup? Jika demikian, apakah Anda bersedia untuk bertobat, berdoa untuk diri sendiri, untuk komunitas milik Anda, dan memohon Tuhan mengampuni dan melakukan apa menjadi tanggung jawab diri kita?


Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yeremia 1-17 ditulis oleh 曾錫華 (Zēng Xī Huá) yang dipublikasi pada bulan Juli 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Sendiri.