「Kasih karunia Allah」
Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Efesus 3:7-9 [ITB])
1 Itulah sebabnya aku ini, Paulus, orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus untuk kamu orang-orang yang tidak mengenal Allah
…
7 Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya.
8 Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu, 9 dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu
Setelah 3:2-6 yang menjelaskan tentang isi dari rahasia ini, di ayat 7 Paulus barulah melanjutkan hal yang ingin dijelaskannya di ayat 3:1 「Itulah sebabnya aku ini, Paulus, orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus untuk kamu orang-orang yang tidak mengenal Allah」, setelah ayat 1 ia berhenti tidak melanjutkan menjelaskan tugas misinya. Di ayat 3:1, Paulus menyatakan bahwa ia dipenjarakan karena Kristus Yesus, di satu sisi ia mengungkapkan situasi bahwa ia berada dalam penjara, dan di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa ia terikat oleh Injil Yesus Kristus. Di sini, dia menunjukkan bahwa dia adalah seorang hamba Injil, yang juga mencerminkan ketundukan penyerahan dirinya pada tugas misi Injil Yesus Kristus. Perasaan ketundukan ini juga tercermin dalam 2 Korintus 5:14-15: 「Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.」 Dapat dilihat bahwa dalam isi hati Paulus, dirinya tidak hanya seorang hamba Injil kabar bahagia, tetapi semua orang percaya sama-sama memiliki keterikatan untuk menjadi utusan Injil.
Paulus dengan kepastian percaya bahwa penyebab dia menjadi hamba Injil kabar bahagia, adalah anugerah menurut pemberian kasih karunia Allah dan pengerjaan kuasa Allah. Pengerjaan oleh Allah Maha Kuasa tidak perlu mengandalkan orang untuk menyelesaikan karya-Nya, tapi Allah dalam anugerah-Nya sehingga orang punya kesempatan untuk ikut serta dalam pekerjaan-Nya. Pelayanan bukanlah pekerjaan, tapi anugerah Allah, kesempatan yang Allah berikan kepada kita untuk mengenal kuasa besar-Nya.
Dalam ayat 8, Paulus mengatakan bahwa dirinya 「yang paling hina」 dari semua orang-orang kudus. Kata 「yang paling hina」 tampaknya dibuat oleh Paulus sendiri, kata sifat ini dalam bentuk asli di tempat lain di luar muncul 13 kali, sangat jelas menggambarkan sesuatu yang sangat kecil. Tapi di sini, Paulus menambahkan sufiks yang relatif lebih lagi di akhir dari kata sifat tingkat tertinggi ini, dan dapat diterjemahkan sebagai 「lebih kecil dari yang terkecil」 (RCUV); 「less than the least」 (KJV), yang dengan jelas mencerminkan rasa ketidaklayakan oleh diri Paulus sendiri (lihat kekayaan makna yang tersirat dalam ITB 「yang paling hina」). Meskipun kita tidak serta merta mendeskripsikan diri kita dengan cara yang sama, tetapi kita perlu seperti Paulus. Untuk mengabdi kepada Allah dan diberi kesempatan berpartisipasi dalam pelayanan Injil kabar bahagia Yesus Kristus, kita memiliki sikap sebagai orang yang tidak layak, sehingga kita lebih menghargai kesempatan pelayanan.
Paulus menggunakan dua ekspresi paradoks di ayat 3:8-9. Di satu sisi, dia menunjukkan bahwa kekayaan Kristus tidak terduga, dan ini adalah rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad di dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu; tetapi di sisi lain, dia ingin menunjukkan bahwa kelimpahan yang tak dapat diduga-duga ini dapat disampaikan kepada orang non-Yahudi, dan tepat karena demikian maka rahasia ini dapat dipahami, rahasia yang tersembunyi di masa lalu ini dapat dimengerti oleh semua orang. Ini menekankan bahwa dasar dari karya Injil ini adalah anugerah Allah, karena di luar wahyu-Nya tidak ada siapapun yang bisa mengetahui kekayaan Kristus yang tak terduga. Jika bukan karena campur tangan Allah melalui Roh Kudus, tidak ada yang bisa memahami rahasia yang tersembunyi ini.
Renungkan:
Karunia Allah adalah dasar dari penyembahan dan pengabdian kita, dan kita hanya dalam ketidaklayakan diri merespons pekerjaan-Nya yang luar biasa.
Renungan pemahaman Surat Efesus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.