Tag Archives: Pengakuan Iman

1 Kor. 3:10-11

Yesus adalah satu-satunya dasar Gereja!

Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Kor. 3:10-11 [ITB])
10 Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Membaca ayat-ayat suci hari ini, di hati saya meluap sebuah pujian yang sangat saya cintai 《Satu-satunya dasar Gereja》(The Church’s One Foundation; 1866) . Pujian itu mengatakan: Satu-satunya dasar Gereja adalah Tuhan Yesus Kristus, Gereja adalah ciptaan baru Tuhan, lahir dari air dan Firman, Tuhan datang dari surga untuk mencari Gereja, menjadi pengantin suci Tuhan, rela menumpahkan darah-Nya sendiri dan mengorbankan nyawa-Nya menebus Gereja. Bait ketiga dari pujian itu sering membuat hati saya terasa sakit: Gereja telah melalui kesulitan besar, dunia telah menertawakan memfitnahnya, perselisihan internal membelah tubuh Gereja, dilukai bidat dan kemurtadan, dan orang-orang kudus saling bertanya, berapa lama malam hari? Tangisan segera akan berlalu menjadi nyanyi pujian, dalam sekejap melihat cahaya pagi.Saya berpikir tentang Samuel J. Stone penulis pujian ini mungkin mampu untuk memahami kesedihan hati Paulus, ketika gereja telah mengalami banyak kegagalan, krisis dan kehancuran, kita harus memimpin orang-orang kembali kepada Kristus! Hanya ketika Gereja tegak meninggikan Kristus, barulah kita dapat memiliki dasar untuk persatuan.

1 Kor. 3:10, untuk menggambarkan pelayanannya maka Paulus memakai kata ahli bangunan (architekton) sering diterjemahkan sebagai masterbuilder dalam versi bahasa Inggris, yang berarti kepala tukang (seperti dalam ITL), atau tukang utama; kata ini adalah kombinasi dari dua kata Yunani, yaitu pemimpin, yang pertama (arche; chief, first) dan tukang (tekton; builder, carpenter). Menariknya, pada zaman Yesus dan Paulus, tukang kayu dan tukang pembangun tidak memiliki pembagian kerja yang jelas. Oleh karena itu, Alkitab menggunakan kata tekton untuk menggambarkan pekerjaan Yesus. Oleh karena itu, kita juga dapat mengatakan: Yesus tukang kayu adalah anak tukang kayu. (Mat. 13:55; Markus 6:3), Yesus adalah tukang kayu, maka Paulus juga merasa terhormat dan menyebut diri tukang, dan di gereja Korintus sebagai kepala tukang.

Di lokasi pembangunan, tanggung jawab kepala tukang adalah meletakkan dasar fondasi. Paulus lebih lanjut berkata: aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap (wise chief-builder)! Kecakapan Paulus bukanlah seberapa bagus keterampilannya, tetapi bahwa ia tahu dasar apa yang harus ditegakkan sebagai fondasi gereja! Dia pertama kali pergi ke Korintus untuk membuka dan mendirikan gereja, oleh karena itu, gambaran Paulus atas dirinya sebagai kepala tukang / ahli bangunan sangat tepat, tetapi yang paling dia suka adalah bahwa dia pertama-tama menegakkan Kristus sebagai fondasi gereja! Di gereja Korintus, Yesus Kristus adalah satu-satunya dasar yang diletakkan Paulus! Rekan kerja lainnya hanya dapat terus membangun di atas fondasi ini! Gereja Allah hanya dapat memiliki satu fondasi, yaitu Kristus, dan tidak dapat meletakkan fondasi lain! Yesus Kristus adalah satu-satunya dasar adalah inti teologi gereja sepanjang zaman!

Beberapa konsili awal dari gereja mula-mula adalah mendeskripsikan identitas Kristus! Kristus sama dan sederajat dengan Bapa, esensi yang sama dengan Bapa, dan Allah sejati yang keluar dari Allah yang sejati, inilah yang diajarkan Pengakuan Iman Nicea; Kristus adalah inkarnasi yang sempurna dari Firman Allah yang menjelma menjadi manusia, memiliki keilahian yang sempurna dan kemanusiaan yang sempurna, ini adalah ajaran Kredo Kalsedon. Demikian 「Yesus kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, Yang menderita dibawah pemerintahan Pontius pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut. Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa. Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan mati」 seperti yang dideskripsikan dalam Pengakuan iman rasuli dari Gereja yang kudus dan am. Organisasi (tidak dapat disebut gereja) yang terpisah dari keyakinan inti ini, menyimpang sangat serius dari kebenaran Kristus, kita menyebutnya bidat! Satu-satunya yang dapat menjadi fondasi gereja Allah adalah Tuhan Yesus Kristus.

Ketika Arianisme melanda gereja, gereja bersatu mengadakan Konsili Nicea (325 M) sebagai apologetika atas keilahian Kristus yang sempurna! Ketika para pemimpin bidat menyangkal bahwa Yesus adalah Firman yang benar-benar dan sepenuhnya berinkarnasi menjadi manusia, gereja bersatu mengadakan Konsili Chalcedon (451 M) untuk menjunjung tinggi inkarnasi Kristus dan sifat ganda Kristus sebagai Allah dan manusia. Dalam menghadapi serangan Samuel J. Stone di tahun 1866 menulis pujian 《Satu-satunya dasar Gereja》. Dalam menghadapi gejolak di gereja Galatia, maka Paulus menuliskan surat yang pertama, Surat Galatia (menurut teori Galatia Selatan). Paulus mengatakan dengan keras: sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia (Gal. 1:8).

Menghadapi masalah dan perpecahan di gereja Korintus, Paulus mengingatkan mereka: Yesus Kristus adalah satu-satunya dasar gereja! Hanya gereja yang meninggikan Kristus adalah gereja dengan Injil yang sejati, dan satu-satunya Gereja yang dapat menyatukan orang untuk memasyhurkan Injil! Hanya memiliki Kristus, baru bisa ada kesatuan. Samuel J. Stone menulis dengan baik: walau Gereja dipanggil dari berbagai bangsa-bangsa, tetapi orang percaya menjadi satu tubuh, sama-sama memiliki bukti keselamatan yang sama, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, bersama hormat satu nama kudus yang sama, menikmati satu-satunya makanan surgawi, sama-sama memiliki harapan tunggal yang sama, sama-sama mendapatkan kasih anugerah tidak terbatas. Mereka yang meremehkan Kristus, memutarbalikkan kebenaran Alkitab, dan menyangkal bahwa Kristus adalah Allah, satu-satunya jalan, kebenaran, dan hidup, harus sepenuhnya kita tolak! Gereja Tuhan harus ingat: Yesus Kristus adalah satu-satunya dasar gereja!

Renungkan:
Sepanjang zaman kekuatan gelap ingin mendistorsi dan menyelewengkan kebenaran tentang identitas Kristus! Hendaklah kita gereja mengingat dengan teguh bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya dasar gereja, kita perlu sungguh-sungguh mengenal Kristus! Sudahkah Anda mempelajari ajaran Kristus secara mendalam? Jika Anda seorang gembala, apakah Anda sepenuhnya mengajarkan kebenaran tentang Kristus?
Perhatikan dan waspada ajaran sesat yang berbeda, terutama yang dekat dengan pemikiran Kristen. Bagaimana ajaran mereka tentang Kristus berbeda dari kita? Hendaklah kita ingat, menjunjung tinggi kebenaran Tritunggal, dua kodrat Kristus yakni sepenuhnya Allah dan juga sepenuhnya manusia, dan Kristus adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan adalah kebenaran inti dari Gereja! Apakah Anda benar-benar memahami kebenaran ini?


Renungan pemahaman Surat 1 Korintus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Yoel 2:1-17

「Sepenuh Hati Kembali kepada TUHAN」
Oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yoel 2:1-17 [ITB])
1 Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; 2 suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang. 3 Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. 4 Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari. 5 Seperti gemertaknya kereta-kereta, mereka melompat-lompat di atas puncak gunung-gunung; seperti geletiknya nyala api yang memakan habis jerami; seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang. 6 Terhadapnya bangsa-bangsa gemetar, segala muka bertambah menjadi pucat pasi. 7 Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan mereka masing-masing berjalan terus dengan tidak membelok dari jalannya; 8 mereka tidak berdesak-desakan, mereka berjalan terus masing-masing di jalannya; mereka menerobos pertahanan dengan tombak, mereka tidak membiarkan barisannya terputus. 9 Mereka menyerbu ke dalam kota, mereka berlari ke atas tembok, mereka memanjat ke dalam rumah-rumah, mereka masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri. 10 Di depannya bumi gemetar, langit bergoncang; matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya. 11 Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?

12 Tetapi sekarang juga, demikianlah firman TUHAN, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh. 13 Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. 14 Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu. 15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; 16 kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya; 17 baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?

wabah belalang gambaran segera datang 「hari TUHAN」, 「berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu …」

Pasal pertama dari Kitab Yoel terutama retrospektif melihat ke belakang atau masa lampau, bahwa bencana yang baru saja lewat memanggil orang-orang untuk kembali ke hadapan TUHAN (Yahweh), dengan menangis dan berkabung mencari rahmat anugerah Tuhan. Dalam pasal 2 ayat 1-11, nabi Yoel sekali lagi menggunakan wabah belalang gambaran hari TUHAN yang segera datang. Jika hanya sebatas melihat dari ekspresi perikop ini saja, sulit untuk menentukan apakah bencana belalang yang dijelaskan di sini adalah metafora atas pasukan penjajah. Di satu sisi, kita tidak dapat berpendapat bahwa ini bukan belalang karena yang dijelaskan di sini lebih merusak daripada belalang yang sebenarnya. Di sisi lain, kita tidak dapat karena ekspresi dalam ayat 5 seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperanglalu kita pikir ini pasti bukan tentara (kata seperti). Karena dalam Kitab Ulangan, dalam pernyataan tentang penghakiman yang akan dihadapi Israel jika mereka melanggar perjanjian dengan TUHAN (Yahweh) mengaitkan belalang dan musuh asing secara bersama, dan di sini juga secara bersamaan menyebutkan belalang dan musuh asing.

Namun bagaimanapun kita menjelaskan bencana yang digambarkan dalam paragraf ini, pesan dasarnya tetap sama. Nabi Yoel menggunakan cara retrospektif terhadap sejarah sebagai dasar untuk memberitakan bahwa penghakiman segera akan datang. Penghakiman ini akan membawa kehancuran besar, bahkan melampaui apa yang orang bayangkan (ingat sebelumnya kita mengatakan tidak dapat berpendapat bahwa ini bukan belalang karena yang dijelaskan di sini lebih merusak daripada belalang yang sebenarnya). Nabi Yoel menggambarkan ini sebagai sesuatu yang tidak pernah terjadi seperti yang demikian sejak zaman kuno, dan yang tidak pernah sampai semua generasi. Dengan keadaan penghakiman yang seperti itu, orang-orang hanya bisa gemetar dan bertambah menjadi pucat pasi, karena betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya? (ayat 11)

Ayat 12-13 adalah kunci perikop ini. Nabi Yoel dengan nada serius, menunjukkan tanggapan yang sepatutnya dari orang. Dalam teks bahasa aslinya (ITB juga sesuai), setelah frasa Tetapi sekarang juga, segera diikuti dengan demikianlah firman TUHAN (Yahweh) menyatakan bahwa ini adalah penglihatan / pewahyuan yang penuh otoritas Allah, merupakan tuntutan-Nya kepada manusia. Dalam dua ayat ini, berulang kali dinyatakan bahwa orang-orang harus berbalik kepada TUHAN (Yahweh) dan kembali kepada-Nya dengan sepenuh hati. Bukan sekadar memanifestasikan pertobatan dari melalui ekspresi jubah luar berpuasa, menangis, meratap, dan merobek pakaian, tetapi dengan hati yang remuk kembali kepada Tuhan. Bagian kedua dari ayat 13 merupakan kutipan dari Keluaran 34:6-7, berdasarkan pernyataan wahyu dari TUHAN (Yahweh) tentang diri-Nya di sana, sehingga mereka dapat mengenal dan beriman bahwa TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah serta teguh kasih-Nya dan setia-Nya, yang mau mengubah untuk mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa sehingga tidak menurunkan bencana. Karena iman yang merasakan kepastian dan mengakui seperti itu, orang yang merupakan milik Allah bahkan dalam kesulitan yang ekstrem dapat datang kepada Allah dengan penuh harapan, memohon rahmat anugerah-Nya, meminta Ia mengingat dan merawat umat-Nya. (Sambungkan dengan renungan kemarin: bahwa di dalam kesulitan kita makin mengenal Allah)

Renungkan:
Apakah kita merasakan kepastian dan mengakui bahwa Tuhan adalah Allah kita, dan dengan kepastian kokoh percaya bahwa Dia adalah Tuhan yang berbelaskasihan dan rahmat anugerah? Dalam situasi sulit, kita harus kembali kepada hadirat Tuhan, memegang erat janji-Nya, memohon keselamatan dari Tuhan bagi kita, bagi bangsa kita, dan bagi seluruh umat manusia.


Renungan pemahaman Kitab Yoel

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Zefanya, Yoel, Mikha, Nahum ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Juli 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

Roma 10:9-13

「Pasti Diselamatkan, Orang yang Sungguh Hati Percaya Tuhan Yesus」

Ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) Alliance Bible Seminary H.K.

(Rom. 10:9-13 [ITB])
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
11 Karena Kitab Suci berkata: 「Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.」
12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Terjemahan literal Rom. 10:9 adalah 「Sebab jika kamu melalui mulutmu mengaku 『Yesus adalah Tuhan』, dan dalam hatimu percaya bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, kamu akan diselamatkan.」 Akar kata dari 「mengaku」 (homologeo) dalam bahasa Yunani memiliki arti 「mengatakan perkataan yang seragam」 (pengakuan bersama, bandingkan ayat 12 「… Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang…」), dapat diterjemahkan sebagai 「mengakui percaya.」 Yesus berkata 「setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.」 (Matius 10:32) Di Rom. 10:10 Paulus menambahkan: hanya 「percaya dalam hatimu, mengakui di mulut」, maka dapat diselamatkan, yakni mendapatkan pembenaran. Paulus juga mengutip Yes. 28:16 (Maz. 25:3) dan Yoel 2:32 untuk mengajar kita: hanya 「percaya」 Tuhan, hanya 「memohon」 Tuhan, maka dapat diselamatkan.

Orang Kristen harus mengakui percaya inti dari iman Kristen, yakni 「Yesus adalah Tuhan」 (Jesus is Lord) (kurios iesous). Pengakuan iman ini hanya memiliki dua kata bahasa Yunani, 「Tuhan」 dan 「Yesus.」 Ini adalah pengakuan iman Kristen yang paling masa mula-mula, terpendek dan paling populer. Dalam 1 Kor. 12:3, Paulus berkata 「tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: 『Yesus adalah Tuhan』, selain oleh Roh Kudus.」 Ada pengakuan yang serupa di Fil. 2:11 「segala lidah mengaku: 『Yesus Kristus adalah Tuhan,』 bagi kemuliaan Allah, Bapa!」Diselamatkan sungguh tidak sulit, hanya perlu percaya dan membuat pengakuan di depan umum kata yang dalam bahasa Yunani hanya dua kata ini. Dalam bahasa Indonesia, hanya percaya 「Yesus adalah Tuhan.」 Kata 「Yehova (TUHAN)」 yang berasal dari bahasa Ibrani di dalam Perjanjian Lama bahasa Yunani diterjemahkan sebagai 「Tuhan」 (Kurios). Pengakuan iman 「Yesus adalah Tuhan」 menyiratkan bahwa kita percaya bahwa Yesus adalah Juruselamat dan Anak tunggal Allah!

Paulus dalam Surat Roma lima kali menggunakan cara ekspresi orang Yahudi, kemudian cara ekspresi orang Yunani, dalam Rom. 10:12 adalah yang terakhir (lihat juga Rom. 1:16; 2:9-10; 3:9; 10:12). Paulus menekankan bahwa orang Yahudi dan orang Yunani (yang mewakili semua orang yang bukan Yahudi) memiliki Tuhan 「satu yang sama」, dan 「Tuhan」 hendak bermurah hati memberikan anugerah kepada semua orang yang berseru dalam nama-Nya. John Stott berkata: 「Paulus di antara ajaran Musa dan Injil para rasul mirip, dapat terlihat kesamaan yang sangat dekat yakni mudah didapatkan.」 「Kristus dan Injil adalah sangat intim, nyaman dan mudah untuk didapatkan.」 「Tersedia untuk semua orang.」 「Tidak perlu bagi kita untuk naik ke gunung tinggi, turun ke laut dalam, untuk mencari Kristus; karena Dia sudah datang, mati, dan bangkit, dan kita bisa kapan saja datang ke hadapan-Nya.」

Injil dari Yesus membuat orang dapat mudah mendekat dan mendapatkan. Yesus telah menyelesaikan bagi kita bagian tersulit dari keselamatan! Ia oleh diri sendiri Sang Firman berinkarnasi menjadi daging, dan di kayu salib menggenapkan harga yang paling sulit dari penebusan! Yesus hidup dalam ketaatan pada Bapa-Nya, Dia melakukan semua kebenaran-Nya dalam hidupnya, dan tanpa dosa, mati bagi kita dan dibangkitkan! Semua yang harus kita lakukan adalah 「mengakui di mulut dan percaya di hati.」 Orang Yahudi melepaskan yang mudah, mencari yang 「mustahil」, untuk mengadakan 「kebenaran mereka sendiri」, mengambil jalan mati 「hanya ada penghakiman, tidak bisa mendapatkan keselamatan.」

Gereja mula-mula senang menggunakan gambar berbentuk 「ikan」 untuk mewakili inti iman Kristen. Kata Yunani 「ikan」 (ἰχθύς) terdiri dari lima huruf Yunani, yang digunakan oleh Gereja mula-mula untuk mewakili inti keyakinan Kristen: 「Yesus Kristus adalah Anak Allah, adalah Juruselamat.」 (Jesus Christ, God’s Son, Saviour) Kiranya manusia di dunia menyebutkan 「Yesus adalah Tuhan」!

Renungkan: 「mulut mengakui, di dalam hati percaya」 mewakili percaya yang sungguh-sungguh, juga mewakili menginginkan terus percaya seumur hidup. Beriman yang sungguh adalah iman yang konsisten di dalam dan di luar, dan itu haruslah percaya yang seumur hidup!
Iman yang sejati kepada Tuhan adalah percaya sampai akhir! Tanggung jawab kita adalah 「percaya sampai akhir!」 Tuhan memberi kita janji bahwa Ia akan 「menyelamatkan sampai akhir」 dan Ia akan 「tetap melindungi kita pada akhirnya!」
Perlu untuk mengingat peringatan dari Tuhan Yesus: 「barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga」 (Mat. 10:33) Dan penghiburan dari Tuhan Yesus:「Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku」(Yoh. 10:28)


Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Roma 9-12 ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) yang dipublikasi pada bulan Juni 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).