「Puasa yang Menjalankan Kebenaran Keadilan」
Oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yesaya 58:10-12 [ITB])
10 apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. 11 TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. 12 Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan 「yang memperbaiki tembok yang tembus」, 「yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni」.
Ketika umat Israel bersedia melakukan keadilan kebenaran, menunjukkan belas kasihan kepada orang yang lapar, dan memberikan makanan mengenyangkan kepada yang membutuhkan, maka mereka akan menjadi terang dalam kegelapan dan kegelapan akan menjadi seperti siang hari (ayat 10). 「Terangmu akan terbit dalam gelap」 adalah metafora, realitas kegelapan itu nyata pada penindasan terhadap orang-orang yang kurang beruntung dalam masyarakat, situasinya sama seperti orang-orang yang ditindas oleh penguasa dan para pembesar di zaman Nehemia, mereka menjual ladang dan warisan mereka, juga menjual dirinya sendiri sebagai pekerja upahan dan budak (Neh. 5:1-5), itu adalah masyarakat yang gelap, penuh kekerasan dan ketidakadilan. Oleh karena itu, Yesaya ketiga pada masanya menyatakan perkataan ilahi, berseru memanggil umat Allah agar bangkit dan bersinar dalam kegelapan, hendaknya mengambil inisiatif untuk menyelamatkan kelompok yang tertindas, kehidupan mereka hendaknya bercahaya. Cahaya seharusnya tidak mementingkan keberadaan dirinya dalam terang, cahaya harus menempatkan diri dalam kegelapan, iman yang melihat misi dari cahaya bukanlah iman yang bersembunyi dalam menara gading, tetapi penuh kerendahan hati dan komitmen memenuhi panggilan atas dirinya, yang bekerja keras bersinar mewakili TUHAN di zaman yang gelap. Di sini, kita melihat bahwa orang-orang yang menjalankan kebenaran keadilan memiliki kemuliaan TUHAN (ayat 8), kemudian ayat 10 menunjukkan bahwa cahaya ini juga menjadi terang mereka, sumber cahaya bukanlah orang benar, tetapi berasal dari Allah.
Ayat 10 menjelaskan tentang memancarkan cahaya (bersinar), dan ayat 11 menjelaskan tentang pimpinan. Orang-orang yang menjalankan kebenaran keadilan akan mengalami dituntun bimbingan Tuhan, sehingga hati mereka terpuaskan, hati yang dipuaskan ini bukanlah jenis yang mencari keuntungan bagi diri sendiri, tetapi dipuaskan karena melihat orang lain dikenyangkan dan dipuaskan. Kepuasan ini adalah kepuasan atas keadilan kebenaran Allah, bukan kepuasan atas kekayaan dan kedudukan di bumi. Ayat 11 juga menunjukkan bahwa orang-orang yang menjalankan kebenaran keadilan adalah seperti taman yang diairi dengan baik, yang mengingatkan kita pada nyanyian kebun anggur yang dijelaskan dalam Yesaya 27, dan ayat 12 berbicara tentang 「membangun reruntuhan」 juga mengingatkan kita akan Yesaya 6:11-13 menggambarkan reruntuhan, ayat 12 ini juga menjelaskan tentang meletakkan dasar, yang mungkin adalah dasar Bait Suci (Ezra 3 「… namun dasar bait suci TUHAN belum juga diletakkan … Pada waktu dasar bait suci TUHAN diletakkan …」), dan ayat 12 juga berbicara tentang tembok yang tembus dapat diyakini adalah keadaan tembok kota di zaman Nehemia. Ternyata dasar fondasi Bait Suci bukan hanya fondasi fisik, tetapi terlebih utama adalah realisasi dan praktik keadilan kebenaran. Bait Suci adalah tempat mempersembahkan korban, juga tempat berpuasa, tetapi fondasi dari kegiatan keagamaan yang lahiriah ini adalah merealisasikan dan mempraktikkan keadilan kebenaran hukum Taurat yakni ketika para penyembah rela menghidupi puasa yang sejati, sehingga orang yang membutuhkan yang ada di sekitar mendapatkan pemeliharaan. Maka kelompok Bait Suci semacam itu dapat bersinar di zaman kegelapan dan bercahaya dalam tempat yang gelap.
Renungkan:
Bagaimana seharusnya kita bersinar dalam kegelapan, tetapi pada saat yang sama mengingatkan diri kita untuk tidak dikalahkan oleh kejahatan, dan jangan menjadikan nilai kegelapan menjadi nilai kita sendiri? Posisi apa yang ditempati misi yang terang dalam hidup Anda? Kita kadang-kadang tidak bersinar dalam kegelapan demi kenyamanan dan keuntungan yang ada di depan kita, juga mengabaikan kebutuhan tetangga kita, bagaimana kita bisa hidup lebih memiliki hati kasih dan menghidupi keadilan dan kebenaran sejati yang ditentukan oleh hukum Taurat?
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Renungan pemahaman Kitab Yesaya (1-55)
Renungan pemahaman Kitab Yesaya 56-66
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yesaya 56-66 ditulis oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.
