Tag Archives: Silsilah

Kejadian 10:1-32

「Keturunan Sem, Ham dan Yafet」

Oleh Dr. S.W. Patrick Tsang
Alliance Bible Seminary H.K.

(Kej. 10:1-32 [ITB])
1 Inilah keturunan Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh. Setelah air bah itu lahirlah anak-anak lelaki bagi mereka.
2 Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras. 3 Keturunan Gomer ialah Askenas, Rifat dan Togarma. 4 Keturunan Yawan ialah Elisa, Tarsis, orang Kitim dan orang Dodanim. 5 Dari mereka inilah berpencar bangsa-bangsa daerah pesisir. Itulah keturunan Yafet, masing-masing di tanahnya, dengan bahasanya sendiri, menurut kaum dan bangsa mereka.
6 Keturunan Ham ialah Kush, Misraim, Put dan Kanaan. 7 Keturunan Kush ialah Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtekha; anak-anak Raema ialah Syeba dan Dedan.
8 Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi; 9 ia seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN, sebab itu dikatakan orang: Seperti Nimrod, seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN. 10 Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear. 11 Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah 12 dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu. 13 Misraim memperanakkan orang Ludim, orang Anamim, orang Lehabim, orang Naftuhim, 14 orang Patrusim, orang Kasluhim dan orang Kaftorim; dari mereka inilah berasal orang Filistin.
15 Kanaan memperanakkan Sidon, anak sulungnya, dan Het, 16 serta orang Yebusi, orang Amori dan orang Girgasi; 17 orang Hewi, orang Arki, orang Sini, 18 orang Arwadi, orang Semari dan orang Hamati; kemudian berseraklah kaum-kaum orang Kanaan itu. 19 Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa. 20 Itulah keturunan Ham menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
21 Lahirlah juga anak-anak bagi Sem, bapa semua anak Eber serta abang Yafet. 22 Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram. 23 Keturunan Aram ialah Us, Hul, Geter dan Mas. 24 Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber. 25 Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang seorang ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan. 26 Yoktan memperanakkan Almodad, Selef, Hazar-Mawet dan Yerah, 27 Hadoram, Uzal dan Dikla, 28 Obal, Abimael dan Syeba, 29 Ofir, Hawila dan Yobab; itulah semuanya keturunan Yoktan. 30 Daerah kediaman mereka terbentang dari Mesa ke arah Sefar, yaitu pegunungan di sebelah timur. 31 Itulah keturunan Sem, menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka. 32 Itulah segala kaum anak-anak Nuh menurut keturunan mereka, menurut bangsa mereka. Dan dari mereka itulah berpencar bangsa-bangsa di bumi setelah air bah itu.

Perikop yang kita baca hari ini, Kejadian 10:1-32, adalah daftar nama bangsa-bangsa yang ditulis dalam bentuk silsilah. Pertama-tama kita harus memahami bahwa kitab Kejadian pada awalnya ditulis untuk orang-orang Yahudi, jadi ditulis dari sudut pandang lingkungan geografis, situasi politik, dan hubungan etnis mereka pada saat itu. Kejadian pasal 10 selain menuliskan daftar nama-nama bangsa-bangsa, itu juga merupakan peta Timur Tengah saat itu. Penulis menggunakan daftar bangsa-bangsa untuk menunjukkan bahwa kelompok etnis yang dikenal oleh orang Ibrani pada waktu itu semuanya berasal dari ketiga putra Nuh, sehingga semua bangsa dan kelompok etnis berasal dari satu nenek moyang yang sama, dan mereka pada awalnya adalah satu keluarga.

Kejadian pasal 10 sama seperti pasal 5 adalah pasal transisi, membantu pembaca untuk berpindah dari satu topik ke topik lainnya. Pasal 5 adalah perpindahan dari Taman Eden ke penghakiman air bah, dan pasal 10 adalah peristiwa perpindahan dari air bah ke Menara Babel. Pasal transisi juga berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan sejarah prasejarah (yaitu, sejarah tanpa catatan tertulis) —yaitu, sejarah manusia sebelum penciptaan dan air bah — dengan sejarah Abraham dan keturunannya.

Kejadian pasal 5 adalah silsilah Adam. Adam adalah nenek moyang umat manusia di seluruh dunia. Dalam pasal 10 dipersempit menjadi hanya keturunan dari ketiga putra Nuh. Pasal berikutnya, pasal 11, bahkan lebih sempit lagi, mulai dari ayat kesepuluh hanya keturunan Sem, dan di akhir pasal hanya keluarga Terah (ayat 27), ayah Abraham. Berikutnya Kejadian pasal 12 hingga 50 hanya mencatat kisah Abraham, salah satu putra Terah, dan keturunannya.

Kejadian 10:1 Inilah keturunan Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh. Setelah air bah itu lahirlah anak-anak lelaki bagi mereka, mencatat keturunan ketiga putra Nuh. Kejadian 10:2-5 mencatat tentang keturunan Yafet dan wilayah distribusinya. Keturunan Yafet adalah kelompok etnis yang tinggal di utara dan barat Israel, termasuk leluhur orang Indo-Eropa saat ini di Yunani, Siprus, Turki, dan sebagainya. Dalam silsilah ini, keturunan Yafet hanya tercatat sampai generasi kedua.

Kejadian 10:6-20, mencatat keturunan Ham dan distribusi geografis mereka. Singkat kata, keturunan Ham termasuk musuh utama bangsa Israel, yaitu Asyur, Babilonia, Mesir, Kanaan, dll. Ham juga bisa dikatakan sebagai nenek moyang orang Afrika. Keturunan Han hanya tercatat sampai generasi ketiga.

Keturunan Ham dibagi menjadi empat klan besar (Kush, Misraim, Put dan Kanaan), dan penulis hanya menjelaskan keturunan Kush, Misraim, dan Kanaan. Penulis Kitab Kejadian secara khusus menyebut cucu Ham, Nimrod, dia memiliki keunggulan sebagai raja pada saat itu, dia adalah seorang berkuasa, seorang pemburu, dan raja yang membangun kota besar, tetapi dia adalah musuh Allah, kisah Menara Babel dalam Kejadian pasal 11.

Kejadian 10:21-31 adalah tentang keturunan Sem dan daerah penyebarannya, sedangkan keturunan Sem dicatat sampai generasi kelima; oleh karena itu, kita dapat mengatakan bahwa tujuan dari Kejadian pasal 10 adalah untuk memperkenalkan silsilah keluarga Sem.

Renungkan:
• Daftar suku dalam kitab Kejadian pernah disalahgunakan orang sebagai alat untuk mendiskriminasi kelompok suku tertentu, misalnya orang kulit hitam adalah keturunan dari anak terkutuk Kanaan dari Ham, jadi mereka ditetapkan oleh Allah untuk menjadi budak! Ini adalah metode memahami kitab suci yang sepenuhnya salah, dan tidak lagi populer saat ini, tetapi gagasan untuk membagi orang ke dalam kategori seperti ini masih ada di benak banyak orang.

• Diskriminasi rasial itu salah, kita harus belajar menghormati orang dari suku dan ras yang berbeda, terutama mereka yang tinggal di antara kita, karena kita semua memiliki leluhur dan pencipta yang sama.


Renungan pemahaman Kitab Kejadian

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 1-11 ditulis oleh Dr. S.W. Patrick Tsang (曾錫華) dipublikasi pada bulan Maret 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Kejadian 5:1-32

「Keturunan Adam」

Oleh Dr. S.W. Patrick Tsang
Alliance Bible Seminary H.K.

(Kej. 5:1-32 [ITB])
1 Inilah daftar keturunan Adam. Pada waktu manusia itu diciptakan oleh Allah, dibuat-Nyalah dia menurut rupa Allah; 2 laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Ia memberkati mereka dan memberikan nama Manusia kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan.
3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu memberi nama Set kepadanya. 4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 5 Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.
6 Setelah Set hidup seratus lima tahun, ia memperanakkan Enos. 7 Dan Set masih hidup delapan ratus tujuh tahun, setelah ia memperanakkan Enos, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 8 Jadi Set mencapai umur sembilan ratus dua belas tahun, lalu ia mati. 9 Setelah Enos hidup sembilan puluh tahun, ia memperanakkan Kenan. 10 Dan Enos masih hidup delapan ratus lima belas tahun, setelah ia memperanakkan Kenan, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 11 Jadi Enos mencapai umur sembilan ratus lima tahun, lalu ia mati. 12 Setelah Kenan hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Mahalaleel. 13 Dan Kenan masih hidup delapan ratus empat puluh tahun, setelah ia memperanakkan Mahalaleel, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 14 Jadi Kenan mencapai umur sembilan ratus sepuluh tahun, lalu ia mati. 15 Setelah Mahalaleel hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan Yared. 16 Dan Mahalaleel masih hidup delapan ratus tiga puluh tahun, setelah ia memperanakkan Yared, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 17 Jadi Mahalaleel mencapai umur delapan ratus sembilan puluh lima tahun, lalu ia mati. 18 Setelah Yared hidup seratus enam puluh dua tahun, ia memperanakkan Henokh. 19 Dan Yared masih hidup delapan ratus tahun, setelah ia memperanakkan Henokh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 20 Jadi Yared mencapai umur sembilan ratus enam puluh dua tahun, lalu ia mati.
21 Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan Metusalah.
22 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 23 Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun. 24 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.
25 Setelah Metusalah hidup seratus delapan puluh tujuh tahun, ia memperanakkan Lamekh. 26 Dan Metusalah masih hidup tujuh ratus delapan puluh dua tahun, setelah ia memperanakkan Lamekh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 27 Jadi Metusalah mencapai umur sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu ia mati.
28 Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki, 29 dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN. 30 Dan Lamekh masih hidup lima ratus sembilan puluh lima tahun, setelah ia memperanakkan Nuh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 31 Jadi Lamekh mencapai umur tujuh ratus tujuh puluh tujuh tahun, lalu ia mati. 32 Setelah Nuh berumur lima ratus tahun, ia memperanakkan Sem, Ham dan Yafet.

Seluruh Kejadian pasal 5, ayat 1-32 adalah silsilah Adam, termasuk nama sepuluh orang, dari Adam sampai Nuh;

Silsilah keluarga ini juga tercatat dalam silsilah keluarga orang Israel dalam 1 Tawarikh pasal 1-4, tetapi silsilah keluarga Kain dan keturunannya tidak tercatat, jadi inilah silsilah keturunan saleh Adam.

Silsilah adalah jenis sastra yang sangat tua, itu adalah sebuah daftar yang mencatat orang-orang penting dalam keluarga, dan juga mengecualikan orang-orang yang mempermalukan keluarga atau yang tidak layak. Bagi mereka yang telah berkontribusi dan dapat menjadi teladan, akan dibicarakan lebih banyak. Ini adalah teknik sastra dari silsilah, tetapi sangat berguna untuk menyampaikan informasi. Silsilah menunjukkan asal-usul setiap orang dan hubungan antara dia dan kaumnya, jadi silsilah adalah dokumen yang sangat penting.

Suatu nama dapat dicatat dalam silsilah merupakan suatu kehormatan, diterima dan mendapatkan pengakuan. Sebaliknya, jika nama itu dihapus dari silsilah, itu adalah hukuman dan penyangkalan terbesar. Kain dan keturunannya tidak akan dicatat dalam silsilah Adam karena mereka bukan keturunan yang saleh dari Adam.

Kejadian pasal 5 menggunakan metode vertikal / linier untuk menulis silsilah, yaitu pencatatan generasi per generasi, hanya satu orang yang dipilih sebagai perwakilan dari setiap generasi. Berikut adalah silsilah keturunan Adam yang dipilih. Di dalam silsilah ini juga tercatat dua orang dalam daftar orang beriman di Surat Ibrani 11 dalam Perjanjian Baru, yaitu Henokh (5:21-24) dan Nuh (5:32)

Kejadian 5:22 mengatakan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi …, ayat 24 sekali lagi mengatakan Henokh hidup bergaul dengan Allah, menunjukkan bahwa Henokh adalah orang besar beriman yang sangat luar biasa dalam keluarga yang saleh dari Set. Hidup bergaul dengan Allah berarti dia satu hati dengan Allah, bersekutu dan dekat dengan Allah (Amos 3:3). Alkitab bahkan mengatakan: … Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah (Kejadian 5:24); Ibrani 11:5-6 lebih jelas menyatakan Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian … tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Iman adalah tanda orang besar secara spiritual. 2 Korintus 5:7 mengatakan sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat. Ibrani 11:7 memberitahu kita bahwa Karena iman, maka Nuh dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. Nuh memberi kita contoh hidup bergaul dengan Allah (berjalan bersama Allah) dengan iman, ia tidak mengandalkan kepandaian diri, tetapi hanya dengan iman percaya kepada Allah. Ketika Allah mengatakan kepadanya apa yang harus dia lakukan, dia percaya dan taat melaksanakan.

Renungkan:
• Apakah nama Anda tercantum dalam silsilah keluarga saleh Allah?
• Umur panjang bukanlah berkat terbesar, itu adalah bisa hidup bergaul dengan Allah (berjalan bersama Allah) dan dijemput oleh-Nya! Apakah Anda ingin memiliki hubungan yang dekat dengan Allah sepanjang hidup Anda?


Renungan pemahaman Kitab Kejadian

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 1-11 ditulis oleh Dr. S.W. Patrick Tsang (曾錫華) dipublikasi pada bulan Maret 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Lukas 3:23-38

「Silsilah Bersifat Yunani Berdampingan Sifat Yahudi」

Renungan ini merupakan terjemahan 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Lukas 1-6 ditulis oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā) yang dipublikasi pada bulan April 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

(Luk. 3:23-38 [ITB])
23Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,
24anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,
25anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,
26anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,
27anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,
28anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,
29anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,
30anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,
31anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,
32anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,
33anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,
34anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,
35anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,
36anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,
37anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,
38anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.

Silsilah dalam Injil Lukas memiliki perbedaan sifat khusus yang tertentu dengan silsilah dalam Injil Matius. Di antara perbedaan itu, silsilah Injil Lukas mulai dari Yesus, selanjutnya menyatakan siapa ayah Yesus, siapa merupakan kakek, silsilah dalam Injil Lukas ini di bagian akhir menyatakan Adam sebagai anak laki-laki Allah. Tetapi silsilah dalam Injil Matius adalah kebalikannya, Matius mulai dengan Abraham, selanjutnya menuliskan keturunan Abraham, dan dengan Yesus merupakan anak laki-laki Yusuf sebagai akhiran.

Catatan silsilah Injil Lukas memakai cetak biru kebiasaan pola penulisan biografi Yunani. Biografi tradisi Yunani banyak memakai tokoh pahlawan sebagai pembukaan, dan menghitung mundur bibit keluarga sang tokoh pahlawan, untuk menyatakan tokoh pahlawan ini sungguh memiliki latar belakang, dan merupakan tumpuan harapan khayalak ramai. Silsilah dalam Injil Lukas mengikuti pola ini untuk menyatakan identitas Yesus, maka benar-benar sesuai untuk orang-orang berbudaya Yunani zaman tersebut.

Tetapi yang berbeda dengan silsilah biografi tradisi Yunani, silsilah dalam Injil Lukas dimulai dari Yesus, justru menelusuri awal muasalnya sampai ke Adam (anak laki-laki Allah) — berawalnya umat manusia.

Cara Lukas ini benar-benar memberikan respon atas sebuah latar, yakni saat Yesus dibaptis, langit terbuka, Roh Kudus mengatakan identitas penting Yesus bahwa Ia adalah Anak Kekasih Bapa. Dalam silsilah Injil Lukas, telah sangat banyak diulang-ulang 「siapa merupakan anak siapa.」 Teknik penulisan ini makin bertambah membuktikan bahwa 「anak laki-laki」 merupakan inti yang hendak dinyatakan dalam silsilah Injil Lukas. Silsilah dalam Injil Lukas juga memiliki perbedaan dengan biografi tradisi Yunani, biografi Yunani hendak menelusuri pokok muasal sang pahlawan — ingin agar diketahui orang bahwa betapa mulia dan megahnya nenek moyang diri sendiri; tetapi dalam silsilah Injil Lukas, keluarga besar Yesus tidak begitu banyak tokoh yang bersinar, setidaknya ayah Yesus adalah seorang tukang kayu yang tidak terkenal, leluhur Yesus hendak dihitung sampai Daud, Abraham barulah merupakan leluhur yang lebih megah. Oleh karena itu inti dari silsilah Injil Lukas adalah hendak diletakkan pada identitas 「Yesus merupakan Anak Allah」, ini adalah kesimpulan Injil Lukas menelusuri asal muasal Yesus, dengan kemuliaan 「sebagai Anak Allah」 barulah merupakan nilai yang sungguh benar dipandang orang Yahudi.

Selain itu, dalam Injil Lukas terdapat pembicaraan tentang Yesus berusia 30 tahun. Perihal 「usia 30 tahun」 selain hendak menyatakan kira-kira usia Yesus, juga merupakan sebuah petunjuk penting terkait pemahaman orang Yahudi terhadap usia 30 tahun. Dalam sejarah tradisi Yahudi, usia 30 tahun merupakan usia raja Daud naik takhta, juga mewakili usia seorang laki-laki telah menjadi dewasa, usia seorang laki-laki dapat melakukan pekerjaan bagi Allah, maka dengan melihat tradisi dan latar belakang orang Yahudi menolong kita memahami silsilah dalam Injil Lukas. Yesus selain sebagai anak laki-laki Yusuf, terlebih lagi adalah Anak Allah, adalah yang dikasihi Allah, yang berkenan kepada-Nya; dan Yesus dalam usia 30 tahun mulai menanggung misi yang Ia harus pikul, mempersembahkan diri sendiri bagi kerajaan Allah, melakukan pekerjaan dari Dia yang mengutus diri-Nya.

Renungkan: Injil Lukas memakai format silsilah tradisi Yunani adalah untuk menyatakan identitas Yesus, adalah ingin pembaca Yunani pada zaman itu dapat makin memahami sifat khusus identitas Yesus. Pada kenyataannya, Injil Lukas pada saat yang sama juga telah memakai teknik penulisan orang Yahudi, menonjolkan identitas-Nya adalah Anak Allah adalah hal yang dipandang penting oleh orang Yahudi. Cara Injil Lukas ini telah mengingatkan kita bagaimana cara mengabarkan Injil, kita hendaknya mengerti bagaimana mengabarkan Injil memakai bentuk yang dipahami orang lain, tanpa kehilangan inti berita dan isi tentang Injil Yesus yang berharga. Mohon Bapa di Sorga menganugerahkan kepada kita Roh-Nya yang telah menggerakkan hati Lukas, agar kita dapat makin mengerti bagaimana menyatakan Injil sesuai waktu dan tempat dalam zaman dan keadaan yang berbeda.

Rut 4:18-22

Warisan spiritual

(Rut 4:18-22 [ITB])
17b … mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.
18 Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron, 19 Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, 20 Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, 21 Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed, 22 Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.

Suatu kali selama perjalanan pengajaran jangka pendek ke sebuah kota di Amerika Selatan, saya mengunjungi sebuah keluarga, saudara itu menunjukkan kepada saya silsilah yang tebal, dan dia dengan antusias menunjukkan asal usul nenek moyang, bahkan ditelusuri kembali ke Tiongkok kuno. Jika tidak ada penjelasan rinci dari dia, saya tidak akan tertarik dengan begitu banyak nama yang tidak diketahui, paling-paling menggaruk-garuk kepala. Bagian akhir kitab Rut (ayat 18-22) diakhiri dengan silsilah, yang sedikit berbeda dengan silsilah kitab-kitab lain, yang kebanyakan diletakkan di awal kitab.

Sebenarnya, ada dua silsilah dalam kitab Rut, satu adalah silsilah yang lebih pendek (ayat 17b), dan yang lainnya lebih panjang (ayat 18-22) di akhir kitab, dan keduanya berakhir di Daud, yang bisa jadi Ini semua tentang silsilah keluarga David. Kedua silsilah masing-masing memiliki tujuan mereka sendiri. Silsilah singkatnya bersifat lokal, dengan hanya tiga generasi, yaitu Obed, Isai, dan Daud (ayat 17b). Silsilah singkat ini mengikuti Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki! (ayat 17a), dan tampaknya hendak mengakhiri catatan tentang Naomi berusaha memelihara penerusan nama Elimelekh, dan Daud juga dapat dianggap sebagai keturunan Elimelekh. Silsilah yang lebih panjang bersifat nasional, mencakup sepuluh generasi dari Peres hingga Daud; dibandingan dengan silsilah dalam 1 Tawarikh 2 menunjukkan bahwa penulisnya melakukan selektif dan melewatkan beberapa leluhur, hanya diringkas menjadi sepuluh generasi penuh.

Tujuan akhir dari silsilah ini adalah untuk menjelaskan asal usul raja Daud dari Israel. Penulis memulai perhitungan dengan Peres terlebih dahulu, mungkin karena dia berasal dari suku Yehuda, dan dari Betlehem. Karena raja berasal dari suku Yehuda. Karakter dalam kitab Rut, Boas, berada di urutan ketujuh dalam silsilah keluarga, sedangkan Daud berada di urutan kesepuluh. Tujuh dan sepuluh adalah angka yang dianggap penting oleh orang Yahudi; pengaturan ini menunjukkan bahwa Boas menempati tempat penting dalam silsilah Daud, seorang tokoh kunci dalam kelanjutan garis kerajaan, dan tanpa pengorbanannya yang setia, menikahi wanita Moab yang bernama Rut menjadi istrinya, dan tidak ada raja Daud dari Israel.

Perlu juga dicatat bahwa, jika Anda merujuk pada silsilah Injil Matius (1:1-18), sampai pada Rut, muncul tiga wanita, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, … Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut. Dari sudut pandang dunia, latar belakang perempuan-perempuan ini semuanya rendah, tidak berdaya, bahkan dihina dan ditolak masyarakat. Tetapi mereka semua meninggalkan dewa-dewa yang disembah nenek moyang mereka karena iman mereka kepada TUHAN Yahweh dan menjadi nenek moyang raja Daud dari Israel, dan tercatat masuk dalam silsilah. Silsilah di akhir kitab Rut menelusuri sampai ke Daud, raja Israel, dan silsilah ini berlanjut sampai dalam Perjanjian Baru, menunjuk pada keturunan Daud, Yesus Kristus, Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuan.

Kehidupan diturunkan dari generasi ke generasi, dan begitu juga warisan spiritual, diturunkan dari generasi ke generasi. Ada statistik yang menelusuri sejarah dua keluarga dan menemukan bahwa leluhur di kedua keluarga memiliki pengaruh besar pada keturunan. Mereka yang melanggar hukum dan melakukan segala kejahatan memiliki efek negatif dan buruk pada keturunannya, sedangkan mereka yang mengikuti aturan dan menerima pendidikan moral yang baik memiliki efek positif dan baik pada keturunannya. Kita tidak bisa bebas memilih nenek moyang kita, tetapi kita dapat menghindari mengulangi kesalahan dan kerusakan korup yang sama; kita dapat dengan bebas memilih keyakinan kita sendiri, dan kita juga dapat mulai mewariskan warisan rohani kita dari diri kita sendiri, sehingga keturunan kita dapat diberkati oleh TUHAN Yahweh.

Renungkan: Memikirkan warisan spiritual, kita semua akan iri pada lima generasi Taylor Hudson, pendiri Asosiasi Daratan, atas kesetiaannya melayani Tuhan menjadi kesaksian. Apakah Anda bersedia melakukan yang terbaik untuk menjadikan hidup Anda sebagai contoh dan mewariskan warisan spiritual Anda dari generasi ke generasi?

Daftar Renungan pemahaman Kitab Rut

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建  Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Rut ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng)  yang dipublikasi pada bulan September 2017 merupakan hak cipta (copyrightAlliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).