Allah hanya mengizinkan kita untuk menghadapi ujian yang 「dapat dihadapi manusia」. Mengandalkan Tuhan, kita akan menang, akan ada jalan keluar, dan tidak ada jalan buntu!
Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.
(1 Kor. 10:13 [ITB])
13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
【Referensi ayat】
(Yesaya 30:20-21 [ITB]) Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit, namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi matamu akan terus melihat Dia, dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: 「Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,」 entah kamu menganan atau mengiri.
(2 Raj. 6:16-7 [ITB]) Jawabnya: 「Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.」 Lalu berdoalah Elisa: 「Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.」 Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.
(Ef. 1:18 [ITB]) Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus;
(Roma 8:28 [ITB]) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
(2 Kor. 1:8-10 [ITB]) Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati. Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi
Pencobaan dan ujian yang Allah izinkan untuk kita alami adalah 「tidak melebihi kekuatan manusia」, adalah yang dapat dihadapi manusia, yang tidak melampaui apa yang dapat kita tangani, 「Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kita dapat menanggungnya」. 1 Korintus 10:13 adalah kalimat emas berharga, telah membuat banyak orang saat mengalami pencobaan besar mendapatkan penghiburan dan kekuatan yang luar biasa walau situasi yang terlihat sepertinya tidak dapat diatasi. Pencobaan dan ujian yang Allah izinkan adalah pada 「tingkat manusia」 (anthropinos; human), ujian yang dapat ditanggung orang dengan mengandalkan Tuhan pasti akan menang, dan akan ada jalan keluar dari ujian itu.
Kalimat emas ini memberi kita tiga pengingat penting:
1. Ketika Allah mengizinkan kita mengalami segala macam cobaan yang kejam, Dia tidak ingin kita gagal, Dia juga tidak ingin kita mengalami jalan buntu yang tidak dapat diatasi. Hati dan kehendak Allah itu baik, bukan untuk menyakiti kita, Dia akan berikan jalan keluar, pertolongan dan penyertaan berjalan bersama kita. Allah pasti sudah persiapkan!
2. Ketika menghadapi berbagai ujian yang sulit, kita harus tegas tidak mengambil jalan 「mengeluh, menggerutu bersungut-sungut, dan menjauh dari Allah」. Kita harus bertekad bersandar kepada Allah, dan Allah akan membuka mata hati kita dan memberi tahu kita mana yang jalan yang benar, agar kita berjalan di dalamnya, akan ada kedamaian yang melampaui segala akal.
3. Di masa-masa sulit, rasa putus asa itu nyata dan dahsyat; tetapi bahkan dalam cobaan yang paling mengerikan sekalipun, jangan ragukan cinta kasih Allah yang besar kepada kita, tetapi yakinlah dengan teguh 「Betapa Allah mencintai kita, betapa Dia super sangat mencintai kita」, akan berjalan bersama kita, dan akan ada jalan keluar. Kematian dan penghinaan kematian bukanlah jalan buntu yang sesungguhnya! Mereka yang percaya teguh kepada Tuhan akan memiliki kebangkitan setelah kematian dan hidup yang kekal. Orang Kristen memiliki harapan, kedamaian, dan jalan keluar yang tidak dapat dirampas!
Dalam ayat ini, kata 「pencobaan」 muncul tiga kali, kata benda peirasmos dan kata kerja πειράζω peirazo. Beberapa orang suka mengklasifikasikan apa itu 「pencobaan」? Apa itu 「pencobaan, ujian」? Kata peirazo dalam terjemahan CUV bahasa Mandarin, dibedakan dengan pemakaian kata 『pencobaan』 artinya membawa unsur 「jahat」 dan 『ujian』 membawa tujuan baik, namun dalam ITB bahasa Indonesia tidak dibedakan, dalam Markus 1:13 「Yesus 『dicobai』 oleh Iblis」; dalam Yohanes 6:6 「Hal itu dikatakan-Nya untuk 『mencobai』 dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya」 (lihat BIMK Yesus sudah tahu apa yang akan dilakukan-Nya, tetapi Ia berkata begitu sebab Ia mau 『menguji』 Filipus); dalam Ibr. 11:17 「Karena iman maka Abraham, tatkala ia 『dicobai』, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal」. Seringkali dalam pertemuan yang sama, pada saat yang sama ada 「pencobaan」 iblis dan 「ujian」 Allah! Dari sudut pandang peperangan rohani, banyak kesulitan yang 「menggoda mencobai」 kita, membuat kita putus asa dan menjauh dari Allah. Dari sudut pandang kehendak Allah, segala 「ujian」 datang dari Allah, Allah hendak 「menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas …」 (Zakharia 13:9). Ketika kita jatuh ke dalam berbagai 「pencobaan」, kita memiliki kesedihan yang berumur pendek, tetapi kita memiliki sukacita besar yang tidak dapat dirampas, dan setelah iman kita diuji maka akan menjadi 「lebih berharga daripada emas yang diuji dengan api」 (1 Petrus 1:6-7)
Paulus berkata: 「Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan」 (Filipi 1:21) Bahkan dalam ujian, Abraham mengorbankan Ishak, Ayub menderita kehancuran keluarganya, dan Paulus mengalami 「bahkan kami telah putus asa juga akan hidup kami」, tetap ada jalan keluar dari semua ujian! Allah ada di sana, dan ada persiapan! Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia! Hudson Taylor berkata: 「Orang-orang yang tidak percaya hanya melihat kesulitan, dan orang percaya melihat ada Tuhan di antara diri mereka dan kesulitan.」 Teng Jinhui suka memahami kebenaran 「anugerah yang berdaulat (sovereign grace)」: 「Jika Anda memahami kebenaran ini, Anda akan memiliki ketenangan, sukacita, dan kedamaian di hati Anda, dan itu juga merupakan dorongan」
Renungkan:
• Ketika dihadapkan dengan 「pencobaan, ujian」 yang tampaknya tak terkalahkan, kita terkadang mudah putus asa, dan membiarkan pikiran jahat dan keputusasaan menguasai kita! Ayat hari ini mengingatkan kita: Allah akan memberikan jalan keluar! Allah tidak bermaksud untuk membiarkan kita tenggelam, tetapi menghendaki agar kita bertobat dan berbalik kepada Tuhan tidak peduli apa keadaan kita, dan agar kita berjalan intim dengan-Nya sepanjang hidup kita! Pengingat dan penghiburan apa yang diberikan renungan hari ini kepada Anda?
• Pernahkah Anda mengalami ujian 「bahkan telah putus asa akan hidup」? Pada saat itu, apakah Anda menyerah, melepaskan, meninggalkan Allah? Atau, apakah Anda berjalan lebih dekat dengan Allah, mengalami kedamaian, perlindungan, dan anugerah kasih karunia Allah yang tak terduga?
Renungan pemahaman Surat 1 Korintus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 5-10 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Februari 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.