「Penghakiman 1 atas Israel, (2) Tugas Nabi」
Oleh 張美薇 (Zhāng Měi Wēi)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Amos 3:3-8 [ITB])
3 Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji? 4 Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? 5 Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu? 6 Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya? 7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. 8 Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?」
Nabi Amos menyebutkan sembilan pertanyaan retorik (Rhetorical Questions) yang membawakan wibawa seorang nabi. Sembilan pertanyaan ini tidak perlu dijawab karena pertanyaan itu sudah berisi jawabannya.
Dua orang yang berjalan di hutan belantara, jarang mengambil jalan yang sama, kecuali mereka sudah saling berjanji terlebih dahulu, untuk menghindari bahaya mereka akan berjalan bersama, jika keduanya secara tidak sengaja bertemu, mereka akan saling waspada satu terhadap yang lain, dan tidak akan berjalan bersama. Dua yang disebutkan di sini mungkin merujuk pada nabi Amos yang berjalan bersama Allah, atau orang Israel yang berjalan bersama Allah. Nabi mendapat panggilan oleh Allah, harus memahami kehendak Allah, dan menaati TUHAN, berbicara bagi Dia; tetapi jika itu merujuk kepada orang Israel, mereka berjalan bersama Allah karena Allah telah membuat perjanjian Kovenan dengan mereka (Allah adalah Allah Israel, dan Israel adalah umat Allah) harus menaati mengikuti TUHAN barulah dapat memenuhi tuntutan Allah, tetapi jika orang Israel menyimpang meninggalkan kehendak Allah, bagaimana mungkin orang Israel tidak ditegur oleh nabi?
Berikutnya, dua pertanyaan terkait singa merujuk hal yang sama. Saat singa mencari mangsa, ia akan diam, untuk mencegah mangsa melarikan diri dan bersembunyi, tetapi ketika singa mengunci mangsanya maka ia mengaum dengan keras, selain dapat menakuti mangsa dan membuatnya terkejut tidak bisa bergerak, juga membuat binatang lain tidak dapat berebut mangsa dengannya. Singa muda ini sangat kuat, dan memiliki nafsu makan yang kuat, juga dengan tenang bersiap untuk berburu makanan, dan akan mengaum ketika berhasil. Kedua pertanyaan menunjukkan bahwa singa mengaum bukanlah tanpa sebab, dan bahwa suara nabi bukan tanpa sebab. Ketika binatang kecil itu mendengar suara auman, terkejut sehingga terlalu takut untuk bergerak, jika para penjahat mendengar suara Allah mengaum, selain menunggu penghakiman apa lagi yang bisa mereka lakukan?
Selanjutnya, nabi Amos menggunakan dua contoh perburuan: alat menangkap burung dan jerat untuk menangkap binatang kecil, jika tidak ada burung atau binatang kecil yang mendekati dan menyentuhnya, perangkap tidak akan menjerat tanpa alasan. Demikian juga, jika orang terjerumus dalam dosa, bagaimana mungkin mereka mendatangkan penghakiman TUHAN?
Pada zaman itu ada penjaga di tembok kota, dan ketika mereka melihat malapetaka akan datang, mereka akan meniup sangkakala untuk memperingatkan orang-orang. Ketika orang-orang mendengar sangkakala itu, mereka akan merasakan sangat ketakutan. Para nabi memberikan mengingatkan, jika malapetaka datang, itu adalah hukuman yang datang dari TUHAN.
Setelah tujuh pertanyaan, nabi Amos mengemukakan sebuah fakta bahwa Allah tidak akan mengambil tindakan apa pun tanpa memberitahukan keputusan-Nya kepada para nabi, yaitu bahwa sebelum hukuman Allah datang, Allah akan menunjukkan misterinya kepada para hamba-Nya. Arti asli dari kata misteri berarti orang-orang di lingkaran, para nabi berdiri di lingkaran Allah, memahami dan mengetahui kehendak Allah.
Berikutnya dua pertanyaan berikutnya, nabi Amos menunjukkan bahwa auman singa itu menakutkan, dan kemarahan Allah Israel adalah seperti auman singa, bagaimana mungkin nabi tidak bernubuat? Kesimpulannya adalah bahwa meskipun misi nabi sulit, harus menghadapi umat yang tidak mau mendengarkan, mereka hanya dapat mematuhi perintah dan memberitakan suara Allah yang adil benar.
Renungkan:
Hari ini, ketika orang percaya melihat lebih dekat situasi saat ini di negara kita, sebelum melindungi dan menjaga harus terlebih dahulu memahami kehendak Allah dan berjalan bersama Allah barulah bisa menafsirkan memahami dengan benar fenomena masyarakat saat ini. Orang-orang percaya memegang koran di satu tangan, apakah di tangan yang lain memegang Alkitab — Firman Allah? Mohon Tuhan mengungkapkan kehendak-Nya kepada kita.
Ketika orang percaya telah menerima dari Allah bagaimana menafsirkan memahami situasi saat ini, apa yang dapat dilakukan? Apakah orang percaya bersatu hati dengan Tuhan? Menjalankan perintah Allah untuk bersaksi kepada masyarakat dan memimpin dunia keluar dari kegelapan menuju terang. Tidak peduli dari apakah mendapatkan dukungan rakyat atau ditentang, mintalah Tuhan untuk menguatkan kita untuk berani memberitakan suara Tuhan.
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Renungan pemahaman Kitab Amos
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Amos ditulis oleh 張美薇 (Zhāng Měi Wēi) yang dipublikasi pada bulan April 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.


