「Teguh di dalam batin」
Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Efesus 3:14-17 [ITB])
1 Itulah sebabnya aku ini, Paulus, orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus untuk kamu orang-orang yang tidak mengenal Allah …
14 Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa, 15 yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya. 16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
Efesus 3:16-17 adalah bagian awal dari isi doa Paulus. Di sini ia hanya mengungkapkan dua permohonan, yaitu untuk meneguhkan batin orang percaya, dan agar Kristus diam di dalam hati mereka. Kedua doa ini pada dasarnya sama, keduanya terkait dengan kualitas hidup rohani orang percaya, sekaligus secara jelas menghubungkan pekerjaan Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Cara penulisan yang secara tidak langsung menempatkan konsep Tritunggal dalam berita yang disampaikan adalah hal yang umum dalam kitab Efesus, tetapi di sini lebih jelas dan erat menyatakan Ketiga-Nya yang Esa. Meskipun ajaran Tritunggal tidak pernah secara eksplisit diistilahkan dalam Alkitab, tetapi hal itu dengan jelas dapat disimpulkan dari teks. Cara penulisan di perikop ini bukanlah berfokus secara eksplisit mengajarkan kebenaran Tritunggal kepada penerima surat ini. Melalui uraian ini kita melihat bahwa ini adalah pesan yang dipandang sangat penting oleh Allah, menunjukkan bahwa kehendak Bapa Surgawi adalah orang percaya berdiri teguh dan bergantung pada kekuatan Roh Kudus, menggenapkannya melalui keterhubungan dengan Yesus Kristus. Dalam hal ini, kita tahu Allah pasti menggenapkan apa yang Paulus doakan.
Fokus dari permohonan pertama adalah meneguhkan kekuatan batin. Meskipun surat Efesus tidak menuliskan dengan jelas latar belakang tulisan tersebut, kita mungkin dapat mengetahui semua tantangan yang dihadapi oleh gereja mula-mula, di satu sisi dikejar oleh Yudaisme, dan di sisi lain ditindas oleh kekaisaran Romawi. Dalam lingkungan seperti itu, hendak teguh berpegang pada iman kepada Injil Yesus Kristus dan untuk setia pada misi Injil, maka yang dibutuhkan bukanlah kekuatan eksternal yang terlihat, tetapi kesaksian kehidupan orang percaya. Oleh karena itu, Paulus secara khusus menekankan kekuatan batin. Dan kekuatan ini tidak datang dari keberanian kita, tetapi melalui pekerjaan Roh Kudus, datang berdasarkan kemuliaan Allah.
Permohonan kedua adalah tentang hidup bersama Kristus. Memang, orang percaya karena beriman percaya kepada Yesus Kristus, menjadi satu dengan Kristus, menjadi orang kudus di dalam Tuhan Yesus Kristus. Dalam pasal 2, Paulus juga dengan jelas menunjukkan bahwa orang-orang percaya non-Yahudi telah menjadi anggota komunitas baru ini, berada dalam Kerajaan Allah yang sama dengan orang-orang kudus, menjadi anggota keluarga Allah, dan dibangun oleh Roh Kudus untuk menjadi tempat tinggal Allah. Dan di pasal 1 juga dengan jelas menunjukkan kepada orang percaya bahwa ketika orang menerima dan mau oleh Roh Kudus Injil kabar bahagia Yesus Kristus, mereka menerima Roh Kudus sebagai meterai. Pengajaran-pengajaran tersebut mencerminkan doa Paulus di sini, bukan karena hal-hal tersebut belum terjadi sehingga berdoa meminta digenapkan, tetapi agar orang-orang beriman teguh pasti bahwa ini adalah kehendak Allah, dan memegang erat hak yang telah Allah berikan dalam anugerah-Nya kepada orang-orang percaya.
Kita semua sebenarnya sudah memiliki Kristus yang hidup berdiam di dalam hati kita, tetapi dalam hidup kita yang sibuk, mudah untuk hanya melihat lingkungan luar dan tantangan hidup, dan bahkan menganggap Yesus Kristus sebagai orang asing atau tamu pendatang dalam hidup kita, yang hanya sesekali hidup di dalam kita. Namun dalam doa ini, Paulus menunjukkan bahwa Yesus Kristus mau kita menerima Dia berdiam tetap di hati kita, bukan hanya sebagai tamu yang sesekali datang ketika kita memiliki pengalaman rohani khusus.
Renungkan:
Apakah kita teguh bersedia agar Yesus Kristus berdiam tetap di dalam hati kita dan bahkan memiliki kedaulatan atas kehidupan kita?
(Jadikan doa sepanjang hari ini kepada Bapa, ya Ia adalah Bapa Anda, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, dan bersedia agar Yesus Kristus diam di dalam hatimu)
Renungan pemahaman Surat Efesus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.