「Tujuan tunggal: kamu menjadi penurut teladan Kristus! Sama seperti saya!」
Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.
(1 Kor. 4:16-17 [ITB])
16 Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!
17 Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat.
【Refrensi ayat dalam terjemahan literal】 1 Kor. 11:1 Jadilah peniruku, sama seperti aku peniru Kristus. (Be imitators of me, just as I also am of Christ.)
Dalam Surat 1 Korintus, Paulus menggunakan kata-kata nasihat, teguran, kata-kata tulus, dan teladannya sendiri untuk membimbing gereja Korintus yang dicintainya kembali ke jalan meniru teladan Kristus. Selama waktu ini, gereja Korintus telah memulai jalan yang salah dengan mengagumi kemuliaan sia-sia duniawi dan meremehkan salib Kristus. Karena itu, Paulus sangat sedih, dan hatinya terluka, ia menuliskan perasaan hati yang tulus dalam surat ini, walaupun ada berbagai ketegangan dengan gereja Korintus, tetapi gembala Paulus tidak mundur, bertekad untuk memulihkan gereja Korintus yang dia dirikan. Sebagai gembala pendiri gereja Korintus, keinginan dan tujuan penggembalaan Paulus adalah untuk membimbing mereka sepenuhnya di jalan 「mengasihi Kristus, meniru Kristus, dan memahami Injil salib Kristus.」 Dalam 1 Korintus 4:16 dan 11:1, Paulus mengatakan: 「aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku」, 「hendaklah kamu menurut teladanku, seperti aku menurut teladan Kristus」. Rahasia pelayanan Paulus yaitu ia memberikan contoh teladan, memakai hidupnya untuk mengejar 「mengenal Kristus lebih dalam, untuk meniru Kristus lebih menyeluruh, dan untuk terus-menerus memupuk rekan kerja dan saudara-saudari yang bersedia untuk mencintai, mengenal dan meniru Kristus」! Inilah pemuridan sejati dan juga teologi penggembalaan Paulus! Ini adalah mempraktikan Amanat Agung! Dalam 1 Korintus 4:16-17, dalam bentuk kalimat perintah Paulus tegas meminta jemaat Korintus untuk meniru dia! Dan Paulus menggunakan Timotius sebagai saksi, bagaimana dia melakukan ini di setiap gereja! Teologi pelayanan Paulus konsisten, dan tidak ada tipu muslihat (2 Korintus 12:16; 2 Korintus 1:18). Kata-kata, ajaran, dan perbuatan Paulus konsisten di mana-mana: mengajarkan ajaran Kristus, meniru teladan Kristus, menjadi teladan, dan memupuk pemuridan!
1 Kor. 4:16 terjemahan literal adalah 「maka, saya menasihati kamu sekalian: Jadilah peniru saya」 (I encourage you, then, be imitators of me), terjemahan literal 11:1 adalah 「jadilah peniru saya, seperti saya menjadi peniru Kristus」 (Be imitators of me, as I also of Christ.) Di antaranya frasa 3 kata bahasa Yunani 「mimetai mou ginesthe (jadilah peniru saya)」 sama dalam 4:16 dan 11:1. Kata ginesthe adalah 「jadilah (be)」 adalah kata kerja imperatif, perintah dan permintaan! Kata mou adalah 「saya (my)」, mimetai menjadi 「peniru (imitators)」. Merangkum dua ayat ini, kita dengan jelas melihat pengejaran kehidupan iman Paulus sendiri adalah meniru teladan Kristus, menjadi 「peniru Kristus」, memakai seumur hidup untuk pengejaran yang tiada henti untuk 「lebih mengenal Kristus, makin seperti Kristus」! Cara 「meniru teladan」 semacam ini bukan sekadar 「mirip」 dalam aspek keinginan atau pikiran, tetapi juga tidak takut 「kemiripan」 berbagai pengalaman dalam hidup! Dalam ungkapan yang saya suka: Paulus bersedia mengalami semua pengalaman buruk yang diterima Kristus! Maka, Paulus berkata: 「Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya」 (Filipi 3:10). Betapa pahit apa yang dialami Kristus, bagaimana melewati kesulitan dan penderitaan, kesalahpahaman orang, penolakan, fitnah, pengkhianatan, dan kematian tragis di kayu salib, Paulus bersedia mengalami semua itu! Peniru Kristus yang sejati: bersedia mengalami pengalaman Kristus! Pengejaran ini, dalam kehidupan yang singkat di bumi, mungkin sangat sulit, kasar, penuh air mata, dan rasa sakit, tetapi ini adalah kehidupan yang paling indah, mulia, dan memiliki nilai berharga yang kekal. Mereka yang berusaha menjadi peniru Kristus akan mendapatkan 「kemuliaan kekal, sangat berharga, tiada banding」 dan 「mahkota kebenaran」 (2 Kor. 4:17; 2 Tim. 4:8)!
Ayat 4:17 「hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus」 di antaranya kata 「hidup」 dalam bahasa Yunani adalah hodos (jalan), di sini juga dapat diterjemahkan sebagai 「kata-kata, tindakan dan cara hidup.」 Terjemahan literal dari frasa pendek ini adalah 「jalan saya di dalam Kristus 」 (my ways in Christ). Ungkapan 「di dalam Kristus」 berarti bahwa Paulus sepanjang hidupnya terbenam di dalam Kristus, ia mengejar pemahaman yang lebih dalam dan meniru Kristus sepanjang hidupnya, dan kata-kata serta perbuatannya sepanjang hidupnya harus seperti Kristus! Ini adalah pengejaran Paulus dan teladan yang ia berikan, dan ini juga merupakan kesaksian yang hendak dibawakan oleh Timotius putra rohaninya yang terkasih untuk dibagikan kepada gereja Korintus! Paulus menggunakan segala macam hikmat, untuk menegur, menasihati, menyindir, membagikan perasaan yang sebenarnya dari dirinya, atau mengutip tulisan Kitab Suci, tujuan Paulus adalah untuk membimbing orang percaya agar 「menjadi peniru Kristus」! Satu-satunya tujuan gembala: untuk menjadi 「peniru Kristus」 baik dirinya sendiri maupun orang percaya bimbingannya!
Renungkan:
• Pengejaran hidup Paulus jelas: 「Jadilah peniru Kristus!」 Pengejaran hidupnya adalah untuk 「mengenal Kristus lebih dalam, meniru Kristus lebih sepenuhnya, dan terus-menerus memupuk rekan kerja dan saudara-saudari yang bersedia untuk mencintai, mengenal dan meniru Kristus 」! Apakah Anda juga memiliki tujuan hidup yang jelas? Apa pengejaran Anda?
• Ketika berpartisipasi dalam pelayanan, apakah tujuan Anda adalah untuk 「menyelesaikan apa yang ditugaskan」? Ataukah, Anda memiliki tekad seperti Paulus: 「turutilah teladanku!」 Apakah Anda memiliki tekad seperti ini? Jika kita ingin memiliki tekad seperti ini, apa yang akan kita tuntut dari diri kita sendiri? Bagaimana memimpin orang dengan memberi contoh?
Renungan pemahaman Surat 1 Korintus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.