「Bileam dan Balak」
Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.
Bacalah Bilangan 23 (klik untuk membuka)
(Bil. 23:1-3 [ITB])
1 Lalu berkatalah Bileam kepada Balak: 「Dirikanlah bagiku di sini tujuh mezbah dan siapkanlah bagiku di sini tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan.」2 Balak melakukan seperti yang dikatakan Bileam, maka Balak dan Bileam mempersembahkan seekor lembu jantan dan seekor domba jantan di atas setiap mezbah itu. 3 Sesudah itu berkatalah Bileam kepada Balak: 「Berdirilah di samping korban bakaranmu, tetapi aku ini hendak pergi; mungkin TUHAN akan datang menemui aku, dan perkataan apapun yang dinyatakan-Nya kepadaku, akan kuberitahukan kepadamu.」 Lalu pergilah ia ke atas sebuah bukit yang gundul.

Banyak orang bertanya, 「Apakah Bileam sungguh seorang nabi?」 Bukankah apa yang Bileam katakan itu benar, dan Allah menggunakan dia untuk menubuatkan kelahiran Yesus Kristus. Tetapi mengapa penulis Perjanjian Baru sangat tidak menyukainya? Biarlah Alkitab sendiri yang menjawab.
• Moab merasa terancam: umat Israel datang ke dataran Moab di sebelah timur Sungai Yordan, yakni sekarang adalah Yordania, ini adalah perhentian terakhir dari empat puluh tahun perjalanan mereka di padang gurun. Raja Balak dari Moab merasa ketakutan ketika melihat apa yang telah dilakukan Israel terhadap orang Amori. Karena bangsa Israel tidak hanya mengalahkan Sihon raja Amori dan Og raja Basan, tetapi mereka juga banyak. Dia menggambarkan orang Israel sebagai 「menutupi permukaan bumi」 (Bil. 22:5, 11, klik untuk membaca) dalam bahasa aslinya adalah menutupi 「mata bumi」 (‘ên hā’āreṣ). Ungkapan khusus ini di dalam Alkitab hanya muncul dalam kitab Keluaran, TUHAN (Yahweh) mendatangkan bencana di Mesir, dan belalang 「menutupi permukaan bumi」 (Keluaran 10:5, 15).
• Balak berusaha keras mengundang Bileam: mengapa Balak hendak mengambil Bileam dari Sungai Efrat, membayar Bileam dengan uang yang banyak agar datang untuk mengutuk orang Israel bagi dia? Dia berkata, 「sebab aku tahu: siapa yang kauberkati, dia beroleh berkat, dan siapa yang kaukutuk, dia kena kutuk.」 (Bilangan 22:6) Pada tahun 1960-an, tumpukan sampah Tell Deir ‘Alla di utara Amman, Yordania ditemukan sebuah dinding batu yang didirikan pada abad kedelapan SM, dengan dinding semen di luarnya, dengan tulisan Kanaan kuno bertuliskan tinta di atasnya, bertuliskan 「Bileam bin Beor」, yang menunjukkan bahwa dia memang terkenal.
• Bileam membangun altar untuk persembahan korban: Setelah Bileam datang, mengapa raja Moab menyiapkan 「tujuh altar」 untuknya, dan kemudian mereka mempersembahkan seekor lembu dan seekor domba di setiap altar? Ini adalah cerminan dari kepercayaan kepada multi dewa-dewa di negara-negara Timur Dekat kuno: banyak altar mengekspresikan penyembahan kepada banyak dewa-dewa, dan di setiap altar dipersembahkan korban kepada dewa yang berbeda. Hanya Israel yang menyembah satu-satunya Allah yang sejati dan benar, di zaman kapan pun hanya ada satu altar, dan hanya mempersembahkan korban kepada Dia saja. Lebih lanjut, Bil. 24:1 mencatat 「Ketika dilihat Bileam, bahwa baik di mata TUHAN untuk memberkati Israel, ia tidak mencarikan pertanda lagi seperti yang sudah-sudah, tetapi ia menghadapkan mukanya ke arah padang gurun.」 (terjemahan CUV 「… ia tidak memakai sihir lagi seperti dua kali sebelumnya …」) (Tambahan penerjemah: lihat NIV 「… he did not resort to sorcery as at other times …」, lihat juga 「Bileam bin Beor, juru tenung itu …」 Yosua 13:22)
Renungkan:
Meskipun Bileam menyebutkan TUHAN (Yahweh) dalam perkataannya, tetapi tindakannya mengungkapkan isi hatinya yang sebenarnya. Dia meminta dibangun tujuh altar untuk menyembah dewa-dewa yang berbeda, bukan menyembah TUHAN (Yahweh). Persembahan korbannya adalah mempraktikkan sihir (atau mencarikan pertanda), bukan memohon dan bertanya kepada Allah yang sejati dan benar. Dia sudah tahu bahwa TUHAN (Yahweh) hendak memberkati Israel, tetapi dengan sengaja mengutuk umat Allah. Tidak heran penulis Perjanjian Baru mengatakan bahwa Bileam adalah 「suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat」 (2 Petrus 2:15), seorang 「nabi yang berlari demi keuntungan.」

Renungan pemahaman Kitab Bilangan 1-16
Renungan pemahaman Kitab Bilangan 17-36
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 17-36 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Nopember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.
