「Hiburkan Sion」
Oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān)
(Yes. 51:3-16 [ITB])
3 Sebab TUHAN menghibur Sion, menghibur segala reruntuhannya; Ia membuat padang gurunnya seperti taman Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring.
4 Perhatikanlah suara-Ku, hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga kepada-Ku, hai suku-suku bangsa! Sebab pengajaran akan keluar dari pada-Ku dan hukum-Ku sebagai terang untuk bangsa-bangsa. 5 Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. 6 Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah ke bumi di bawah; sebab langit lenyap seperti asap, bumi memburuk seperti pakaian yang sudah usang dan penduduknya akan mati seperti nyamuk; tetapi kelepasan yang Kuberikan akan tetap untuk selama-lamanya, dan keselamatan yang dari pada-Ku tidak akan berakhir. 7 Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka. 8 Sebab ngengat akan memakan mereka seperti memakan pakaian dan gegat akan memakan mereka seperti memakan kain bulu domba; tetapi keselamatan yang dari pada-Ku akan tetap untuk selama-lamanya dan kelepasan yang Kuberikan akan lanjut dari keturunan kepada keturunan.
9 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan, hai tangan TUHAN! Terjagalah seperti pada zaman purbakala, pada zaman keturunan yang dahulu kala! Bukankah Engkau yang meremukkan Rahab, yang menikam naga sampai mati? 10 Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat? yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang? 11 Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh akan menjauh.
12 Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput, 13 sehingga engkau melupakan TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, sehingga engkau terus gentar sepanjang hari terhadap kepanasan amarah orang penganiaya, apabila ia bersiap-siap memusnahkan? Di manakah gerangan kepanasan amarah orang penganiaya itu?
14 Dia yang dipasung terbelenggu akan segera dibebaskan; ia tidak akan turun mati ke liang kubur, dan tidak akan kekurangan makanan. 15 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengharubirukan laut, sehingga gelombang-gelombangnya ribut, TUHAN semesta alam nama-Nya. 16 Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan menyembunyikan engkau dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, dan berkata kepada Sion: 「Engkau adalah umat-Ku!」
Tema kebangkitan Sion adalah salah satu tema penting kitab Yesaya, tema ini menyatakan bahwa kebangkitan Sion adalah situasi yang akan diharapkan pada masa akhir kelak. Situasi ini pernah dinubuatkan dalam Yes. 2:1-5 dan 4:2-6, dan kemudian dilanjutkan oleh Yesaya kedua dituliskan di Yes. 51:3-16. Bagaimana sebenarnya kebangkitan Sion pada masa akhir kelak?
Pertama, perikop ini memiliki dua 「penghiburan」 (nihams) (Yes. 51:3, 12), latar belakangnya adalah Sion pernah menjadi reruntuhan, hutan belantara, dan gurun (Yes. 51:3), tetapi akhirnya dihibur oleh TUHAN (Yahweh), situasi yang sangat sulit diubah menjadi kebangunan rohani. Tema 「penghiburan」 (nihams) adalah tema yang dibawa di awal Yesaya kedua (Yes. 40:1), yang menyatakan bahwa orang-orang Israel ditawan karena dosa mereka, tetapi masa hukuman mereka telah berakhir dan Allah membawakan penghiburan kepada mereka, serta berseru kepada mereka agar memasuki hutan belantara untuk kembali ke Yerusalem, untuk membangun kembali Sion. Dapat dilihat bahwa 「penghiburan」 (nihams) dari Allah adalah titik balik dari penawanan menjadi kepulangan kembali.
Akan seperti apa kebangkitan Sion masa akhir kelak? Pertama-tama, ayat 3 mengadopsi gambaran Taman Eden yang merupakan tempat kudus pertama manusia. Sedangkan reruntuhan dan hutan belantara adalah situasi penawanan (Yes. 6:11-13), ditunjukkan bahwa karena kejahatan bangsa Israel mendatangkan penghakiman Allah, dan bait suci dihancurkan menjadi reruntuhan. Tetapi sekarang reruntuhan dan hutan belantara itu akan diubah menjadi taman Eden dan tempat kudus dibangun kembali. Paruh kedua dari ayat 3 menjelaskan bahwa taman itu akan memiliki unsur musik, ini adalah pemahaman baru tentang Taman Eden: Taman apa pun yang menyembah Allah harus memiliki rasa syukur dan sukacita. Di sini, kita juga harus berdasarkan latar belakang kepulangan untuk memahaminya, Yesaya Kedua menjelaskan sukacita kegirangan serta lagu nyanyian syukur kepulangan kembali. Gambaran ini terutama terdapat dalam Yes. 51:11, kontras dengan sebelumnya mereka dalam tawanan tidak ada sukacita dan tidak ada nyanyian lagu Sion (Maz. 137:1-5): 「Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita. Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: “Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!” Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing? Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku!」 Jadi dimainkannya musik melambangkan bahwa masa penawanan telah berakhir, dan Sion bersukacita karena orang-orang yang pulang kembali.
Kedua, Sion akan memiliki kebenaran dan keadilan (ayat 4-8), terkait serta berhubungan dengan 「pengajaran」 dan 「keselamatan」. Dalam ibadah di tempat kudus Sion, orang harus memperhatikan realisasi mempraktikkan hukum Taurat, ini menanggapi gambaran dalam Yes. 2:1-5, di mana semua bangsa-bangsa akan berduyun-duyun pergi ke gunung suci ini dan pengajaran keluar dari Sion. Ayat 6, keselamatan dan keadilan yang abadi digambarkan dengan kontras antara surga dan bumi yang singkat sementara, menunjukkan bahwa penerapan kebenaran dan keadilan tidak bersifat sementara, tetapi selamanya.
Terakhir, hanya TUHAN yang dapat membawa kedamaian dan penghiburan (ayat 9-16). Di sini kita menemukan naga (ikan besar) elemen budaya daerah Timur Dekat zaman kuno, naga itu ditikam (ayat 9). Ayat 10 laut dikeringkan menjadi jalan, ayat 13 langit dan bumi diciptakan, dll., semua menunjukkan bahwa hanya TUHAN (Yahweh) yang adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi, hanya Dia yang memiliki otoritas dan kemampuan untuk membawa kedamaian serta penghiburan sejati (ayat 12), tidak ada tuhan lain yang dapat membandingi-Nya.
Renungkan:
Kebangkitan Sion melibatkan pembangunan ulang tempat kudus, pemulihan Taman Eden, musik ucapan syukur dan sukacita, realisasi kebenaran dan keadilan, pengakuan bahwa TUHAN (Yahweh) adalah Pencipta. Ternyata kebangunan rohani yang sesungguhnya bukan hanya peningkatan emosi dan peningkatan jumlah orang, kebangunan rohani yang sebenarnya adalah identifikasi ulang siapakah Sang Pencipta serta realisasi penuh kebenaran dan keadilan, sehingga di tempat yang tampaknya hancur itu terdapat pembangunan kembali Taman Eden. Pembangunan ini bukan proyek pencitraan, tetapi kesaksian terang dan kebenaran. Apakah kehidupan Anda diselaraskan dengan kebangunan rohani yang demikian?
Renungan pemahaman Kitab Yesaya (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yesaya Pasal 40-55 ditulis oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān) yang dipublikasi pada bulan Desember 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.