「Ranting anggur dijadikan kayu bakar」
Oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yehezkiel 15:1-8 [ITB])
1 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 「Hai anak manusia, apakah kelebihan kayu anggur dari semua kayu yang buahnya seperti anggur yang tumbuh di antara kayu-kayu di hutan? 3 Apakah orang mengambil kayunya untuk membuat sesuatu dari padanya ataukah membuat gantungan dari padanya untuk menggantungkan segala macam perkakas padanya? 4 Sungguh, kayu itu dilemparkan ke dalam api untuk dibakar; kedua ujungnya habis dimakan api dan tengah-tengahnya sedang menyala, bergunakah lagi itu untuk membuat sesuatu? 5 Lihat, sedangkan waktu ia masih utuh, tidak dipakai untuk sesuatu, apalagi sesudah dimakan api dan terbakar; apakah masih dapat lagi dipakai untuk sesuatu?
6 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Seperti kayu anggur di antara kayu-kayu di hutan, yang Kulemparkan ke dalam api untuk dibakar, begitulah Aku lakukan terhadap penduduk Yerusalem. 7 Aku sendiri akan menentang mereka. Walaupun mereka luput dari api, tetapi api akan memakan mereka. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku menentang mereka 8 dan Aku menjadikan negeri itu sunyi sepi, oleh karena mereka berubah setia, demikianlah firman Tuhan ALLAH.」
Perjanjian Lama sering menggunakan pohon anggur sebagai metafora untuk orang-orang Israel (misalnya, Yesaya 5:7), dan satu-satunya manfaat yang diharapkan dari pokok anggur adalah untuk berbuah, buah ini mewakili kebenaran dan keadilan (Yesaya 5:7). Kehendak Allah adalah menginginkan agar umat Israel menjalankan kebenaran keadilan dalam masyarakat, selain tujuan ini, pohon anggur tidak memiliki kegunaan lain.
Perikop Yeh. 15:1-8 ini menggunakan banyak pertanyaan retorik untuk membandingkan pohon anggur dengan pohon-pohon lain itu, menunjukkan bahwa ranting anggur tidak dapat seperti pohon lainnya dipakai sebagai bahan bangunan, bahkan jika dipakai untuk menggantung perkakas peralatan juga tidak cukup kuat (ayat 3). Ini karena ranting anggur lemah dan tidak bisa menjadi kayu solid, sehingga hanya dapat digunakan sebagai kayu bakar (ayat 4). Namun, bahkan jika ranting anggur digunakan untuk kayu bakar, tidak dapat membakar lemah, segala hal ini menunjukkan bahwa ranting anggur tidak memiliki kegunaan sama sekali (ayat 5). Metafora serupa juga diadopsi oleh Yesus Kristus, yang menunjukkan bahwa Yesus Kristus adalah pokok anggur yang benar dan Bapa surgawi adalah pengusahanya (Yoh. 15:1), ranting anggur adalah orang Kristen, dan fokus orang Kristen adalah berbuah (Yoh. 15:2-3), jika ranting anggur tidak menghasilkan buah maka akan dipotong dan dibuang ke dalam api (Yoh. 15:4-6 ), semua ini menunjukkan bahwa jika ranting anggur tidak berbuah, tidak ada gunanya dan hanya dapat digunakan sebagai kayu bakar.
Namun, perikop Yehezkiel ini lebih keras, ayat 7 menunjukkan, TUHAN akan menentang para ranting anggur yang akan dibakar ini, meskipun orang-orang ini luput dari api, api tetap akan melahap mereka, ayat 8 menunjukkan bahwa tanah mereka akan menjadi sunyi sepi, karena mereka semua adalah pelanggar Allah. Oleh karena itu, orang Israel sebagai cabang anggur hanya memiliki satu jalan yakni menghasilkan buah, penggunaan apa pun yang tidak menghasilkan buah bukanlah penggunaan yang berharga dari ranting anggur, bahkan jika itu dapat digunakan sebagai kayu bakar, juga tidak dapat menghindarkan hukuman dari Allah.
Renungkan:
Sudahkah hidup kita menghasilkan buah kebenaran? Sering kali, kita didorong oleh banyak aktivitas, berpendapat jika di gereja kita terlibat berbagai pelayanan dan kegiatan besar dan kecil adalah orang Kristen yang baik, tetapi yang Allah ingin lihat, bukan sekadar apakah kita terlibat dalam kegiatan gereja dan studi Alkitab, tetapi apakah hidup kita bisa diubahkan oleh firman Allah dan berbuah, kalau tidak maka kita hanya bisa seperti ranting anggur di bakar dalam api, dan tidak akan ada tujuan lain.
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 12-20 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙) dipublikasi pada bulan Oktober 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.
