「Tanda Perjanjian」
Oleh Dr. S.W. Patrick Tsang
Alliance Bible Seminary H.K.
(Kej. 9:8-17 [ITB])
8 Berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknya yang bersama-sama dengan dia: 9 「Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, 10 dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi. 11 Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.」
12 Dan Allah berfirman: 「Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya: 13 Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. 14 Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan, 15 maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup. 16 Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.」 17 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: 「Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi.」
Perikop yang kita baca hari ini Kejadian 9:8-17 mencatat perjanjian antara Allah dan Nuh. Kata 「perjanjian」 muncul tujuh kali dalam paragraf ini (ayat 8-17), yang juga merupakan subjek paragraf ini. Arti dasar dari kata 「perjanjian」 adalah 「memberikan janji」, dan 「jaminan」, inilah yang dimaksud perikop ini. Allah tidak meminta apapun dari manusia dan semua makhluk hidup, tapi Dia berjanji dan memberikan jaminan tidak akan menggunakan lagi air bah untuk menghancurkan dunia dan makhluk hidup, ini juga bisa dikatakan sebagai 「perjanjian yang tidak setara」!
Perjanjian Allah ditujukan selain kepada Nuh, anak-anak Nuh, dan keturunannya (ayat 9), juga mencakup semua makhluk hidup, yaitu, 「segala makhluk hidup yang keluar dari bahtera itu」, termasuk 「burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi」(ayat 10), jadi ini adalah「perjanjian universal」. Di sini kita melihat sekali lagi bahwa Allah Pencipta tidak hanya peduli dan menghargai manusia, tetapi juga makhluk hidup lain yang Dia ciptakan. Isi dari perjanjian antara Allah dan Nuh adalah: 「Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.」 (9:11)
Kejadian 9:12-17 adalah tanda perjanjian Nuh, yaitu 「pelangi」 di langit. Itu juga merupakan tanda perjanjian pertama dalam Alkitab (9:13); dua perjanjian lainnya adalah tanda 「sunat」 (Kejadian 17:11) dan「Sabat」(Keluaran 31:16-17). Ketiga tanda ini telah membuka lembaran baru dalam sejarah manusia.「Sabat」 adalah tanda penciptaan langit dan bumi oleh Allah, 「pelangi」adalah tanda Allah menciptakan lagi bumi dan tidak akan memusnahkan, 「sunat」 adalah tanda Allah memilih Abraham, dan membangun umat Ibrani.
Di seluruh Alkitab kita melihat dua jenis 「tanda」 (sign), yang pertama adalah 「tanda」 supernatural, yang juga sering disebut sebagai 「tanda」 dari 「tanda dan mukjizat」 (signs and wonders). Misal mukjizat yang dilakukan Musa di hadapan Firaun, misalnya: Sepuluh Tulah dalam kitab Keluaran, tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa TUHAN adalah satu-satunya Allah yang benar. Dalam kitab Injil, banyak mukjizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus adalah 「tanda」 (sign) jenis ini, yang tujuannya adalah untuk menunjukkan identitas Yesus.
Jenis 「tanda」 yang kedua bukanlah tanda supernatural, melainkan tanda kebenaran rohani, tentunya akan terjadi tumpang tindih antara kedua tanda tersebut. 「Pelangi」, sebagai tanda perjanjian Allah dengan Nuh, termasuk dalam kategori 「tanda」 jenis kedua. Mengapa Allah menggunakan 「pelangi」 sebagai tanda bahwa Dia tidak akan lagi menggunakan air bah untuk memusnahkan dunia? Apa fungsi dari lambang 「pelangi」? Sebuah 「tanda」 (sign) menunjuk pada beberapa kebenaran dan fakta rohani, membantu kita lebih memahami kebenaran atau bergerak menuju kebenaran.
Pertama-tama, 「pelangi」 adalah fenomena alam indah yang enak dipandang. Fenomena indah tersebut merupakan terapi bagi orang-orang yang baru saja mengalami kehancuran seluruh bumi melalui air bah. Bagi Nuh yang pernah mengalami terkejut oleh musibah dan bencana, ini pasti penghiburan terbaik! Karya seni yang indah dapat memberikan penghiburan dan penyembuhan bagi jiwa yang terluka.
Dalam pasal 9, Allah berulang kali menggunakan sudut pandang dan kata-kata yang berbeda untuk mengulangi perjanjian-Nya dengan Nuh, Dia berjanji untuk tidak menggunakan air bah untuk memusnahkan dunia dan memberi pelangi sebagai tanda perjanjian. Allah sendiri tidak perlu mengulang-ulang janji-Nya, karena Allah yang kekal tidak perlu diingatkan. Tanda ini dipasang untuk manusia, karena hati keluarga Nuh telah mengalami hal yang mengejutkan, dan mereka perlu mendengar kata-kata penegasan dan dorongan berulang kali. Ini adalah alasan Allah menetapkan pelangi sebagai tanda perjanjian. Ketika keluarga Nuh melihat pelangi, mereka mendapatkan pengingatan dan dikuatkan!
Renungkan:
• Allah itu Allah yang indah dan Tuhan Penyembuh, Dia akan memberi orang tanda kesembuhan dan pertolongan. Dia pernah memberi tanda duri yang tidak bisa terbakar kepada Musa yang telah menyerahkan atas dirinya sendiri; Allah juga menggunakan bintang-bintang di langit dan pasir di tepi laut sebagai tanda untuk menghibur Abraham yang kesepian tanpa anak; Allah juga menggunakan tangga sebagai tanda untuk datang mendorong Yakub, yang dikejar oleh kakak laki-lakinya, meninggalkan kampung halamannya dan mengungsi di padang gurun.
• Saat ini banyak nyawa dan hati orang terluka. Hari ini Allah masih menyembuhkan. Apakah Anda bersedia mengandalkan-Nya untuk disembuhkan?
Renungan pemahaman Kitab Kejadian
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 1-11 ditulis oleh Dr. S.W. Patrick Tsang (曾錫華) dipublikasi pada bulan Maret 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.