「Kepulangan dari penawanan」
Oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yehezkiel 16:53-58 [ITB])
53 「Tetapi Aku akan memulihkan keadaan mereka, baik keadaan Sodom bersama anak-anaknya perempuan maupun keadaan Samaria bersama anak-anaknya perempuan, dan juga Aku akan memulihkan keadaanmu di tengah-tengah mereka, 54 supaya engkau menanggung nodamu dan supaya engkau merasa malu karena segala perbuatanmu, sehingga engkau menjadi penghiburan bagi mereka.
55 Mengenai kakak-kakakmu,
Sodom bersama anak-anaknya perempuan akan dipulihkan ke dalam keadaannya semula;
Samaria juga bersama anak-anaknya perempuan akan dipulihkan ke dalam keadaannya semula;
dan engkaupun bersama anak-anakmu perempuan akan dipulihkan ke dalam keadaanmu semula.
56 Bukankah Sodom, kakakmu yang termuda, menjadi buah bibirmu pada masa kecongkakanmu, 57 sebelum kejahatanmu menjadi nyata, seperti pada saat ini engkau diaibkan oleh anak-anak perempuan Edom dengan semua yang di sekitarnya dan anak-anak perempuan Filistin, yang menghina engkau dari sekitarmu? 58 Kemesumanmu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji harus engkau tanggung, demikianlah firman TUHAN. 59 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan melakukan kepadamu seperti engkau lakukan, yaitu engkau memandang ringan kepada sumpah dengan mengingkari perjanjian.」
Tema paragraf ini Yeh. 16:53-58 kepulangan orang-orang yang di penawanan, dan terdapat ayat-ayat lain dalam Kitab Yehezkiel yang menyiratkan kepulangan Yerusalem dan Samaria (Yeh. 4:4-6, 37:15-22), tetapi paragraf ini berfokus pada kembalinya Samaria dan Sodom dari pengasingan, anak-anak perempuan mereka dapat kembali ke tempat semula dan menerima penghiburan. Bagaimana kita memahami paragraf ini?
Yang paling sulit dipahami adalah kepulangan Sodom dari penawanan, Sodom pada zaman Abraham (seribu tahun sebelum zamannya Yehezkiel) telah dihancurkan oleh api dan belerang yang diturunkan Allah, orang-orang Sodom tidak ditawan, tidak ada kepulangan kembali. Selanjutnya, di pasal 16 ini Sodom adalah metafora yang digunakan Yehezkiel untuk menggambarkan Yerusalem, bukan Sodom yang sebenarnya menjadi tawanan di zaman Yehezkiel. Jadi, kita hanya bisa mengatakan bahwa di antara orang-orang yang di penawanan terdapat orang Samaria, orang Yehuda, orang Israel, orang Amori, orang Het, dan orang Filistin, mungkin ada beberapa kelompok yang merupakan keturunan Sodom, dan mereka semua dapat kembali, dipulihkan karena rahmat Allah.
Mengapa Yehezkiel menjelaskan bahwa Samaria dan Sodom akan dipulihkan keadaannya? Hal ini agar orang-orang Yerusalem memahami bahwa mereka tidak mendapatkan pengistimewaan dari Allah, dan bahkan orang-orang dari kota-kota berdosa tersebut dapat dipulihkan kembali ke tempat aslinya, maka Yerusalem tidak memiliki apa yang bisa dibangga-banggakan. Kitab suci menyatakan bahwa 「… pada masa kecongkakanmu, sebelum kejahatanmu menjadi nyata …」 (ayat 56-57), yang menunjukkan bahwa Yerusalem memiliki keadaan baik yang hanya di permukaan, yang akan berumur sangat pendek, sampai kehancuran Yerusalem dan rakyatnya ditawan, saat itu anak-anak perempuan Edom dengan semua yang di sekitarnya dan anak-anak perempuan Filistin akan menghina dan berbicara tentang Yerusalem, seperti bagaimana dahulu Yerusalem berbicara tentang kota Sodom yang penuh dosa. Lalu, meskipun pada akhirnya Yerusalem dipulihkan kembali, kepulangannya hanyalah sekadar sama seperti kepulangan kembali Samaria dan Sodom. Ternyata, Yerusalem, Samaria dan Sodom sama bobot timbangannya, golongan yang sama saja.
Renungkan:
Ketika kita menuduh orang lain melakukan kejahatan, apakah kita juga melihat diri kita sendiri sebenarnya serupa dengan orang lain, sama-sama adalah orang berdosa? Ketika kita memandang rendah para orang berdosa itu, apakah kita juga melihat bahwa hakikat asali kita sebenarnya sama dengan para orang berdosa itu? Sementara ketika kita masih hidup 「pada masa kecongkakan, sebelum kejahatan kita menjadi nyata」, apakah sadar bahwa kehidupan ini bukan yang diharapkan Allah, dan ketika melihat hukuman turun atas orang berdosa, maka ada takut akan Allah dan menempatkan diri di jalan pertobatan?
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 12-20 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙) dipublikasi pada bulan Oktober 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.