「Tali Kesetiaan, Ikatan Kasih Allah」
Oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Hos. 11:1-11 [ITB])
1 Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu. 2 Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku; mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung.
3 Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka. 4 Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan.
5 Mereka harus kembali ke tanah Mesir, dan Asyur akan menjadi raja mereka, sebab mereka menolak untuk bertobat. 6 Pedang akan mengamuk di kota-kota mereka, akan memusnahkan palang-palang pintu mereka, dan akan memakan mereka di benteng-benteng mereka.
7 Umat-Ku betah dalam membelakangi Aku; mereka memanggil kepada Baal dan berhenti meninggikan nama-Ku. 8 Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak. 9 Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. 10 Mereka akan mengikuti TUHAN, Ia akan mengaum seperti singa. Sungguh, Ia akan mengaum, maka anak-anak akan datang dengan gemetar dari barat, 11 seperti burung dengan gemetar datang dari Mesir, dan seperti merpati dari tanah Asyur, lalu Aku akan menempatkan mereka lagi di rumah-rumah mereka, demikianlah firman TUHAN.
Mulai hari ini, kita memasuki bagian baru dari Hosea 11:1 – 14:9, yang berfokus pada belas kasihan dan keselamatan Allah bagi Israel. Dia tidak pernah menyerah atas Israel, tidak peduli bagaimana memberontaknya mereka, kasih-Nya kepada umat-Nya selalu sama, tanpa ada sedikitpun perubahan. Ketika pembaca mempelajari kitab Hosea, akan menemukan bahwa seluruh kitab tidak menyebutkan isi hati nabi Hosea. Fokusnya hanya pada apa yang dilakukan nabi Hosea, karena kitab ini bukan tentang Hosea, tetapi tentang Allah sendiri. Fokus dari pesan kenabian adalah untuk menunjukkan kesedihan Allah, marah, dan penuh belas kasihan terhadap perilaku umat Allah yang jatuh memberontak berkhianat.
Nabi Hosea menggunakan gaya sastra antropomorfik (pengenaan istilah fisik, bentuk-bentuk atau perilaku manusiawi kepada Allah agar mudah dipahami akal manusia) untuk menghadirkan kehendak dan pikiran Allah, menggunakan hubungan antara ayah dan anak untuk menyatakan kasih tanpa batas dari Allah bagi umat-Nya: Dia mengasihi ketika Israel masih muda (11:a), terus memanggil mereka (11:2a), mengajar dan mengangkat di tangan (merangkul) mereka (11:3a), menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih (11:4a). Sang Nabi Hosea menunjukkan bahwa tanggapan Israel terhadap kasih Allah: mereka menolak untuk kembali (11:5b) dan lebih suka berkhianat membelakangi (11:7b). Namun, Allah tidak bersedia menyerah, tetap memberi mereka belas kasihan (11:8).
Bagaimana panjang, lebar dan dalam kasih Allah bagi umat-Nya? Nabi Hosea menggunakan metode antropomorfisme sebagaimana seorang ayah untuk mengungkapkan kasih sayang Allah, Allah telah mencintai Israel sejak ia masih kecil. 「Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku」 (ayat 2a), hal yang paling menyakitkan adalah bahwa sang Ayah makin lebih banyak memanggil, anak-Nya itu justru semakin menjauh. ITB sesuai terjemahan Septuaginta dan sesuai ayat 1, bahwa yang berseru memanggil adalah TUHAN (terjemahan CUV atau ASV: memanggil melalui para nabi). Dengan kata lain, TUHAN sendiri terus-menerus memanggil umat-Nya kembali. Meskipun umat Allah begitu menyakiti hati Allah, kasih-Nya tetap sama dan tidak berubah.
Di ayat 3 dan 4 nabi Hosea melukiskan dengan begitu hidup gambaran kasih sayang ayah kepada anak; ia menggunakan tiga gerakan, berjalan, memegang mengangkat di tangan, dan menyembuhkan untuk mengekspresikan perhatian pemeliharaan sang Ayah kepada anak itu. Allah pernah memimpin mereka untuk meninggalkan Mesir tanah perbudakan dan di padang belantara mengajar mereka untuk berjalan. Ketika mereka lelah, Allah dengan cepat memeluk mengangkat mereka, ketika mereka terpeleset kaki dan jatuh, Allah dengan cepat menyembuhkan mereka. Namun, walaupun TUHAN mencintai mereka dengan tindakan berturut-turut, tetapi mereka tidak tahu bahwa itu adalah pekerjaan TUHAN (Yahweh), bukan Baal, bukan orang Kanaan.
Allah tidak menggunakan pemaksaan, tidak seperti zaman dahulu pemenang peperangan mengikat yang kalah dengan tali dan menawan dengan kejam, tetapi menggunakan kelembutan kemanusiaan menarik tali kasih di leher Israel untuk membimbing jalan mereka. Para ahli Alkitab modern mengambil potret ayah dan anak serta merujuk pada terjemahan Septuaginta untuk memahami ayat 4b 「Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan」 dapat dimengerti sebagai 「Aku memperlakukan mereka seperti orang memeluk bayi di dada; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan」(terjemahan 《LieZhenzhong》dan 《ShiGao》). Ayah seperti ini membawa anak itu lebih dekat ke dirinya sendiri, memeluk wajahnya dengan wajahnya, dan kadang-kadang Dia membungkuk untuk memberi makan kepada mereka, gambaran ekspresi kasih Allah secara menyeluruh dan hidup.
Allah menggunakan tali kesetiaan ikatan kasih untuk menuntun Israel, tetapi sangat disayangkan bahwa mereka berayun seperti bandulan antara Asyur dan Mesir, bersikeras sengaja pergi meninggalkan TUHAN Allah yang memanggilnya, membimbingnya, mengajarnya, dan menyembuhkannya.
Renungkan:
Mari kita menikmati bagian refrain lagu 《tali kesetiaan, ikatan kasih》: 「tali kesetiaan ikatan kasih dengan ketat menuntun saya, berkorban diri memikul dosa saya, melindungi saya seumur hidup menggendong dengan sayap terentang terbang, di dalam Tuhan peroleh damai tenteram. Ku ingin menghabiskan hidup berjalan bersama Dia, hati memuji setiap hari, hidup penuh goncangan tidak khawatir karena Kau berjalan beserta, mengandalkan Mu dapat berjalan keluar dari kegelapan.」 Mohon Tuhan untuk membantu kita kembali ke pelukan kasih-Nya.
Renungan pemahaman Kitab Hosea (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hosea ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan Juni 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Untuk Kalangan Kristen.