Hosea 9:1-9

「Peringatan yang Setia Menyakitkan Telinga」
Oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) Alliance Bible Seminary H.K.

(Hos. 9:1-9 [ITB])
1 Janganlah bersukacita, hai Israel! Janganlah bersorak-sorak seperti bangsa-bangsa! Sebab engkau telah berzinah dengan meninggalkan Allahmu, engkau telah mencintai upah sundal di segala tempat pengirikan gandum. 2 Tempat pengirikan gandum dan tempat pemerasan anggur tidak akan memberi mereka makan, dan anggur akan mengecewakan mereka.
3 Mereka tidak akan tetap diam di tanah TUHAN, tetapi Efraim harus kembali ke Mesir, dan di Asyur mereka akan memakan makanan najis. 4 Mereka tidak akan mempersembahkan korban curahan anggur kepada TUHAN dan korban-korban sembelihan mereka tidak akan menyenangkan hati-Nya. Roti mereka adalah seperti roti perkabungan, semua orang yang memakannya akan menjadi najis, sebab roti mereka adalah untuk dirinya sendiri, tidak boleh dibawa ke dalam rumah TUHAN. 5 Apakah yang hendak kamu perbuat pada waktu pertemuan raya dan pada waktu hari raya TUHAN?
6 Sebab walaupun mereka mengelakkan diri dari pemusnahan, Mesir akan mengumpulkan mereka, Memfis akan menguburkan mereka. Rumput akan menutupi barang-barang perak mereka yang berharga; onak akan tumbuh dalam kemah-kemah mereka. 7 Sudah datang hari-hari penghukuman, sudah datang hari-hari pembalasan, Israel akan mengalaminya, 「Nabi adalah seorang pandir, orang yang penuh roh adalah orang gila!」, oleh karena besarnya kesalahanmu dan besarnya permusuhan: 8 Efraim, umat Allahku, sedang mengintai nabi, jerat penangkap burung ada di sepanjang jalannya, permusuhan ada di rumah Allahnya. 9 Busuk sangat perbuatan mereka seperti pada hari-hari Gibea; Ia akan mengingat kesalahan mereka dan akan menghukum dosa mereka.

Narasi ini paragraf ini menggunakan hari perayaan Israel sebagai titik berangkat peringatan dari nabi Hosea. Kata-kata terkait dengan festival perayaan dan pengorbanan yang muncul dalam perikop: tempat pengirikan gandum dan tempat pemerasan anggur (ayat 2a), persembahan korban curahan anggur (ayat 4a), hari pertemuan raya (ayat 5a), hari raya TUHAN (ayat 5b), barang-barang perak yang berharga (ayat 6c) dan sebagainya. Perayaan ini mungkin merupakan festival panen dan hari raya Sukkot untuk merayakan panen musim gugur, saat itu diadakan sebelum kematian kerajaan Utara (Im. 23:33-43). Sangat disayangkan bahwa hari perayaan itu berubah menjadi hari yang sedih karena tercampur agama asing Kanaan penyembah Baal. Nabi Hosea menggunakan dua kalimat perintah negatif: 「Janganlah bersukacita, hai Israel! Janganlah bersorak-sorak」 (1a). Dalam terjemahan LieZhenzhong dengan tegas menunjukkan bahwa secara permukaan kelihatannya makmur, tetapi tersembunyi bencana kematian di baliknya. Peringatan nabi Hosea itu seperti hujan deras, yang melanda parade pawai gegap gempita perayaan Israel, meskipun mengurangi kegembiraan namun perkataan pahit nabi Hosea ini jujur setia. Jadi, sampai sejauh mana situasi Israel jatuh?

Tempat pengirikan dan penjemuran gandum adalah tempat di mana para petani sibuk panen di musim gugur, dan juga merupakan tempat di mana masyarakat pertanian bergaul mencari jodoh. Kisah cinta antara Rut dan Boas terjadi di tempat pengirikan gandum (lihat Rut 3). Namun, sekarang tempat pengirikan telah menjadi tempat bagi orang Israel untuk menarikan tarian kawin campur. 「Busuk sangat perbuatan mereka seperti pada hari-hari Gibea」 (ayat 9a). Orang Israel telah melakukan hal yang mengerikan dan tidak berperikemanusiaan di Gibea, yaitu bergantian memperkosa sampai mati istri seorang Lewi. Dan sang suami orang Lewi memotong mayatnya menjadi dua belas potong dan mengirimkannya kepada dua belas suku, sangat mengejutkan (Hak. 19:22-30). Hanya kebejatan Sodom Gomora yang sebanding dengan dosa yang tak tahu malu ini

Oleh karena itu, rumput akan menutupi barang-barang perak mereka yang berharga; onak akan tumbuh dalam kemah-kemah mereka (ayat 6c). Ironisnya adalah bahwa oleh aungerah Allah sehinga mereka telah dilepaskan dari perbudakan Mesir di masa lalu, dan kini dalam waktu dekat mereka akan mati di tangan orang Mesir. 「Mesir akan mengumpulkan mereka, Memfis akan menguburkan mereka」 (ayat 6b). Memfis adalah situs politik dan agama di Mesir utara, dengan piramida dan kuburan besar. Israel sangat tragis sehingga tidak diizinkan menentukan sendiri tempat penguburan diri. Pada akhirnya, mereka tidak memiliki apa pun untuk dipersembahkan kepada Allah, dan tidak ada tempat untuk mengadakan perayaan dan pertemuan favorit mereka.

Namun, orang Israel mencibir terhadap nabi dan menganggap nabi Hosea itu bodoh serta sombong (ayat 7). 「Nabi adalah seorang pandir, orang yang penuh roh adalah orang gila!」 (ayat 7b). Ketika Hosea mengatakan kepada rekan sebangsanya dengan kasih, berkata-kata jujur, memberikan peringatan yang keras, dia justru dianggap pandir dan sombong, dianggap sebagai orang yang tidak tahu apa-apa. Nabi Hosea memberikan peringatan yang jujur dan kata-kata tulus yang menusuk di telinga, tetapi Israel mencibir, terjerumus dalam situasi tragis yang tak tersembuhkan!

Renungkan:
Dahulu di zaman Daniel, raja Belsyazar dalam perjamuan yang ia adakan, dia melihat tangan tanpa tubuh yang menuliskan kata-kata yang tidak seorangpun mengerti, dia sangat antusias ingin tahu arti dari kata itu.

Sikap apa yang kita miliki ketika Allah berfirman kepada kita melalui hamba Tuhan dengan bahasa dan tulisan yang kita pahami untuk menyampaikan kata-kata yang setia namun menusuk telinga? Apakah ada kerendahan hati dan hati yang mau menerima didikan untuk mendengarkan?


Renungan pemahaman Kitab Hosea (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hosea ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan Juni 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Kristen.

0 thoughts on “Hosea 9:1-9

  1. Pingback: Hosea 10:9-15 | walk with Jesus