Tag Archives: Berputar untuk Kembali

Hosea 5:15-6:3

「Berbalik adalah Jalan yang Diberkati」
Oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) Alliance Bible Seminary H.K.

(Hos. 5:15-6:3 [ITB])
5:15 Aku akan pergi pulang ke tempat-Ku, sampai mereka mengaku bersalah dan mencari wajah-Ku. Dalam kesesakannya mereka akan merindukan Aku: 6:1 「Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita. 2 Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya. 3 Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.」

Nabi Hosea berseru memanggil umat untuk bertobat dan kembali serta mencari pengenalan akan Allah. Ayat Hos. 5:15 secara struktur merupakan titik balik antara paragraf depan dan belakang, lalu dalam paragraf pendek ayat 1-3 muncul kata-kata kerja seperti 「mari」 (6:1a), 「menerkam」 (6:1b), 「menyembuhkan」 (6:1c) dan 「menghidupkan」 (6:2a) memiliki kemiripan dengan 5:12-15, yang mengingatkan kita pada lagu pertobatan, yang merupakan tangapan sepenuh hati atas ketetapan Allah yang diberitakan di depan.

Pertobatan (ayat 1) dan pengenalan akan TUHAN (Yahweh) (ayat 3) adalah klimaks yang tiba-tiba muncul dalam serangkaian atmosfer yang tertekan, dan orang Israel dapat melihat secercah cahaya dari lembah kegelapan yang dalam. Satu-satunya cara bagi orang Israel untuk disembuhkan, dan selamat adalah dengan bertobat dan kembali ke pelukan TUHAN (Yahweh). Apakah seruan agar pulang kembali ke rumah adalah monolog nabi Hosea kepada bangsa Israel, harapan pribadinya, atau merupakan kesedian umat yang mau menanggapi panggilan Hosea untuk pulang kembali? Entah apakah itu asumsi nabi Hosea sendiri atau orang-orang telah memberikan tanggapan atas inisiatif mereka sendiri, namun tampaknya tindakan 「pulang kembali」 ini belum sepenuhnya terrealisasi pada saat ini. Namun pulang ke rumah selalu merupakan satu-satunya cara, dan ini adalah awal dari berkat.

Nabi Hosea mengingatkan orang Israel bahwa hukuman TUHAN bukan hendak membuat mereka punah, dan tujuan akhir masih untuk menyembuhkan. Allah akan melakukan pembedahan pada orang Israel yang sakit parah, pembedahan ini akan merobek kulit dan daging, tetapi tidak untuk menyakiti, tetapi proses penyembuhan yang tak terhindarkan. Di zaman kuno jika penyakit dapat disembuhkan dalam tiga hari maka itu adalah proses yang singkat, tidak perlu ditakuti. Oleh karena itu, nabi Hosea mengatakan 「Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita」 (2a) untuk menggambarkan bahwa proses penderitaan itu sebagai yang berjangka sangat pendek. Jika Israel bertekad untuk meninggalkan jalan menyimpang dan kembali kepada TUHAN, mereka akan seperti tulang-tulang kering yang dibangkitkan seperti nubuat Yehezkiel, juga akan seperti Yunus dibangkitkan tiga hari setelah di dalam perut ikan.

Janji kepada yang mau melepaskan akan mendapatkan, yang mati akan dibangkitkan, dapat direalisasikan pada mereka yang bersedia untuk meninggalkan jalan mereka sendiri dan kembali ke pelukan Allah. Ini tentu saja termasuk orang-orang yang tidak percaya dan orang Kristen. Kembali kepada Allah dan pulang ke pelukan-Nya, akan lebih dalam mengalami pendewasaan kehidupan yang dibangkitkan dari mati. Rasul Paulus menyaksikan: 「Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,」 (Filipi 3:10). Ternyata semakin kita mati terhadap dosa dan terhadap diri kita sendiri, semakin kita menyadari kekuatan kebangkitan Yesus Kristus; semakin kita rela melepaskan diri, semakin banyak yang akan kita dapatkan, jika kita mau melepaskan beban berat, kita akan lebih sadar akan ringannya di dalam Kristus. Setiap kali meletakkan berserah, selaku akan mendapatkan yang penuh kejutan. Melangkah pulang semakin dekat ke gerbang rumah, maka akan lebih merasakan betapa hangatnya tangan kasih Allah. Ada pepatah: 「berada di rumah seribu hari penuh sukacita, berada di luar setengah hari penuh derita」. Semoga kita semua mendengarkan panggilan Tuhan dan kembali ke pelukan-Nya, karena berputar kembali adalah satu-satunya cara untuk diberkati.

Renungkan:
Mari kita gunakan pujian 「Lembut suara Yesus menanggil」 (Softly and Tenderly) sebagai meditasi dan tanggapan kita hari ini. 「Pulang, pulang, yang sedih dan tak punya rumah, … lembut dan tulus suara Yesus memanggilmu, pulang, dan memintamu untuk pulang!」


Renungan pemahaman Kitab Hosea (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hosea ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan Juni 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Kristen.

Rut 1:6-7

「Berbalik pulang kembali ke rumah milik bapa 」

(Rut 1:6-7 [ITB])
6Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.
7Maka berangkatlah ia dari tempat tinggalnya itu, bersama-sama dengan kedua menantunya. Ketika mereka sedang di jalan untuk pulang ke tanah Yehuda,

Penulis kitab memakai lima ayat pendek secara sederhana memperkenalkan latar belakang kisah Rut, menjelaskan kedua perempuan Moab — Orpah dan Rut,karena menikah dengan kedua pemuda Israel, kemudian karena suami mereka meninggal dan memulai perjalanan bersama Naomi sang mertua menuju Betlehem. Karena tiga laki-laki bergantian meninggal dunia, keluar dari kisah, fokus disorotkan kepada diri Naomi; dan dua perempuan Moab ini berada di samping pentas. Pada awalnya Elimelekh yang menentukan arah jalan keluarga, sekarang menjadi tanggung jawab Naomi; peralihan peran adalah hal yang sering terjadi. Pepatah mengatakan 「di rumah mengikuti kata ayah, menikah mengikuti kata suami, di masa tua mengikuti kata anak.」 Naomi sebelumnya tidak punya hak membuat keputusan, hanya mengikuti kata suami, kemudian mengikuti kata anak, pada akhirnya hanya tersisa dirinya dan kedua menantu yang masih muda. Ia sekarang harus memikul tanggung jawab kepala rumah tangga, memegang peranan kepemimpinan.

Naomi ambil keputusan pulang ke kampung halaman; penulis kisah memakai tiga kata untuk mencerminkan keputusan hatinya: berkemas atau “arose / bangkit” (Rut. 1:6a), pulang (Rut. 1:6b), berangkat (Rut. 1:7a). “Berbalik pulang kembali” (שׁוּב shuwb:  to turn back) berbalik kembali adalah topik utama sesungguhnya yang ingin ditonjolkan penulis kitab: Naomi hendak dari Moab 「berbalik pulang kembali 」 ke kampung halaman (Rut. 1:6), ia ingin menantunya 「berbalik pulang kembali 」 ke rumah orang tua mereka (Rut. 1:8b), namun mereka sebaliknya bersikeras hendak bersama dia 「berbalik pulang kembali 」 ke negara asal sang mertua. Ia dengan segenap tanaga menasehati mereka untuk pulang (Rut. 1:11-12), Orpah sungguh pulang, akhirnya tersisa Rut dan Naomi bersama-sama pulang kembali ke Betlehem. Frekuensi pemakaian kata 「pulang」 sangat mencengangkan, dalam kitab Rut yang pendek hanya empat pasal, selain di pasal 2:6, 4:3 dan 4:15, di pasal 1 muncul tiga belas kali.

Kata 「pulang」 muncul berkali-kali dalam perikop yang sekadar hanya mencatat perjalanan pulang kampung, pada saat kita mengenal bahwa 「berbalik pulang kembali 」 ( שׁוּב shuwb:  to turn back) adalah kata yang dipakai para nabi untuk menunjuk kepada pertobatan, maka kita dapat memahami bahwa penulis kisah tidak sekedar hanya mencatat perjalanan pulang kampung, namun mengandung makna yang satu tingkat lebih dalam, yaitu bahwa Naomi bertekat kembali kepada pelukan TUHAN. Apa penyebab keputusan Naomi? Apakah ia merasa terpaksa sudah tidak ada jalan keluar lagi, dan mendengar bahwa di Betlehem telah turun hujan, panen melimpah, atau serangan musuh asing sudah berhenti? Tentu semua ini mungkin merupakan unsur-unsur yang membantu Betlehem lepas dari keadaan yang sulit tersebut, namun justru berita yang didapatkan Naomi adalah bahwa TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri dan memberikan makanan kepada mereka (Rut. 1:6b). ternyata yang ada di balik segala peristiwa adalah adanya tangan pemeliharaan Allah dan perhatian-Nya.

TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri itu adalah berita yang hendak disampaikan penulis kitab. 「Memperhatikan 」 (פָּקַד paw-kad’ mengunjungi) jika dimengerti dari sudut negatif adalah 「menuntut」 atau 「menghukum」, dari sudut positif artinya adalah 「mengunjungi, memperhatikan, memelihara dan memberkati」. Saat umat Allah berjalan di jalan-Nya, Allah akan memperhatikan mereka. Saat Naomi terjebak dalam keadaan tidak ada seorangpun yang dapat ia sandari, ia mendengar berita bahwa TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri, menganugerahkan makanan kepada penduduk Betlehem, membuat 「rumah pangan 」 sekali lagi sungguh-sungguh kembali seperti sebutannya. Naomi dalam kebebasan untuk membuat keputusan yang ia miliki, setelah mendengar bahwa TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri, dengan kebebasannya bertekat pulang kembali ke rumah milik Bapa, berputar pulang kembali ke pelukan TUHAN.

Renungkan: silahkan merenungkan bagian reff. dari lagi lagu 〈Pulang Rumah〉 (Softly & Tenderly Jesus Is Calling): 「Pulang rumah, Pulang rumah, yang berbeban yang terluka pulang rumah, suara Yesus lembut penuh belas kasih memanggil engkau, pulanglah rumah, dengan tulus mengundangmu pulang rumah!」 Saat engkau terjebak dalam situasi yang sangat-sangat ekstrim menderita, jangan lupa TUHAN masih tetap memperhatikan dan memelihara anak-anak-Nya. Apakah engkau seperti Naomi setelah mendengar kasih anugerah TUHAN, segera bertindak sebagai jawaban, berputar pulang kembali ke dalam pelukan TUHAN?


「Softly and Tenderly Jesus Is Calling」
Will Lamartine Thompson
UM Hymnal, No. 348

Softly and tenderly Jesus is calling,
calling for you and for me;
see, on the portals he’s waiting and watching,
watching for you and for me.

Come home, come home;
you who are weary, come home;
earnestly, tenderly, Jesus is calling,
calling, O sinner, come home!

Halus dan lembut Yesus sedang memanggil,
panggilan bagi engkau dan bagi saya;
lihatlah, di gerbang Ia sedang menunggu dan memperhatikan,
perhatikan engkau dan saya.

Pulang kembali, pulang kembali;
engkau yang lelah, pulanglah kembali;
tulus, lembut, Yesus memanggil,
hai orang berdosa, datang pulanglah rumah!


Kata  פָּקַד paw-kad’  dapat mempunyai arti mengunjungi, menghukum, memperhatikan.

Kunjungan TUHAN mempunyai beberapa aspek:

  1. Membawa hukuman kepada orang-orang yang durhaka kepada Allah: dalam Yer. 5:29 oleh ESV, atau NIV diterjemahkan sebagai “menghukum” seperti ITB “Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini? demikianlah firman TUHAN. Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini?” bandingkan dengan terjemahan KJV atau ASV “Shall I not visit (mengunjungi) for these [things]? saith the LORD : shall not my soul be avenged on such a nation as this?”
    Atau dalam Maz. 89:32 “maka Aku akan membalas (mengunjungi, menghukum) pelanggaran mereka dengan gada, dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan.”
    Sepatutnya respon manusia terhadap hukuman-Nya “Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.” (Ayub 5:17)
  2. Kunjungan-Nya merupakan didikan kepada anak-anak-Nya yang berbuat kesalahan agar pulang kembali kepada pelukan-Nya, Ibr. 12:6 “karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
  3. Bagi anak-anak-Nya, kunjungan-Nya merupakan lawatan membawakan perhatian, pemeliharaan dalam kasih sayang anugerah-Nya. Rut 1:6「… TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.

Daftar Renungan pemahaman Kitab Rut

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建  Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Rut ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng)  yang dipublikasi pada bulan September 2017 merupakan hak cipta (copyrightAlliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).