「Anak yang memaksa dan menyudutkan bapanya」
Oleh Yè Sōng Mào (葉松茂)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Lukas 15:29-32 [ITB])
29 Tetapi ia menjawab bapanya, katanya: 『Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.』
31 Kata bapanya kepadanya: 『Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.』
Kemarin kita telah merenungkan perumpamaan tentang Anak yang Hilang, dan kita telah berbicara tentang bagaimana anak sulung bekerja keras sepanjang hidupnya untuk melayani bapanya, bukan karena kasih kepada bapanya.
Jika dia tidak mengasihi bapanya, mengapa anak sulung tersebut melayani bapanya selama bertahun-tahun dan mematuhi perintahnya? Tentu saja, itu demi bagiannya dari harta keluarga! Jadi ketika anak bungsu pulang ke rumah setelah menghabiskan semua bagiannya dari harta keluarga, dan sang bapa memasak domba dan menyembelih sapi, serta menghabiskan banyak uang untuk pesta menyambut sang anak bungsu, anak sulung menjadi sangat marah, karena dia berpikir bahwa pesta itu telah memakai bagiannya dari harta keluarga! Sang bapa mengerti alasan sebenarnya dari kemarahannya, jadi dia mencoba menenangkannya dengan mengakui kepada anaknya, 「segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.」
Sebenarnya tidak jarang kita melihat putra tertua dari keluarga zaman modern mengambil alih bisnis keluarga. Mengetahui bahwa mereka memiliki peluang terbaik untuk mengambil alih bisnis keluarga, banyak anak laki-laki sulung bersedia melakukan apa pun yang dikatakan ayah mereka, bekerja keras, dan menjaga agar bisnis tetap berjalan. Namun, orang-orang lainnya memahami bahwa setelah sang ayah pensiun, atau bahkan meninggal dunia, setelah sang anak tertua menjadi bos atas bisnis keluarga, suaranya mewakili keluarga, sifat wajah aslinya akan terungkap. Dia mungkin benar-benar ingin sukses dalam bisnis, tetapi dia mungkin seorang pemboros seperti anak bungsu dan kehilangan seluruh kekayaannya dalam sekejap mata.
Kita menghabiskan hidup kita untuk melayani, untuk rutin beribadah di gereja, mendengarkan dan mengikuti setiap perintah Tuhan, tidak selalu karena kasih kita kepada Tuhan. Mungkin kita hanya ingin 「memaksa」 Tuhan untuk memberkati kita, studi kita, karier kita, dan keluarga kita. Atau bahkan seperti orang Farisi, yang bekerja keras adalah demi agar dikasihi dan dihormati di gereja. Begitu kita menyadari bahwa Tuhan tidak memberkati kita seperti yang kita harapkan, atau bahwa kita tidak menerima penghormatan dan kasih yang menurut kita layak kita terima, kita tiba-tiba merasa sangat marah, berpikir bahwa kita telah ditipu oleh Tuhan, dan bahwa kita telah dianiaya oleh gereja. Sebenarnya, Tuhan tidak menipu kita, tetapi kita menipu diri kita sendiri, karena kita tidak melayani Tuhan karena kasih kepada-Nya, tetapi karena kita ingin menjadi tuhan atas diri sendiri. Anak sulung berusaha memaksa bapanya agar menjadikan dirinya sebagai bos atas bisnis keluarga, sedangkan itu kita berusaha memaksa Tuhan untuk menjadikan kita sebagai tuhan diri kita sendiri.
Renungkan:
Apakah saya bekerja keras untuk melayani dan mengikut Tuhan, dan jauh di lubuk hati saya, apakah saya ingin Tuhan memberkati saya sebagai balasannya?
Apakah saya akan merasa marah jika Tuhan tiba-tiba berhenti memberkati keluarga atau karier saya? Apakah saya merasa bahwa saya sangat saleh, tetapi mengapa Tuhan memperlakukan saya seperti ini?
Apakah saya menjadi tuhan atas diri saya sendiri, dan semua yang saya lakukan hanyalah sebuah paksaan agar Tuhan membiarkan saya menjadi tuhan atas diri saya sendiri?
Renungan pemahaman Pelayanan dan Pembaruan 2024
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema 「Pelayanan dan Pembaruan」 ditulis oleh Yè Sōng Mào (葉松茂) yang dipublikasikan pada bulan Februari 2024 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.