
「Menghentikan kemesuman di tanah itu」
Oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yeh. 23:46-49 [ITB])
46 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: 「Biarlah bangkit sekumpulan orang melawan mereka dan biarkanlah mereka menjadi kengerian dan rampasan. 47 Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu dan memancung mereka dengan pedangnya, membunuh anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka dan membakar habis rumah-rumah mereka. 48 Aku akan menghentikan kemesuman di tanah itu dan semua kaum perempuan akan memperhatikan peringatan itu dan tidak akan melakukan kemesuman lagi seperti yang kamu lakukan. 49 Orang akan membalaskan kemesumanmu atasmu dan kamu harus menanggung dosa-dosamu lantaran kamu menyembah berhala-berhala. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.」
Paragraf ini adalah ringkasan dari seluruh pasal 23, membawakan penghakiman terakhir bagi Ohola dan Oholiba, ayat Alkitab menggunakan kata-kata 「sekumpulan orang」, 「rumah」, dan 「rampasan」 untuk menjelaskan bahwa seluruh perumpamaan adalah untuk peringatan awal nubuat penawanan, menunjukkan bahwa baik Yerusalem dan Samaria akan dibawa ke pembuangan. Rumah-rumah (atau Bait Suci) di dalamnya akan dibakar. Di ayat 47 digunakan kata 「melontari mereka dengan batu」 untuk menggambarkan apa yang dilakukan tentara Babel, ini agak aneh, karena tentara biasanya menggunakan pedang dan tombak untuk menyerang bukan menggunakan batu, tetapi jika kita memakai hukum Taurat untuk melihat hukuman mati 「melontari mereka dengan batu」 maka dapat memahami bahwa kejahatan yang dilakukan oleh Ohola dan Oholiba telah sampai pada titik yang sepenuhnya dikutuk oleh Allah, dan 「dilontari batu sampai mati」 adalah hukuman terbuka, seluruh Israel menyaksikan kejahatan orang-orang yang dikutuk tersebut dan tidak berani ikut melakukannya, karena Ohola dan Oholiba telah melakukan perzinaan di depan umum, mereka juga harus dihukum di depan umum.
Maksud dari seluruh pengadilan itu adalah untuk 「menghentikan kemesuman di tanah itu」 dan 「semua kaum perempuan akan memperhatikan peringatan itu dan tidak akan melakukan kemesuman lagi seperti yang kamu lakukan」 (ayat 48). Pertama-tama, 「menghentikan kemesuman di tanah itu」 mengingatkan kita pada Imamat 18:24-30, yang menyebutkan bahwa kemesuman zina orang Israel akan menajiskan tanah Kanaan, dan akhirnya tanah itu akan memuntahkan mereka (tawanan), dan Yehezkiel membawakan tradisi pemahaman teologi tanah ini. Setelah orang Israel ditawan (dimuntahkan), barulah tanah itu bisa dibersihkan dan dikuduskan dari keadaan najis. Kedua, tujuan pengasingan itu tidak hanya untuk membersihkan tanah, tetapi juga untuk memperingatkan semua 「perempuan」 lainnya agar tidak lagi meniru perzinaan Yerusalem, lebih jauh agar kemesuman zina berhenti di tanah.
Terakhir, dengan tujuan final dari pembuangan dan penghancuran adalah 「kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH」 (ayat 49). Allah bukan menghukum untuk tujuan memberikan hukuman, juga bukan agar seseorang benar-benar binasa. Apa yang Allah harapkan adalah pertobatan dan kewaspadaan untuk berhenti melakukan perzinaan di bumi. Hanya ketika umat Allah tahu bahwa hanya TUHAN adalah Allah mereka, maka barulah umat Allah memiliki alasan untuk bertobat, dan juga mengerti bahwa mereka tidak hidup untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk Allah yang mengasihi mereka. Pertobatan adalah tidak pernah merupakan perbaikan diri, tapi sikap berbalik dan kembali kepada TUHAN, tidak ada yang bisa mengandalkan pelatihan moral dan kebajikan diri untuk mendapatkan apa yang disebut 「pertobatan」. Semua pertobatan selalu membawa orientasi 「mengarah kepada Allah」, yaitu 「kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH」
Renungkan:
Penghakiman Allah datang dengan keselamatan, yaitu menyelamatkan manusia dari dosa dan menjadi peringatan untuk menghentikan perzinaan. Bagaimana TUHAN bisa menjadi Allah dalam setiap aspek dan inti kehidupan Anda? Bagaimana 「kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH」 itu menjadi pengarah dan inti hidup Anda?
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 21-28 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him (高銘謙) dipublikasikan pada bulan Januari 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.