
「Persundalannya melebihi lagi」
Oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yeh. 23:11-21 [ITB])
11 「Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya. 12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasan kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng. 13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.
14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam, 15 pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka. 16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim. 17 Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.
18 Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya. 19 Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir. 20 Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda. 21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.」
Perikop ini menjelaskan percabulan zina yang dilakukan Oholiba (Yerusalem), adik perempuan Ohola (Samaria). Pertama-tama, perikop ini bermaksud untuk mengacu pada Ohola saat menjelaskan Oholiba, yang dapat dijelaskan dengan daftar berikut: Yeh. 23:5-6 dan Yeh. 23:12
(Yeh. 23:5-6) Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang, berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, pasukan kuda.
(Yeh. 23:12, Oholiba) Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasa kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.
Seperti yang terlihat dari daftar ini, pengulangan pemakaian kata-kata 「berahi」, 「Asyur」, 「pahlawan perang」, 「bupati」, 「penguasa」, 「pasukan kuda」 dan 「pemuda yang ganteng」, jadi penulis sengaja menyejajarkan objek seksual serta preferensi Oholiba dan Ohola, sehingga pembaca dapat memahami bahwa kedua saudara perempuan ini memiliki wajah asali yang sama.
Namun, Oholiba berzina lebih daripada Ohola. Ayat 14 dimulai dengan 「bahkan, ia menambah persundalannya lagi」, menunjukkan bahwa Oholiba melihat gambar orang Kasdim di dinding, jadi dia mengagumi mereka dan mengirim utusan ke Babel, dan mengharapkan berzina dengan mereka (ayat 14 -16). Nafsu Oholiba bangkit dengan 「melihat.」 Sekalipun dia hanya melihat gambar ukiran di dinding, itu sudah cukup baginya untuk melaksanakan rencana perzinaan. Dapat dilihat bahwa nafsu zina Oholiba bahkan lebih besar daripada nafsu Ohola. Selanjutnya, ayat 17-18 menjelaskan secara rinci percabulan zina Oholiba dengan Babel, termasuk berada di tempat tidur dan memperlihatkan sendiri auratnya. Deskripsinya eksplisit dan mengejutkan. Sangat sulit bagi kita untuk membayangkan seorang wanita yang sudah menikah, Oholiba, ia mengkhianati suaminya (TUHAN) dengan begitu mudah dan melakukan hal yang sangat memalukan.
Kemudian, ayat 19 disebutkan bahwa percabulan zina Oholiba itu adalah melanjutkan hari-hari percabulan zinanya di Mesir ketika dia masih muda, ia 「berahi」 pada orang-orang kuat (ayat 20), yang menyatakan bahwa Yerusalem bernafsu untuk bersekutu dengan negara-negara kuat yang memiliki kekuatan militer, dia percaya bahwa hanya negara-negara ini yang dapat membawa manfaat baginya dan memuaskan kesukaannya. Dia tidak menganggap dirinya sebagai wanita yang sudah menikah, tidak mengingat bahwa dirinya hanya boleh membuat perjanjian dengan TUHAN, dan bahkan tidak berpikir bahwa tindakannya itu adalah pengkhianatan terhadap hubungan perjanjian dengan TUHAN. Oleh karena itu, yang ditekankan perikop Kitab Suci ini adalah Oholiba sangat memalukan, keterlaluan tidak masuk akal, membuat orang terkejut, dan jatuh sangat dalam.
Renungkan:
Percabulan zina dimulai dengan 「melihat.」 Jika kita tidak mau mengekang diri dan melihat hal-hal yang menggoda itu, tanpa kita sadari, kita hanya akan mendorong diri kita sendiri ke dalam jurang kejahatan dan perzinaan. Objek 「melihat」 bisa berupa hal-hal ekspos, uang, reputasi, status, dan kekuasaan, yang semuanya akan membangkitkan nafsu batin dan membuat diri melakukan perzinaan dengan semua ini. Bagaimana Anda mengatur 「melihat」 Anda? Apa tempat Allah dalam hidup Anda?
Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 21-28 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him (高銘謙) dipublikasikan pada bulan Januari 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.


