「Nilai rapor」
Oleh Gān Rǔ Chéng (甘汝誠)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Ul. 33:6-25 [ITB])
6 Biarlah Ruben hidup dan jangan mati, tetapi biarlah orang-orangnya sedikit jumlahnya.
7 Dan inilah tentang Yehuda. Katanya: 「Dengarlah, ya TUHAN, suara Yehuda dan bawalah dia kepada bangsanya. Berjuanglah baginya dengan tangan-Mu, dan jadilah Engkau penolongnya melawan musuhnya.」
8 Tentang Lewi ia berkata: 「Biarlah Tumim dan Urim-Mu menjadi kepunyaan orang yang Kaukasihi, yang telah Kaucoba di Masa, dengan siapa Engkau berbantah dekat mata air Meriba; 9 yang berkata tentang ayahnya dan tentang ibunya: aku tidak mengindahkan mereka; ia yang tidak mau kenal saudara-saudaranya dan acuh tak acuh terhadap anak-anaknya. Sebab orang-orang Lewi itu berpegang pada firman-Mu dan menjaga perjanjian-Mu; 10 mereka mengajarkan peraturan-peraturan-Mu kepada Yakub, hukum-Mu kepada Israel; mereka menaruh ukupan wangi-wangian di depan-Mu dan korban yang terbakar seluruhnya di atas mezbah-Mu. 11 Berkatilah, ya TUHAN, kekuatannya dan berkenanlah kepada pekerjaannya. Remukkanlah pinggang orang yang melawan dia dan yang membenci dia, sehingga mereka tidak dapat bangkit.」
12 Tentang Benyamin ia berkata: 「Kekasih TUHAN yang diam pada-Nya dengan tenteram! TUHAN melindungi dia setiap waktu dan diam di antara lereng-lereng gunungnya.」
13 Tentang Yusuf ia berkata: 「Kiranya negerinya diberkati oleh TUHAN dengan yang terbaik dari langit, dengan air embun, dan dengan air samudera raya yang ada di bawah; 14 dengan yang terbaik dari yang dihasilkan matahari, dan dengan yang terbaik dari yang ditumbuhkan bulan; 15 dengan yang terutama dari gunung-gunung yang sejak dahulu, dan dengan yang terbaik dari bukit-bukit yang berabad-abad, 16 dan dengan yang terbaik dari bumi serta segala isinya; dengan perkenanan Dia yang diam dalam semak duri. Biarlah itu semuanya turun ke atas kepala Yusuf, ke atas batu kepala orang yang teristimewa di antara saudara-saudaranya. 17 Anak sulung lembu sapinya adalah kegemilangannya dan tanduk-tanduknya seperti tanduk-tanduk lembu hutan; dengan itu ia akan menanduk bangsa-bangsa, seluruh bumi, dari ujung ke ujung. Itulah orang Efraim yang puluhan ribu, dan itulah orang Manasye yang ribuan.」
18 Tentang Zebulon ia berkata: 「Bersukacitalah, hai Zebulon, atas perjalanan-perjalananmu, dan engkaupun, hai Isakhar, atas kemah-kemahmu. 19 Bangsa-bangsa akan dipanggil mereka datang ke gunung; di sanalah mereka akan mempersembahkan korban sembelihan yang benar, sebab mereka akan mengisap kelimpahan laut dan harta yang terpendam di dalam pasir.」
20 Tentang Gad ia berkata: 「Terpujilah Dia yang memberi kelapangan kepada Gad. Seperti singa betina ia diam dan menerkam lengan, bahkan batu kepala. 21 Ia memilih bagian yang terutama, sebab di sanalah tersimpan bagian panglima; ia datang kepada para kepala bangsa itu; dilakukannya kebenaran TUHAN serta penghukuman-penghukuman-Nya bersama-sama dengan orang Israel.」
22 Tentang Dan ia berkata: 「Adapun Dan ialah anak singa yang melompat keluar dari Basan.」
23 Tentang Naftali ia berkata: 「Naftali kenyang dengan perkenanan dan penuh dengan berkat TUHAN; milikilah tasik dan wilayah sebelah selatan.」
24 Tentang Asyer ia berkata: 「Diberkatilah Asyer di antara anak-anak lelaki; biarlah ia disukai oleh saudara-saudaranya, dan biarlah ia mencelupkan kakinya ke dalam minyak. 25 Biarlah dari besi dan dari tembaga palang pintumu, selama umurmu kiranya kekuatanmu.」
Saatnya mengirim lembar rapor lagi.
Meskipun perikop ini dalam bentuk berkat, ini bukan hanya memuji yang baik doa yang baik yang tanpa dasar, tetapi penilaian yang sebenarnya dari masing-masing suku.
Terakhir kali yang melakukan penilaian rapor adalah Yakub (Kejadian 49). Saat itu, dua belas suku baru saja terbentuk dan masih tinggal di Mesir. Hari ini, lebih dari tiga ratus tahun kemudian, dua belas suku telah membentuk sebuah bangsa dan keluar dari Mesir, berkelana di padang gurun selama empat puluh tahun lagi, dan sekarang pada malam memasuki Tanah Perjanjian Kanaan, yang juga saat Musa meninggalkan dunia, sesaat sebelum meninggal ia melaksanakan tanggung jawab patriark dan memberikan skor penilaian bagi Israel, dari tentu saja berdasarkan dengan kinerja suku-suku di padang gurun, memberikan urutan kepada masing-masing suku. Oleh karena itu, untuk memahami rapor ini harus dilihat bersama dengan 「berkat」 Yakub menjelang kematian.
Pertama-tama, urutan tidak lagi berdasarkan urutan tua atau muda (misalnya, Benyamin terdaftar sebelum Yusuf sang kakak), tetapi sesuai dengan struktur suku. Tentu saja, sesuai dengan praktik yang biasa, Ruben masih urutan pertama; diikuti oleh kelompok utara dan selatan. Pertama adalah kelompok selatan (kelak adalah kerajaan selatan), Yehuda, Lewi dan Benyamin. Adapun Simeon tidak muncul dalam daftar mungkin sudah tergabung dalam suku Yehuda. Kemudian selanjutnya kelompok utara yang dipimpin oleh suku Yusuf dan suku Gad di sebelah timur sungai.
Kedua, urutan kedua adalah Yehuda. Jelas mereka memegang peran kepemimpinan di antara suku-suku, sedangkan kelak keluarga kerajaan adalah berasal dari suku ini. Urutan ketiga adalah suku Lewi, karena umat Israel adalah umat religius, oleh karena itu, keluarga imam memiliki status superior. Urutan keempat adalah suku Benyamin, karena mereka telah membentuk hubungan yang tidak bisa dipecahkan dengan suku Yehuda.
Ketiga, jika urutan ditentukan oleh panjang komentar, suku Lewi dan Yusuf akan menonjol dan jauh melampaui suku-suku lain. Ini semua terkait dengan ketekunan Yusuf menerima penghinaan dan menyelamatkan seluruh keluarga; dan imam Pinehas mengambil inisiatif untuk menghancurkan kerabat yang berdosa sehingga menyelamatkan bangsa, menyelamatkan agama umat itu dan moralitas dari kehancuran, mungkin inilah alasan mengapa kedua suku itu penilaian baik.
Renungkan:
Menurut tradisi Yahudi, setiap Tahun Baru adalah saat umat Allah diurutkan kembali. Allah akan menilai naik turunnya orang-orang dalam kitab kehidupan menurut kinerja tahunan mereka (lihat Malekhi 3:16). Perjanjian Baru juga mengingatkan orang percaya dalam Wahyu 20:13, 15 「aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu … setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu,」 yang terakhir itu adalah arsip perbuatan kita sehari-hari. Kita seharusnya tidak hanya melihat apakah nama tercatat dalam kitab kehidupan, tetapi juga ingat bahwa Allah akan menghakimi kita menurut perbuatan kita, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu kelak!
Renungan pemahaman Kitab Ulangan
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ulangan ditulis oleh Gān Rǔ Chéng (甘汝誠) dipublikasi pada bulan Juni 2014 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.