Ulangan 29:18-21

Bencana sudah dekat

Oleh Gān Rǔ Chéng (甘汝誠)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Ul. 29:18-21 [ITB])
18 Sebab itu janganlah di antaramu ada laki-laki atau perempuan, kaum keluarga atau suku yang hatinya pada hari ini berpaling meninggalkan TUHAN, Allah kita, untuk pergi berbakti kepada allah bangsa-bangsa itu; janganlah di antaramu ada akar yang menghasilkan racun atau ipuh. 19 Tetapi apabila seseorang pada waktu mendengar perkataan sumpah serapah ini menyangka dirinya tetap diberkati, dengan berkata: Aku akan selamat, walaupun aku berlaku degil dengan demikian dilenyapkannya baik tanah yang kegenangan maupun yang kekeringan 20 maka TUHAN tidak akan mau mengampuni orang itu, tetapi murka dan cemburu TUHAN akan menyala atasnya pada waktu itu; segenap sumpah serapah yang tertulis dalam kitab ini akan menghinggapi dia, dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari kolong langit. 21 TUHAN akan memisahkan orang itu dari segala suku Israel supaya dia mendapat celaka, sesuai dengan segala sumpah serapah perjanjian yang tertulis dalam kitab hukum Taurat ini.

Ayat-ayat Perjanjian Lama, seperti Pentateukh, karena usia penulisan, kita tidak terlalu mengenal cara penggunaan teks pada saat itu, sehingga menerjemahkannya benar-benar tidak mudah. Saat membaca, perlu merujuk ke teks sebelum dan sesudahnya. Misal, di awal paragraf kaum keluarga atau suku. Itu adalah fenomena yang mengerikan, dimulai dari kemurtadan pribadi individu, dan akhirnya menyebar menjadi kemurtadan seluruh suku. Sungguh: ada akar yang menghasilkan racun atau ipuh (sayuran pahit dan apsintus). Ketika seluruh kelompok jatuh dan mendatangkan hukuman Allah, orang yang merupakan akar pemulai itu bahkan merasa dirinya baik (menyangka dirinya tetap diberkati).

Raja Daud pernah karena khilaf sesaat melakukan sensus penghitungan jumlah orang, kesalahan Daud mengakibatkan tujuh puluh ribu orang mati (2 Sam. 24:15), tujuh puluh ribu orang ini tanpa memandang jenis kelamin, status sosial atau usia, dan mereka dihukum terkena getah imbas dosa Daud. Apakah Daud dapat menempatkan diri di luar?Apakah ia dapat merasa dirinya baik? Tentu saja tidak, dapat dipercaya dia akan menanggung bayang-bayang tragedi ini dalam sisa hidupnya.

Mengapa ada orang dalam kesusahan sosial masih bisa merasa baik (menyangka dirinya tetap diberkati)? Mungkin ketika dia memulai kemurtadan, situasinya tidak terlalu menonjol, ketika makin banyak orang lain yang mengikuti dan semakin terjerumus makin dalam; akhirnya, ketika semua jatuh ke dalam hukuman disiplin Allah, ia menarik diri dan menertawakan semua orang. Ada orang berpikir bahwa ketika orang itu pertama kali meninggalkan imannya mungkin telah dinasihati dan ditegur oleh beberapa orang beriman, namun, ketika hukuman Allah datang dan mereka yang dahulu berusaha mencegah dia juga ikut terkena getah, tetapi malahan dia tidak menderita (atau selamat), maka dia bisa menertawakan mereka dahulu mencegah dia murtad itu.

Bagaimanapun, jelas bahwa dia adalah orang yang secara iman memotong dirinya putus dari segala suku Israel.
Allah membenci orang seperti itu dan bersumpah untuk mendongkel dia keluar dan menghukumnya.

Renungkan:
Allah membentuk komunitas iman di Israel agar mereka membuat perjanjian untuk saling menjaga, saling mendukung, dan saling mencintai. Allah membenci orang-orang yang melanggar perjanjian dan kemurtadan, dan bahkan terlebih membenci mereka yang menabur benih kemurtadan.
Kita hendaknya mencintai apa yang Allah cintai dan membenci apa yang dibenci Allah. Bagi orang percaya yang melakukan kesalahan dalam perilaku, kita mencoba yang terbaik untuk memulihkannya; tetapi untuk pengkhianat yang memikat orang percaya lain ikut murtad menjauh dari Tuhan, kita benar-benar harus berdiri teguh dan menegakkan disiplin. Jika tidak, kita hanya akan mendatangkan hukuman Allah yang lebih besar.


Renungan pemahaman Kitab Ulangan

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ulangan ditulis oleh Gān Rǔ Chéng (甘汝誠) dipublikasi pada bulan Juni 2014 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.