「Kandil dan persembahan unjukan」
Oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó)
(Bil. 8:20-22 [ITB])
20 Lalu Musa, Harun dan segenap umat Israel melakukan yang demikian kepada orang Lewi; tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa mengenai orang Lewi, demikianlah dilakukan orang Israel kepada mereka. 21 Orang Lewi itu menghapus dosa dari dirinya dan mencuci pakaian mereka, kemudian Harun mengunjukkan mereka sebagai persembahan unjukan di hadapan TUHAN, dan mengadakan pendamaian bagi mereka sambil mentahirkan mereka. 22 Sesudah itu masuklah orang Lewi untuk melakukan pekerjaan jabatan mereka di Kemah Pertemuan, di bawah pengawasan Harun dan anak-anaknya. Seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa mengenai orang Lewi, demikianlah dilakukan kepada mereka.
Bilangan pasal 8 (klik untuk membaca) berbicara tentang persembahan suku Lewi, mereka tidak mempersembahkan bejana emas atau perak atau lembu dan domba seperti suku-suku lain, tetapi mempersembahkan seluruh suku Lewi. Pasal ini dapat dibagi menjadi tiga bagian, semuanya dimulai dengan 「TUHAN berfirman kepada Musa」 (ayat 1, 5, 23):
1) Peraturan imam menyalakan lampu-lampu (ayat 1-4): Harun mewakili pemimpin suku Lewi. Ini adalah pertama kalinya imam besar Harun melayani di tempat kudus dalam Kemah Suci, dimulai dengan menyalakan kaki dian emas. 「kandil (mǝnôrâ)」 terbuat dari sepotong emas murni berbentuk seperti pohon, seukuran manusia dan diletakkan di sisi selatan tempat kudus, menghadap meja sajian roti yang ada di sebelah utara. Terdapat tujuh cabang masing-masing dengan sebuah lampu di bagian atasnya, dan Harun diperintahkan agar semua pelita itu menerangi bagian depan, agar tempat kudus terang benderang, dan secara resmi memulai pelayanan Kemah Pertemuan.
2) Orang Lewi menjalankan tugas kudus (ayat 5-22): Mereka harus melalui proses (1) pentahiran, (2) penghapus dosa (3) penumpangan tangan, dan (4) dipersembahkan sebagai persembahan unjukan. Orang-orang Lewi harus mentahirkan diri, tetapi tidak diurapi seperti para imam (Im. 8) Musa mempersembahkan korban penghapus dosa (atau diterjemahkan sebagai korban pentahiran) bagi mereka. Perwakilan Israel meletakkan tangan mereka di kepala mereka, mengekspresikan persatuan. Terakhir, Harun memimpin dan mempersembahkan mereka kepada TUHAN sebagai 「persembahan unjukan.」 Orang-orang Lewi harus menggantikan (mewakili) semua anak sulung di Israel membantu para imam rumah Harun di Kemah Pertemuan untuk melayani Allah.
3) Masa jabatan orang Lewi (ayat 23-26): setelah pensiun masih boleh membantu pelayanan di Kemah Pertemuan. Orang-orang Lewi mulai melayani di Kemah Suci pada usia 25, sampai usia 50 mereka mengundurkan diri 「dibebaskan dari pekerjaan.」 Kata 「pekerjaan pelayanan (ṣǝbā’ hā‘ăbōdâ)」, secara harfiah diterjemahkan sebagai 「tim pelayanan」, artinya mereka tidak lagi terlibat dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga, seperti merakit dan memindahkan Kemah Pertemuan beserta perlengkapannya. Tetapi mereka masih dapat membantu orang-orang Lewi yang lebih muda dalam melakukan tugas mereka.
Renungkan:
Tingkat jabatan ilahi: meskipun orang-orang Lewi juga dipisahkan (dikuduskan) bagi Allah, mereka masih berbeda dari para imam. Para imam dapat memasuki tempat kudus untuk menyalakan dan membakar dupa. Imam besar memasuki tempat maha kudus pada Hari Pendamaian, tetapi orang-orang Lewi tidak diizinkan memasuki tempat kudus atau tempat maha kudus. Orang-orang Lewi membantu para imam di halaman Kemah Suci untuk mempersembahkan korban. Ketika Kemah Suci dipindahkan, para imam harus membungkus bejana peralatan suci di Kemah Suci sebelum orang-orang Lewi dapat masuk dan mengangkatnya. Orang-orang Lewi dipersembahkan sebagai persembahan unjukan, yang menunjukkan bahwa mereka dapat menjadi kudus, sama seperti korban yang dipersembahkan bagi Allah. Para imam dan orang Lewi bergabung bersama untuk membentuk tim pelayanan yang kuat.
Renungan pemahaman Kitab Bilangan (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 1-16 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Februari 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.
