「Ketika matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya」
Oleh Dr. Scott Yip Ying Lam (葉應霖)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Markus 13:24-25 [ITB])
24 「Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya25 dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
Markus 13:24-27 sebenarnya bisa dianggap sebagai paragraf baru. Dalam teks bahasa asli Yunani, sebelum frasa 「pada masa itu」 terdapat kata ἀλλʼ yang merupakan kata sambung kontras (contrastive conjunction). ITB menerjemahkan sebagai 「tetapi」, terjemahan bahasa Inggris NASB95 dan NET memperhatikan teks asli ini menerjemahkannya sebagai 「but」 (beberapa terjemahan bahasa Mandarin tidak menerjemahkannya). Oleh karena itu, setelah berbagai bencana dan penderitaan di ayat 5-13 sebelumnya, serta 『Pembinasa keji』 berdiri di tempat yang tidak sepatutnya di ayat 14-23, terjadi satu demi satu (harap diingat karakteristik pemenuhan ganda bahasa simbolik dalam literatur apokaliptik, 「penggenapan」 di abad pertama bukan berarti tidak akan ada 「penggenapan」 lagi di masa depan), lalu hal-hal yang dicatat dalam ayat 24-25 sudah termasuk dalam tahap yang lain (「Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu …」 )
Dalam ayat 24-25, kita melihat Markus menggambarkan lebih lanjut sebuah situasi di mana tatanan astronomi kosmis sedang hancur: 「matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.」Kita yang terbiasa berpikir berdasarkan hukum ilmu pengetahuan alam mungkin akan langsung memikirkan perkiraan para astronom tentang umur matahari. Jika umur matahari benar-benar 4,5 miliar hingga 5 miliar tahun, masa depan yang dijelaskan dalam bagian ini tampaknya tidak hanya tidak ada hubungannya dengan kita (ini jangka panjang yang terlalu jauh!), juga sepertinya tidak sesuai aturan ilmiah? Mungkinkah kedatangan Yesus yang kedua kali terjadi 450 juta tahun kemudian? Hari-hari sampai Injil disebarkan ke seluruh dunia seharusnya tidak terlalu lama. Benar, 2 Pet. 3:8-9 mengatakan: 「Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat」 Namun, 450 juta tahun lagi? Agak aneh! Jika ilmu pengetahuan biasanya pasti selalu benar, jadi apakah Alkitab salah?
Kita tidak perlu harus berpikir seperti ini. Logika di atas sebenarnya mencerminkan akibat kita 「dicuci otak sampai batas tertentu」 oleh ilmu pengetahuan dunia ini. Untuk memahami ayat ini, sekali lagi kita perlu memperhatikan karakteristik penggunaan wacana simbolik (symbolic discourse) oleh orang Yahudi zaman dahulu. Menurut Perjanjian Lama, setiap kali para nabi melihat bahwa suatu kerajaan sedang dihakimi oleh Allah, bahwa pemerintahannya akan runtuh, dan bahwa zaman akan segera ditulis ulang, mereka sering menggunakan visi dan perspektif kekacauan benda-benda di langit untuk menggambarkan dan bahkan melaporkan masalah tersebut. Misalnya:
Nabi Yesaya melihat bahwa Babel akan jatuh: 「Sebab bintang-bintang dan gugusan-gugusannya di langit tidak akan memancarkan cahayanya; matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit, dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya」 (Yes. 13:10)
Nabi Yehezkiel melihat bahwa Mesir akan jatuh: 「… langit akan Kututup dan bintangnya Kubuat berkabut. Matahari Kututup dengan awan dan bulan, cahayanya tak disinarkan. Semua yang bersinar di langit akan Kugelapkan demi engkau …」 (Yeh. 32:7b-8a)
Nabi Amos melihat bahwa Israel (kerajaan utara) akan jatuh: 「『Pada hari itu akan terjadi,』 demikianlah firman Tuhan ALLAH, 『Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah』」 (Amos 8:9)
Oleh karena itu, kekacauan langit dalam Markus 13:24-25 sebenarnya mewakili Yesus (dan Markus) yang melihat bahwa kota Yerusalem akan segera jatuh (pada abad pertama), seperti Babilonia, Mesir, dan Israel (Kerajaan Utara) di masa lalu.
Bagaimana hal ini 「digenapi」 pada abad pertama? Markus 13:2 Lalu Yesus berkata kepadanya: 「Kaulihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan.」
Renungkan:
Bagi orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepada Yesus, menurut Anda bagaimana perasaan mereka ketika 「matahari menjadi gelap」 pada abad pertama? Mengapa?
Menurut Anda bagaimana perasaan orang-orang Yahudi yang percaya kepada Yesus? Apakah ada bedanya dengan orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepada Yesus? Mengapa?
Renungan pemahaman Injil Markus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Markus 11 – 16 ditulis oleh Dr. Scott Yip Ying Lam dipublikasi pada bulan Oktober 2024 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).