「Keputusan penghakiman Allah」
Oleh Dr. S.W. Patrick Tsang
Alliance Bible Seminary H.K.
(Kej. 3:14-19 [ITB])
14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: 「Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.」
16 Firman-Nya kepada perempuan itu: 「Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.」
17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: 「Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: 18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; 19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.」
Perikop hari ini, Kejadian 3:14-19, adalah keputusan penghakiman Allah terhadap 「ular」 yang menggoda nenek moyang melakukan kejahatan dosa, termasuk keputusan penghakiman dan hukuman atas semua pihak yang terlibat. Pertama-tama Allah menyatakan keputusan terhadap ular, Kejadian 3:14-15 「Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: 『Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.』」
Allah mengutuk ular: 「Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan …」 (ayat 14). 「Kutukan」 adalah kebalikan dari 「berkat」; ketika Allah menciptakan alam semesta, Dia 「memberkati」, tetapi dosa mengubah berkat menjadi 「kutukan.」 「Kutukan」 dalam Perjanjian Lama menekankan bahwa orang disingkirkan dari 「perjanjian」, tidak lagi termasuk dalam umat perjanjian, dan memutuskan hubungan mereka dengan Allah. Ular tidak hanya dikutuk, tetapi juga 「dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu」 (ayat 14); 「makan debu tanah」 secara metaforis menderita penghinaan karena kekalahan dalam perang, dan 「makan debu tanah seumur hidup」 melambangkan 「penghinaan seumur hidup.」
Allah menyatakan kesalahan Adam 「engkau mendengarkan perkataan isterimu」 (ayat 17); kesalahan Adam adalah menaati istrinya lebih daripada menaati mendengarkan perkataan Allah, ia mendengarkan perkataan istrinya dan memakan buah dari pohon yang Allah perintahkan kepadanya agar tidak makan. Hukuman Adam adalah 「dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu」 (ayat 17), dan kehilangan hidup yang kekal, menghadapi kematian, yang berarti 「kembali menjadi debu」.
Adapun wanita, Allah berfirman: 「… Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (ular) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.」Kemudian Allah berkata kepada wanita itu:「Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.」
Kejadian 3:15 adalah ayat yang sangat penting, karena di sini kita mendengar nubuatan tentang Mesias Juruselamat untuk pertama kalinya! Allah berfirman kepada ular: 「Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (ular) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya …」 (ayat 15), Alkitab dengan jelas menunjukkan bahwa Allah mengambil inisiatif untuk membuat ular dan wanita itu saling bermusuhan, keturunan mereka juga akan bermusuhan satu sama lain, dan akan bermusuhan satu sama lain dari generasi ke generasi, tidak akan berdamai. Mengapa Allah yang penuh anugerah dan penuh kasih menetapkan hukuman seperti itu? Ini adalah pengaturan-Nya yang penuh dengan rahmat dan belas kasihan, tujuan-Nya adalah untuk membantu umat manusia membenci dosa, dan bukan untuk memberi tempat kepada Setan si Iblis dan anggota kelompoknya! Kebencian akan dosa dan kelompok Setan adalah perlindungan terbesar kita.
「… permusuhan … antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.」 「Keturunan perempuan」 menubuatkan kelahiran Yesus Kristus melalui perawan Maria, dalam pernyataan keputusan hukuman Allah atas manusia sudah termasuk nubuat kedatangan Mesias Juruselamat. Di sini, kita melihat betapa Allah membenci dosa, tetapi mengasihi manusia berdosa.
Roma 5:15 mengatakan 「Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.」 Respons atas pernyataan ini adalah: Ya! Yesus Kristus tidak hanya memberi kita 「pengampunan dosa」, tetapi juga memberi kita hidup yang kekal dan rumah surgawi yang kekal. Hukuman Allah adalah hukuman yang berat, tetapi itu adalah berkat yang tersembunyi.
Renungkan:
• Apakah Anda membenci dosa?
• Tahukah Anda apa yang Anda miliki di dalam Tuhan Yesus?
Renungan pemahaman Kitab Kejadian
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 1-11 ditulis oleh Dr. S.W. Patrick Tsang (曾錫華) dipublikasi pada bulan Maret 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.