Rut 1:6-7

「Berbalik pulang kembali ke rumah milik bapa 」

(Rut 1:6-7 [ITB])
6Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.
7Maka berangkatlah ia dari tempat tinggalnya itu, bersama-sama dengan kedua menantunya. Ketika mereka sedang di jalan untuk pulang ke tanah Yehuda,

Penulis kitab memakai lima ayat pendek secara sederhana memperkenalkan latar belakang kisah Rut, menjelaskan kedua perempuan Moab — Orpah dan Rut,karena menikah dengan kedua pemuda Israel, kemudian karena suami mereka meninggal dan memulai perjalanan bersama Naomi sang mertua menuju Betlehem. Karena tiga laki-laki bergantian meninggal dunia, keluar dari kisah, fokus disorotkan kepada diri Naomi; dan dua perempuan Moab ini berada di samping pentas. Pada awalnya Elimelekh yang menentukan arah jalan keluarga, sekarang menjadi tanggung jawab Naomi; peralihan peran adalah hal yang sering terjadi. Pepatah mengatakan 「di rumah mengikuti kata ayah, menikah mengikuti kata suami, di masa tua mengikuti kata anak.」 Naomi sebelumnya tidak punya hak membuat keputusan, hanya mengikuti kata suami, kemudian mengikuti kata anak, pada akhirnya hanya tersisa dirinya dan kedua menantu yang masih muda. Ia sekarang harus memikul tanggung jawab kepala rumah tangga, memegang peranan kepemimpinan.

Naomi ambil keputusan pulang ke kampung halaman; penulis kisah memakai tiga kata untuk mencerminkan keputusan hatinya: berkemas atau “arose / bangkit” (Rut. 1:6a), pulang (Rut. 1:6b), berangkat (Rut. 1:7a). “Berbalik pulang kembali” (שׁוּב shuwb:  to turn back) berbalik kembali adalah topik utama sesungguhnya yang ingin ditonjolkan penulis kitab: Naomi hendak dari Moab 「berbalik pulang kembali 」 ke kampung halaman (Rut. 1:6), ia ingin menantunya 「berbalik pulang kembali 」 ke rumah orang tua mereka (Rut. 1:8b), namun mereka sebaliknya bersikeras hendak bersama dia 「berbalik pulang kembali 」 ke negara asal sang mertua. Ia dengan segenap tanaga menasehati mereka untuk pulang (Rut. 1:11-12), Orpah sungguh pulang, akhirnya tersisa Rut dan Naomi bersama-sama pulang kembali ke Betlehem. Frekuensi pemakaian kata 「pulang」 sangat mencengangkan, dalam kitab Rut yang pendek hanya empat pasal, selain di pasal 2:6, 4:3 dan 4:15, di pasal 1 muncul tiga belas kali.

Kata 「pulang」 muncul berkali-kali dalam perikop yang sekadar hanya mencatat perjalanan pulang kampung, pada saat kita mengenal bahwa 「berbalik pulang kembali 」 ( שׁוּב shuwb:  to turn back) adalah kata yang dipakai para nabi untuk menunjuk kepada pertobatan, maka kita dapat memahami bahwa penulis kisah tidak sekedar hanya mencatat perjalanan pulang kampung, namun mengandung makna yang satu tingkat lebih dalam, yaitu bahwa Naomi bertekat kembali kepada pelukan TUHAN. Apa penyebab keputusan Naomi? Apakah ia merasa terpaksa sudah tidak ada jalan keluar lagi, dan mendengar bahwa di Betlehem telah turun hujan, panen melimpah, atau serangan musuh asing sudah berhenti? Tentu semua ini mungkin merupakan unsur-unsur yang membantu Betlehem lepas dari keadaan yang sulit tersebut, namun justru berita yang didapatkan Naomi adalah bahwa TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri dan memberikan makanan kepada mereka (Rut. 1:6b). ternyata yang ada di balik segala peristiwa adalah adanya tangan pemeliharaan Allah dan perhatian-Nya.

TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri itu adalah berita yang hendak disampaikan penulis kitab. 「Memperhatikan 」 (פָּקַד paw-kad’ mengunjungi) jika dimengerti dari sudut negatif adalah 「menuntut」 atau 「menghukum」, dari sudut positif artinya adalah 「mengunjungi, memperhatikan, memelihara dan memberkati」. Saat umat Allah berjalan di jalan-Nya, Allah akan memperhatikan mereka. Saat Naomi terjebak dalam keadaan tidak ada seorangpun yang dapat ia sandari, ia mendengar berita bahwa TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri, menganugerahkan makanan kepada penduduk Betlehem, membuat 「rumah pangan 」 sekali lagi sungguh-sungguh kembali seperti sebutannya. Naomi dalam kebebasan untuk membuat keputusan yang ia miliki, setelah mendengar bahwa TUHAN memperhatikan umat milik-Nya sendiri, dengan kebebasannya bertekat pulang kembali ke rumah milik Bapa, berputar pulang kembali ke pelukan TUHAN.

Renungkan: silahkan merenungkan bagian reff. dari lagi lagu 〈Pulang Rumah〉 (Softly & Tenderly Jesus Is Calling): 「Pulang rumah, Pulang rumah, yang berbeban yang terluka pulang rumah, suara Yesus lembut penuh belas kasih memanggil engkau, pulanglah rumah, dengan tulus mengundangmu pulang rumah!」 Saat engkau terjebak dalam situasi yang sangat-sangat ekstrim menderita, jangan lupa TUHAN masih tetap memperhatikan dan memelihara anak-anak-Nya. Apakah engkau seperti Naomi setelah mendengar kasih anugerah TUHAN, segera bertindak sebagai jawaban, berputar pulang kembali ke dalam pelukan TUHAN?


「Softly and Tenderly Jesus Is Calling」
Will Lamartine Thompson
UM Hymnal, No. 348

Softly and tenderly Jesus is calling,
calling for you and for me;
see, on the portals he’s waiting and watching,
watching for you and for me.

Come home, come home;
you who are weary, come home;
earnestly, tenderly, Jesus is calling,
calling, O sinner, come home!

Halus dan lembut Yesus sedang memanggil,
panggilan bagi engkau dan bagi saya;
lihatlah, di gerbang Ia sedang menunggu dan memperhatikan,
perhatikan engkau dan saya.

Pulang kembali, pulang kembali;
engkau yang lelah, pulanglah kembali;
tulus, lembut, Yesus memanggil,
hai orang berdosa, datang pulanglah rumah!


Kata  פָּקַד paw-kad’  dapat mempunyai arti mengunjungi, menghukum, memperhatikan.

Kunjungan TUHAN mempunyai beberapa aspek:

  1. Membawa hukuman kepada orang-orang yang durhaka kepada Allah: dalam Yer. 5:29 oleh ESV, atau NIV diterjemahkan sebagai “menghukum” seperti ITB “Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini? demikianlah firman TUHAN. Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini?” bandingkan dengan terjemahan KJV atau ASV “Shall I not visit (mengunjungi) for these [things]? saith the LORD : shall not my soul be avenged on such a nation as this?”
    Atau dalam Maz. 89:32 “maka Aku akan membalas (mengunjungi, menghukum) pelanggaran mereka dengan gada, dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan.”
    Sepatutnya respon manusia terhadap hukuman-Nya “Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.” (Ayub 5:17)
  2. Kunjungan-Nya merupakan didikan kepada anak-anak-Nya yang berbuat kesalahan agar pulang kembali kepada pelukan-Nya, Ibr. 12:6 “karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
  3. Bagi anak-anak-Nya, kunjungan-Nya merupakan lawatan membawakan perhatian, pemeliharaan dalam kasih sayang anugerah-Nya. Rut 1:6「… TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.

Daftar Renungan pemahaman Kitab Rut

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建  Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Rut ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng)  yang dipublikasi pada bulan September 2017 merupakan hak cipta (copyrightAlliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).