Tag Archives: Rahasia Kehendak Allah

Renungan Natal 30 Des. 2021

Rahasia telah dinyatakan
Oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him
Alliance Bible Seminary H.K.

(Roma 16:25-27 [ITB])
25 Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya, 26 tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman 27 bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Paulus merangkum Surat Roma dengan tiga ayat ini, dan juga menggambarkan Injil sebagai rahasia.

Pertama-tama, Injil ini bukanlah konsep abstraksi atau teori metafisik. Ini adalah Injil dan Yesus Kristus yang telah Paulus beritakan sepanjang hidupnya. Sederhananya, Injil adalah hidupnya.

Kedua, perikop Alkitab mengatakan bahwa Injil adalah rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya, rahasia tersembunyi berabad-abad lamanya, rahasia ini pada awalnya diam selamanya, artinya melalui upaya manusia kita tidak akan pernah tahu dan memahami isinya. Menurut Calvin, Allah itu tersembunyi. Jika Allah tidak secara aktif mengungkapkan diri-Nya, tidak ada cara bagi manusia untuk memahami Allah yang tersembunyi ini. Calvin bahkan mengatakan bahwa manusia itu buta. Jika Allah tidak secara aktif mengungkapkan diri-Nya, manusia tidak ada modal kemampuan untuk melihat dan mengenal Dia, kecuali Allah berinisiatif membuka mata hati manusia, barulah manusia memiliki kemungkinan untuk melihat dan mengenal Allah, inilah rahasia yang dimaksudkan dalam ayat Alkitab ini. Menggambarkan Injil sebagai rahasia bukanlah untuk menunjukkan betapa dalamnya Injil itu, tetapi untuk mengungkapkan bahwa semua adalah karena kasih karunia, jika bukan karena Allah aktif memberikan wahyu, atau inisiatif Allah untuk mencerahkan mata kita, kita sebenarnya tidak punya modal apa-apa untuk memahami rahasia Injil ini, ternyata bisa percaya Injil dan mengalami keselamatan itu semua adalah anugerah Allah.

Ketiga, rahasia ini bukan hanya untuk mendapatkan pengetahuan tentang hal-hal tertentu bagi orang percaya, tetapi untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman. Kita terpengaruh oleh sifat berdosa kita, hati kita benar-benar jatuh rusak, tidak mungkin ada kesucian secuil apa pun untuk mengenal Allah, apalagi ingin mengandalkan diri sendiri bagaimana menguatkan hati kita. Namun, rahasia itu adalah penjelmaan anugerah, kasih karunia keselamatan Yesus Kristus tidak hanya membuat kita memperoleh hidup yang kekal, tetapi juga menguatkan hati kita sehingga kita dapat masuk ke dalam pengharapan yang kekal.

Renungkan:
Rahasia dapat dinyatakan sebagai semua semata-mata karena anugerah Allah dan semua semata-mata perbuatan Allah. Ini menyangkal fakta keselamatan adalah hasil jasa kebajikan perbuatan amal manusia dan menyangkal pencapaian karena penyembahan manusia. Anugerah membuat kita semua menjadi penerima kasih karunia, dimelekkan mampu melihat bahwa kita hanyalah orang berdosa yang menerima anugerah, sehingga kita menjalani hidup kita dengan harapan dan rasa syukur. Apakah Anda juga berpikir bahwa Anda adalah penerima anugerah?


Daftar Renungan Natal 2021

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, Renungan Natal 2021 dipublikasikan pada bulan Desember 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Efesus 1:1-2

「Oleh kehendak Allah」

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 1:1-2 [ITB])
1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus. 2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

Dalam renungan bulan ini, kita akan memikirkan berita dari Surat Efesus pasal 1-3. Meskipun Efesus adalah kitab yang relatif pendek, namun menyampaikan berita yang mengandung teologis yang sangat kaya, dengan penekanan khusus pada sifat dan misi gereja. Struktur surat ini secara kasar dapat dibagi menjadi dua bagian: pasal 1 sampai 3 menggunakan dua doa sebagai kerangka untuk menggambarkan secara rinci keselamatan yang telah digenapkan oleh Allah dalam Kristus Yesus, terutama mendeskripsikan secara mendalam sifat dari komunitas orang yang diselamatkan. Renungan bulan ini akan bertolak dari bagian pertama ini (pasal 1-3) untuk merefleksikan karya tindakan Tuhan di dalam gereja, berharap melalui perenungan atas anugerah Allah yang kaya ini, kita akan memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang kehendak Allah.

Ayat Alkitab yang diambil untuk renungan ini untuk setiap hari relatif singkat, sehingga dalam bagian pembacaan ayat yang direnungkan akan menyertakan teks sebelum dan sesudahnya, sehingga saudara dan saudari bisa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang alur konteks dari ayat yang direnungkan.

Efesus 1:1-2 merupakan bagian pembukaan surat ini. Di zaman kerajaan Yunani dan Romawi, sebuah surat biasanya dengan sangat sederhana menjelaskan situasi penulisan, tetapi dalam surat Paulus, kita dapat mengamati pendapat dia tentang penulis surat dan kelompok penerima surat, membuat kita dapat melihat pandangan iman yang diekspresikan di dalamnya.

Pertama, Paulus menunjukkan bahwa dirinya sebagai rasul Kristus Yesus, itu adalah oleh kehendak Allah. Dalam pasal 1 surat Efesus ini berulang empat kali menggunakan kata kehendak Allah, mencerminkan bahwa ini adalah tema di dalam surat ini yang dipandang penting oleh Paulus. Di sini selain memperkenalkan identitasnya, di ayat 1:5 dia menunjukkan sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, kita telah ditentukan dari semula untuk menjadi anak-anak-Nya melalui Yesus Kristus; lalu ayat 1:9 menunjukkan bahwa karena kehendak Allah sehingga memungkinkan kita untuk mengenal rahasia kehendak-Nya; dan ayat 1:11 menunjukkan: sesuai dengan keputusan kehendak Allah, kita yang dari semula ditentukan Dia untuk menerima bagian warisan di dalam Kristus. Dengan kata lain, identitas dan misi seorang Kristen semuanya memiliki dasar kehendak Allah.

Dari segi penerima surat, karena beberapa salinan manuskrip kuno tidak mencantumkan kata Efesus, maka surat ini juga memiliki fungsi sebagai surat edaran. Meskipun kita memiliki alasan yang sangat kuat untuk percaya bahwa kata Efesus ini ada dalam surat aslinya, namun hal ini membuat kita juga memperhatikan bahwa terdapat pesan yang bersifat universal dalam surat ini yang tidak melulu tertuju pada masalah-masalah gereja di Efesus, tetapi membahas makna Gereja secara lebih umum dan realisasi misi yang diberikan Allah kepada gereja. Di sini Paulus menggunakan dua kata sifat untuk menggambarkan penerima surat. Pertama-tama, penerima surat ini adalah kata kudus, dalam Perjanjian Baru, kata sifat ini biasanya diterjemahkan sebagai orang-orang kudus, yang mencerminkan bahwa orang Kristen adalah sekelompok orang yang telah dikuduskan. Aspek kedua, penerima surat dideskripsikan sebagai orang percaya dalam Kristus Yesus (atau setia kepada Kristus Yesus lihat BIMK, ISH, CUV). Terjemahan LuZhenzhong adalah orang yang setia percaya, sedangkan terjemahan Studium Biblicum adalah orang yang percaya kepada Kristus Yesus. Terjemahan yang berbeda ini karena dalam bahasa aslinya, πιστός pistós bisa berarti kesetiaan dan juga iman. Secara umum, ketika konteksnya membahas beberapa tugas atau misi, kata tersebut seharusnya merujuk pada arti kesetiaan, tetapi dalam konteks di sini tidak secara jelas membahas tugas tanggung jawab, jadi mungkin di sini tepat juga untuk menerjemahkannya sebagai percaya / beriman. Di sisi lain, identitas seorang kudus bisa juga mengandung arti tugas dan misi, sehingga bisa juga memiliki arti kesetiaan. Kenyataannya, kesetiaan dan iman adalah konsep yang tidak bisa dipisahkan, kesetiaan tanpa iman itu buta, dan iman tanpa kesetiaan itu munafik.

Akhirnya, Paulus menyapa dengan cara standarnya. Kasih karunia adalah sapaan secara Yunani, dan damai sejahtera adalah sapaan secara Yahudi. Salam Paulus sepenuhnya mencerminkan konsep universal tentang keselamatan, komunitas baru yang didirikan oleh Yesus Kristus melintasi batas budaya. Kasih karunia Tuhan tidak terbatas, dan semua orang adalah pihak yang Dia ingin selamatkan.

Renungkan:
Kiranya kita memahami kehendak Tuhan dan kita sesuai dengan kasih karunia-Nya mengabarkan keselamatan Yesus Kristus kepada manusia di dunia.

Tambahan penerjemah: Oleh karena kehendak Allah yang cakupannya lintas budaya, tidak hanya terbatas pada satu bangsa atau satu budaya saja, bagaimana kita sesuai kehendak Allah memberitakan kehendak Allah kepada dunia yang berbeda budaya, berinteraksi dengan dunia yang ada di sekitar kita, namun tetap menjaga keutuhan identitas dan iman kita sebagai orang kudus yang πιστός pistós percaya dan yang setia kepada Yesus Kristus?


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

Efesus 1:3-14 (3)

「Rencana Kristus」

Ditulis oleh 梁家麟 (Liáng Jiā Lín) Alliance Bible Seminary H.K.

(Ef. 1:3-14 [ITB])
3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. 5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, 6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. 7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, 8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus 10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. 11 Aku katakan di dalam Kristus, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.
13 Di dalam Dia kamu juga karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. 14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Mari kita meringkas isi dari paragraf pertama, Paulus sedang membicarakan topik mengenai Gereja.

Bagaimana mulainya iman dan Gereja? Dimulai dari rencana penebusan dan rahasia besar Allah.

Dalam Surat Efesus, Paulus pertama-tama menaikkan pujian atas semua kasih karunia Allah yang telah diberikan kepada orang percaya, tapi dia tidak berhenti pada aspek pengalaman orang percaya mendapatkan kasih karunia, ia segera melanjutkan pada rencana penebusan Allah dalam Kristus Yesus. Rencana penebusan ini sudah ditetapkan oleh Allah sebelum penciptaan dunia, dan direalisasikan hanya di hari akhir sesuai urutan rencana. Inilah yang Paulus sebut rahasia kehendak Tuhan (lihat 1 Kor. 2:1, 7).

Paulus tidak sedang menjelaskan tentang misteri Allah TriTunggal, Firman berinkarnasi menjadi manusia, penciptaan atau hari akhir, tapi rahasia Kristus dan penebusan. Dia berbicara tentang rencana Allah atas keselamatan bagi manusia dan dunia (kebenaran tentang keselamatan), dan rencana ini digenapkan di dalam Yesus Kristus (kebenaran tentang Kristus).

Rahasia ini adalah bahwa penciptaan dan karya penebusan Allah tercakup dalam satu rencana. Penciptaan dan penebusan tidak terpisah sebagai dua rencana; keselamatan bukanlah perbaikan atas rencana penciptaan yang dilaksanakan setelah dirusakkan oleh kejahatan manusia barulah kemudian dilakukan sebagai rencana B, dan Allah tidak pernah salah, sehingga tidak perlu untuk rencana kedua. Penciptaan dan penebusan adalah semua bagian dari rencana Kristus, dan Kristus adalah pusat dari semua tindakan Allah. Ia menciptakan segala sesuatu melalui Yesus Kristus, dan akhirnya Ia membawa semua yang ada kembali kepada Yesus Kristus menjadi milik-Nya, artinya 「untuk dipersatukan」 (lihat Ef. 1:10).

Rencana Kristus memiliki kaitan dengan kita. Sebelum penciptaan dunia, Allah telah memilih sekelompok orang untuk dipisahkan dari dunia untuk memperoleh identitas sebagai anak-anak Allah, mendapatkan keselamatan, dan untuk menerima semua berkat rohani. Allah telah memberikan segala anugerah ini adalah untuk menyatukan mereka dengan Kristus, menjadi perpanjangan Kristus di dunia, agar mereka melanjutkan rencana Kristus.

Selain rencana Kristus, Allah tidak melakukan rencana lain di dunia, di luar itu Ia tidak memberikan satu orang apa pun misi yang unik; semua ada di dalam rencana Kristus, semua adalah bagian dari rencana Kristus, dan posisi yang unik hanya dapat ditemukan hanya di dalam Kristus rencana.

「Di dalam Dialah (Yesus Kristus) kami mendapat bagian yang dijanjikan kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya」(Ef. 1:11) Posisi kita bukan ditentukan sesuai kesukaan kita sendiri, tetapi adalah bagaimana Tuhan hendak mengutus kita maka demikianlah kita diutus, kita tidak berhak untuk protes. Ada yang dilahirkan kaya, beberapa dilahirkan dalam kemiskinan, beberapa yang dilahirkan dalam kemakmuran, beberapa yang dilahirkan dalam keadaan penuh kesulitan, tidak ada yang bisa dikeluhkan. Allah adalah penulis dan sutradara kehidupan kita, Ia memiliki kedaulatan mutlak atas hidup kita.

Tapi titik persamaan umum adalah: misi kita adalah bersatu dengan Kristus, menghidupi Kristus dan memberitakan Kristus di dunia. Kita semua adalah perpanjangan eksistensi Kristus di dunia, tujuannya adalah agar orang-orang mengenal Kristus, mengikuti Kristus, memuliakan Kristus, tidak untuk mengenal dan mengikuti kita. (Apakah yang kita lakukan bertujuan agar orang mengenal diri kita atau Kristus?)

Rencana Kristus adalah milik Kristus dan milik tubuh Kristus dan oleh karena itu harus yang bersifat komunitas, gerejawi. Gereja adalah tubuh Kristus, setiap orang Kristen adalah bagian (anggota tubuh) dari Gereja (ditulis dalam huruf kapital, artinya Gereja secara Am, bukan gereja lokal), dan kita harus menemukan identitas dan peran kita sendiri dalam tubuh Kristus (bukan di dunia). Oleh karena itu, tidak ada orang Kristen dapat meninggalkan gereja atau melakukan merealisasikan tugas Injil di luar Gereja.
Ini adalah benang merah, pusat berita dari seluruh Surat Efesus, yang akan dibicarakan secara rinci di bawah ini.

Kita tidak dapat sepenuhnya memahami isi dari rahasia- rahasia Allah, terutama sulit untuk memahami bagaimana Allah menciptakan alam semesta dalam Kristus, atau juga tidak tahu bagaimana kelak semua yang ada dipersatukan dengan Kristus. Tetapi kita tahu bahwa keselamatan kita bukanlah suatu peristiwa terpisah, tetapi bagian dari seluruh ciptaan Allah dan rencana penebusan. Inilah kabar baik: kita dipilih dan diselamatkan tidak pernah merupakan kebetulan, tapi sudah diatur sebelum penciptaan dunia; Tapi ada satu berita buruk: kita bukan pemeran utama dalam rencana keselamatan Tuhan, hanyalah merupakan bagian saja, Yesus Kristus berinkarnasi datang ke dunia bukan didedikasikan untuk kita, dan keselamatan-Nya tidak hanya semata-mata untuk membawa kita pulang rumah di Sorga untuk menikmati kebahagiaan. Itu mungkin tidak akan sangat menarik bagi rakyat postmodern kita yang berpusat pada diri, tahu bahwa diri sendiri hanyalah bagian kecil dari rencana besar Tuhan.

Apa manfaatnya bagi kita bahwa kita tahu ada berbagai rahasia yang kita tidak dapat sepenuhnya mengerti? Manfaat terbesar adalah bahwa kita tidak melakukan privatisasi iman Kristen, mengubah Allah menjadi malaikat pelindung atau dewa rumah kita, juga kita tidak akan menganggap keberhasilan atau kegagalan individu sebagai indikator untuk mengukur benar dan palsunya iman. Paulus mengingatkan kita bahwa jikalaupun kita memiliki beban berat kehidupan bahkan saat semua energi kita sudah dihabiskan untuk kehidupan sehari-hari, jangan memandang Tuhan hanya terbatas dalam lingkaran kehidupan dunia pribadi kita sendiri saja (hanya berpusat pada individu diri kita saja). Allah adalah Tuhan yang besar, keselamatan Yesus Kristus adalah keselamatan yang besar, kita harus memiliki visi dan pikiran yang lebih luas, harus menerobos kerangka pikir yang terbatas dan terpusat hanya pada diri sendiri untuk memahami Tuhan yang besar dan misi-Nya yang besar. Ini akan tersambung dengan berita dalam ayat berikutnya besok.

Renungkan:

1. Isi dari perikop ini lebih sulit untuk dimengerti. Coba tutup renungan ini, gunakan kata-kata Anda sendiri untuk mengulang penjelasan. Tentunya ini tidak terlalu sulit bagi Anda.

2. Cobalah untuk pikirkan peran apa atau seberapa besar atau kecil Anda dapat ambil bagian dalam rencana Kristus? Apa jenis pelayanan yang Anda ikut berpartisipasi di dalam gereja sekarang? Apa rencana Anda ikut ambil bagian di masa depan?


Daftar renungan pemahaman  (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus ditulis oleh 梁家麟 (Liáng Jiā Lín) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Sendiri.

Efesus 1:3-14 (2)

「Rahasia Allah」

Ditulis oleh 梁家麟 (Liáng Jiā Lín) Alliance Bible Seminary H.K.

(Ef. 1:3-14 [ITB])
3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. 4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. 5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, 6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. 7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, 8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. 9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus 10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. 11 Aku katakan di dalam Kristus, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. 13 Di dalam Dia kamu juga karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. 14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Paulus menunjukkan serangkaian tindakan Allah di dalam diri kita: memilih, menjadikan suci, memberikan status sebagai anak-anak Allah, penebusan. Tetapi ini tidak berarti bahwa segala tindakan Allah di dunia dilakukan bagi kita, dan kita bukanlah pusat dari penciptaan dan penebusan-Nya. Pusat-Nya ada di dalam Yesus Kristus.

Inti kunci perikop ini bukanlah kita, tetapi Yesus Kristus. Kita membaca beberapa ayat: 「3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. 4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. 5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, 6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya」 (Ef. 1:3-6). Dapat kita lihat bahwa frasa 「di dalam Kristus」 tiada henti diulang di sini, seluruhnya 11 kali dalam berbagai variasi, yang menunjukkan pentingnya frasa ini.

Apa makna 「di dalam Kristus?」 Artinya Bapa oleh karena Yesus Kristus barulah memilih kita, memisahkan kita menjadi kudus, memberikan kita status sebagai anak, menyelamatkan kita. Mengapa tindakan Allah di dalam kita berkaitan dengan Yesus Kristus? Ini adalah berita pesan yang paling penting dalam perikop ini.

Paulus memberitahukan kepada kita bahwa Allah menciptakan dan menyelamatkan dunia ini dengan satu tujuan yang khusus, yang Paulus sebutkan 「rahasia kehendak-Nya」 (ayat 9). Dalam Surat Efesus dan Surat Kolose, Paulus menunjukkan bahwa Allah memiliki suatu rahasia. Rahasia ini adalah yang tersembunyi, bukanlah suatu rahasia yang biasa-biasa, tapi khusus menunjuk kepada kehendak Allah di balik tindakan penciptaan dan penebusan dunia (「rahasia yang tersembunyi dalam penciptaan segala sesuatu」 Ef. 3:9). Allah bukanlah Tuhan yang bertindak sembarangan, tindakan Allah dilakukan sesuai dengan kehendak yang telah Ia tetapkan yang Ia tentukan (「ditentukan … sesuai dengan maksud Allah」 ayat 11). Banyak kali kita melihat tindakan Allah, tetapi kita tidak selalu tahu isi hati-Nya; sejauh yang kita tidak bisa tahu adalah rahasia.

Paulus bukanlah penganut paham mistik, ketika ia menyebutkan misteri Allah, ia secara khusus menunjukkan bahwa misteri ini telah disingkapkan untuk kita. 「Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus」 (ayat 9); 「rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya」 (Kol. 1:26). Ia dalam surat 1 Korintus berkata: 「Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia …」 (1 Kor. 2:7) Rahasia adalah hanya bagi mereka yang tidak mengenal Yesus Kristus, bagi Paulus, bagi kita, rahasia ini adalah pengetahuan yang sudah disingkapkan terbuka.

Rahasia ini adalah bahwa segala sesuatu yang Allah lakukan adalah untuk Yesus Kristus, penciptaan dan penebusan dari Bapa ada di dalam Kristus, dan Kristus adalah sumber dan juga merupakan tujuan segala sesuatu. Allah karena Kristus maka menciptakan segala sesuatu, dan pada akhirnya semua menjadi milik Kristus. Ayat 10 membuat referensi khusus tentang akhir dunia 「sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.」 Apakah 「mempersatukan di dalam Kristus?」 Sederhananya, itu berarti bahwa semua ada di bawah kuasa pemerintahan Kristus, seperti yang dikatakan dalam ayat 22 「segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus,」 atau Kol. 1:18 katakan 「… Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu」 (Ia menduduki tempat terbesar di antara segala yang ada)

Allah memiliki rencana Kristus di dalam dunia, apa kaitannya dengan kita? Ini adalah hubungan yang besar. Ayat 11 mengatakan 「di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan」 「Bagian yang dijanjikan」 di sini tidak menunjuk ke tanah atau harta warisan, tetapi menunjuk pada bagian dari identitas kita dan misi kita di dalam Kristus. Kita mendapatkan sebuah posisi, yakni memiliki peran dalam misi penebusan-Nya. Kita bukanlah mendapatkan bagian dari milik diri kita, tetapi kita adalah bagian dari rencana Yesus Kristus. Bagian itu adalah 「memiliki bagian di dalam Yesus Kristus」, yakni kita semua telah ditugaskan Allah untuk pelayanan dan posisi yang sudah ditentukan.

Kita menjadi bagian dari rencana Bapa di dalam Kristus, kita memiliki bagian di dalam karya-Nya, bagian dalam jalan-Nya, berbagi penderitaan-Nya di dunia, dan juga harapan berbagi kemuliaan-Nya di masa depan.

Ayat terakhir dari perikop ini 「Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya」 (Ayat 14); 「Jaminan」 adalah jaminan yang diperlukan untuk pinjaman, dan jaminan tentang kepastian pembayaran. Roh Kudus yang berdiam di dalam diri kita, membuat kita tahu dengan pasti bahwa kita adalah umat pilihan Allah, memiliki bagian di dalam rencana penebusan Yesus Kristus. Dalam Perjanjian Lama, hamba-hamba Tuhan yang digunakan Tuhan, semuanya memiliki Roh Tuhan di dalam diri mereka sebagai jaminan; Roh Kudus adalah jaminan bagi hamba yang diutus dan dipakai oleh Yesus Kristus.

Renungkan:

1. Rencana Allah adalah membawa bangsa-bangsa kepada Kristus dan membawanya di bawah kuasa pemerintahan Kristus. Sejak kita menjadi orang Kristen, kita telah menyatakan 「Kristus adalah Tuhan.」 Hari ini apakah Anda yakin Anda milik Kristus? Apakah Anda yakin Ia memegang kuasa dalam hidup Anda?

2. Marilah menyanyikan 《Ia adalah Tuhan》(He is Lord) dua kali sebagai penutup.

(https://www.youtube.com/watch?v=OTbhnTeF4yE)
Lyrics:

Again the wind is raging
But I will not be shaken
For I know, who’s in control
The greater One within me
Is more than what’s against me
He’s in control, for I know
He’ll see me through like before
He is Lord, He is Lord
I’m not afraid anymore
He is Lord, He is Lord
The One who holds tomorrow
Is calling me to follow
Heart and soul, I will go
The Maker of the promise
Will finish what He started
Heart and soul, I will go
He’ll see me through like before
He is Lord, He is Lord
I’m not afraid anymore
He is Lord, He is Lord
And at His name the mountains bow
Lift every voice declare it now
Jesus Christ is Lord
And with a shout the walls come down
Lift every voice declare it now
Jesus Christ is Lord
And at His name the mountains bow
Lift every voice declare it now
Jesus Christ is Lord
And with a shout the walls come down
Lift every voice declare it now
Jesus Christ is Lord
He’ll see me through like before
He is Lord, He is Lord
I’m not afraid anymore
He is Lord, He is Lord
He’ll see me through like before
He is Lord, He is Lord
I’m not afraid anymore
He is Lord, He is Lord


Daftar renungan pemahaman  (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus ditulis oleh 梁家麟 (Liáng Jiā Lín) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Sendiri.