「Tongkat dan bertunas」
Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Bil. 17:1-5 [ITB])
1 TUHAN berfirman kepada Musa: 2 「Katakanlah kepada orang Israel dan suruhlah mereka memberikan kepadamu satu tongkat untuk setiap suku. Semua pemimpin mereka harus memberikannya, suku demi suku, seluruhnya dua belas tongkat.
Lalu tuliskanlah nama setiap pemimpin pada tongkatnya. 3 Pada tongkat Lewi harus kautuliskan nama Harun. Bagi setiap kepala suku harus ada satu tongkat.
4 Kemudian haruslah kauletakkan semuanya itu di dalam Kemah Pertemuan di hadapan tabut hukum, tempat Aku biasa bertemu dengan kamu.
5 Dan orang yang Kupilih, tongkat orang itulah akan bertunas;
demikianlah Aku hendak meredakan sungut-sungut yang diucapkan mereka kepada kamu, sehingga tidak usah Kudengar lagi.」

Bilangan pasal 17 berbeda dengan pasal sebelumnya, itu bukan lagi dimulai dengan keluhan umat itu sehingga Allah bersumpah untuk membinasakan umat itu, dan kemudian membuktikan panggilan khusus Harun. Kali ini Allah yang berinisiatif, membuktikan pelayanan imam Harun untuk menghentikan sungut-sungut di antara umat itu. Pasal ini dapat dibagi menjadi dua paragraf:
• Tongkat Harun tumbuh tunas (ayat 1-9):
TUHAN (Yahweh) memerintahkan Musa memberi tahu para pemimpin suku-suku Israel untuk mengambil tongkat mereka membawanya ke hadapan TUHAN, meletakkannya di tabut perjanjian. Setiap tongkat itu ditulis dengan nama pemimpinnya. Harun mewakili suku Lewi dan menulis nama Harun pada tongkatnya. 「Tongkat」 (maṭṭeh) dalam teks bahasa aslinya memiliki makna ganda, bisa merujuk pada 「suku」, dapat juga menunjuk pada 「tongkat」 yang melambangkan otoritas dari pemimpin suku. Dinyatakan juga bahwa meskipun tongkat- tongkat ini adalah batang kayu kering, TUHAN 「tongkat dari orang yang dipilih-Nya akan tumbuh tunas」 (ayat 5). Alhasil, keesokan harinya Musa datang untuk memeriksa dan menemukan bahwa 「tongkat」 Harun tidak hanya bertunas, tetapi juga 「mengeluarkan kuncup, mengembangkan bunga, dan menghasilkan buah badam」 (ayat 8). Ini adalah keajaiban yang nyata dalam satu malam, membuktikan pilihan Allah. Sama seperti ketika Musa dipanggil, TUHAN menggunakan mukjizat mengubah tongkatnya menjadi ular dan penyakit kusta di tangan, untuk membuktikan panggilannya (Keluaran 4). Ada apa dengan tumbuh 「buah badam (almonds)」? Mungkin karena dalam setahun pohon badam (almonds) yang paling cepat berbunga, bunganya berwarna putih, melambangkan kekudusan. Ketika nabi Yeremia dipanggil, dia melihat penglihatan tentang sebatang 「dahan pohon badam」 (šāqēd, atau 「cabang almond」), Allah menjelaskan bahwa karena Dia hendak secara pribadi 「menjaga」 (šāqad) melaksanakan firman perkataan-Nya (Yer. 1:11-12, lihat BIMK).
• Tongkat Harun yang bertunas (ayat 9-13):
Ketika para pemimpin suku lain mengambil kembali tongkatnya, TUHAN berpesan kepada Musa untuk menyimpan tongkat Harun di depan tabut hukum sebagai peringatan bagi orang Israel dan untuk membuktikan pilihan Allah. Orang Israel berteriak: 「Sesungguhnya kami akan mati, kami akan binasa, kami semuanya akan binasa」 (ayat 12), mereka tahu beratnya hukuman atas rombongan Korah yang semena-mena mendekati Allah; sebaliknya, Harun mendekati Allah tanpa mati. Tongkat lainnya hanyalah tongkat kayu yang mati; hanya tongkat Harun yang menunjukkan kekuatan hidup kebangkitan Tuhan, melambangkan bahwa dia melayani di hadapan TUHAN dan dapat mewakili bangsa Israel untuk mendekati Allah tanpa mati. (Lihat ulasan di atas 「tongkat」 (maṭṭeh) dalam bahasa Ibrani juga melambangkan otoritas, bunga badam putih melambangkan kekudusan, Dia hendak secara pribadi 「menjaga」 (šāqad) pelaksanaan firman perkataan-Nya.)
Renungkan:
Harun melambangkan Kristus, membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi manusia. Kematian Kristus tidak hanya membuat terbelah tabir Bait Suci di bumi, tetapi juga menuntun orang percaya ke tempat kudus di surga, hidup kekal selamanya di hadapan Allah Bapa (Ibrani 10:19, 「Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri」).
Renungan pemahaman Kitab Bilangan 1-16
Renungan pemahaman Kitab Bilangan 17-36
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 17-36 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Nopember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.