「Efektif dan Tidak Efektif」
Oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Bil. 16:36-38 [ITB])
36 TUHAN berfirman kepada Musa: 37 「Katakanlah kepada Eleazar, anak imam Harun, supaya ia mengangkat perbaraan-perbaraan dari antara kebakaran itu, lalu hamburkanlah api itu jauh-jauh, karena semuanya itu kudus, 38 yakni perbaraan orang-orang berdosa yang telah membayarkan nyawanya, kemudian semuanya itu harus ditempa tipis-tipis menjadi salut mezbah, sebab telah dibawa ke hadapan TUHAN oleh orang-orang itu, jadi semuanya itu kudus; dengan demikian hal itu menjadi tanda bagi orang Israel.」
Paragraf sebelumnya berbicara tentang tanah yang membelah serta melahap komplotan Korah, dan api membakar 250 orang pemberontak, umat itu takut dan melarikan diri dari tempat kejadian. Tapi masalah itu tidak berakhir, tetapi malah memicu pemberontakan berskala lebih besar. Berikut adalah dua poin penjelasan:
1 Perbaraan-perbaraan tembaga yang telah dibawa oleh orang-orang itu ditempa menjadi salut mezbah, tugas imam Eleazar (ayat 36-40): TUHAN memerintahkan putra Harun, imam Eleazar, untuk mengangkat perbaraan-perbaraan dari antara kebakaran itu. Kata 「kebakaran (śǝrēpâ)」 tidak merujuk pada 「nyala api (’ēš)」, tetapi merujuk pada benda-benda yang sedang atau telah terbakar, dan mungkin merujuk pada tubuh orang-orang yang telah terbakar. Dan 「hamburkanlah api (’ēš) itu jauh-jauh (ke tempat lain)」, yaitu membuang jauh-jauh dupa dalam perbaraan-perbaraan itu yang tidak sesuai aturan itu ke luar perkemahan. Karena imam besar tidak boleh menyentuh mayat, maka ditangani oleh Eleazar. Meskipun perbaraan-perbaraan ini dipakai secara tidak benar, namun pernah dipersembahkan bagi TUHAN, dikuduskan dan menjadi milik Allah. Seperti halnya orang mempersembahkan korban, maka daging korban adalah milik TUHAN. Perbaraan-perbaraan tembaga harus diambil dari kebakaran itu dan ditempa tipis-tipis menjadi salut membungkus mezbah. Ini menjadi peringatan, mengingatkan orang-orang selain para imam untuk tidak semau hati sembarangan datang ke hadapan TUHAN untuk membakar dupa, agar tidak menderita akhir yang sama seperti Korah dan komplotannya.
2 Perbaraan ukupan menghentikan tulah, imam besar Harun mengadakan pendamaian (ayat 41-50): hari berikutnya, umat itu tampaknya melupakan bencana dosa hari sebelumnya dan bersungut-sungutlah atas Musa dan Harun, tampaklah kemuliaan TUHAN, hendak menghancurkan semua umat itu. Kali ini Musa dan Harun memohon kepada TUHAN, dan Musa juga memerintahkan Harun untuk dengan cepat mengambil perbaraan dan membubuhkan api ke dalamnya yang diambil dari atas mezbah (bukan api biasa atau api asing), dan menambahkan dupa ukupan, berlari kepada umat itu untuk mengadakan pendamaian bagi mereka. Pada waktu itu TUHAN telah menurunkan tulah di antara orang banyak itu, dan Harun membawa perbaraan dupa ke sana, dan Harun berdiri di antara yang hidup dan yang mati, tulah dihentikan, tetapi 14.700 telah meninggal karena tulah itu.
Renungkan:
Nadab dan Abihu mempersembahkan api awam sehingga dipukul mati oleh Allah, meskipun Harun adalah seorang imam besar, ia tidak dapat berdoa memohon pengampunan bagi kedua putranya (Im. 10). Tetapi sekarang doa imam besar Harun membawakan efek, dia berdoa di sana, maka ada kehidupan di sana. Doa-doanya berubah dari tidak efektif menjadi efektif. Di dalam sejarah gereja terdapat berbeda pendapat tentang jika ada para pemimpin rohani yang kemudian dinilai sebagai bidat, apakah sakramen yang pernah dipimpin masih sah? Jawabannya adalah ya. Karena sakramen ini dilakukan di hadapan Tuhan, yang membuat sakramen efektif adalah Tuhan, bukan manusia.
Renungan pemahaman Kitab Bilangan (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 1-16 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Februari 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.