Tag Archives: Bahagia

Amsal 3:13-20

「Puisi Hikmat 2: Berbahagia Mendapat Hikmat」
Oleh Rev. Dr. Joshua Mak
Alliance Bible Seminary H.K.

(Amsal 3:13-20 [ITB])
13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
15 Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.
18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.
19 Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit, 20 dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.

Amsal 3:13-20 berada di tengah dua bagian utama (3:1-12 dan 3:21-35). Ini adalah 「puisi hikmat」 yang menggambarkan pujian terhadap hikmat. Perikop ini dapat dibagi menjadi dua bagian, ayat 13-18 tentang terberkati mendapatkan hikmat, dan ayat 19-20 hikmat penciptaan.

Bagian pertama dimulai dan diakhiri dengan 「berbahagialah」 (ayat 13, 18). Orang bijak berkata bahwa orang yang memperoleh hikmat adalah yang berbahagia, yang mencakup aspek materi dan aspek kehidupan. Kalimat dalam bahasa asli di ayat 13 dimulai dengan 「berbahagialah (blessed / diberkati)」, jadi siapa yang diberkati? Mereka yang 「mendapatkan hikmat dan yang memperoleh kepandaian」. 「Terberkati」 ini menunjuk pada situasi menikmati berkat adalah menemukan hikmat. Berikut ayat 14-15 yang mengikutinya, menggunakan gaya penulisan perbandingan untuk menggambarkan nilai hikmat, perbandingan 「lebih berharga」 menekankan nilai suatu hal yang lebih berharga daripada yang lain. Ayat 14 merupakan bagian dari ayat 13, yang berfungsi menunjukkan 「hasil」 dari menemukan hikmat serta nilainya yang tak tertandingi. Bagi banyak orang, mendapatkan emas, perak, dan permata adalah apa yang 「kauinginkan」 (ayat 15). Tetapi orang bijak menunjukkan bahwa diberkati mendapatkan hikmat adalah lebih baik daripada permata, emas dan perak.

Orang bijak melanjutkan penggambaran tentang mendapatkan berkat hikmat dalam aspek materi dan non materi di ayat 16-18. Mungkin pembaca telah melihat bahwa hikmat secara antropomorfisme diekspresikan sebagai seorang wanita (「ia (she)」di ayat 15 atau 「…nya (her)」di ayat 16-18 adalah kata ganti orang feminim. Lihat juga 1:20-33, juga muncul dalam pasal 8-9). Lalu, ayat 16-17 merupakan dua kalimat paralel, menggunakan metafora: umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan; jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. Dalam ayat 18, hikmat secara metaforis diekspresikan sebagai 「pohon kehidupan」 (Kejadian 2:9), tema ini akan muncul kembali dalam Amsal 11:30; 13:12; 15:4. Ketika kita memeluk hikmat dan menjalin hubungan dengan-Nya, maka berkat yang kita dapatkan adalah umur panjang, kekayaan, kehormatan, jalan bahagia dan kedamaian sejahtera. Berkat-berkat ini dijelaskan secara rinci di 3:1-12 dan dikukuhkan lagi di ayat 13-20 (bacalah ulang 3:1-12 dan bandingkan dengan 3:13-20)

Setelah memaparkan berharganya hikmat dan berkat dari hikmat, di ayat 19-20 orang bijak selanjutnya berbicara tentang peran hikmat dalam penciptaan. Dalam narasi penutup, TUHAN (Yahweh) menggunakan hikmat, kepandaian dan pengetahuan untuk menciptakan alam semesta. Allah 「meletakkan」 dan 「menetapkan」, menggambarkan Allah adalah perancang dan arsitek alam semesta. Di paruh kedua ayat 20, menaikkan nyanyian puji-pujian tentang pemeliharaan Allah atas segala sesuatu, karena Dia membuat 「awan menitikkan embun.」 Air adalah elemen penting penyokong kehidupan yang memungkinkan tumbuhan dan makhluk untuk hidup serta tumbuh. Dunia ini tidak bergantung pada dirinya sendiri untuk beroperasi atau tidak bergantung pada upaya manusia untuk dapat berada dan eksis, tetapi bergantung pada berkat pemeliharaan yang didapatkan dari Sang Pencipta!

Renungkan:
(1) Apakah Anda setuju bahwa mendapatkan hikmat lebih baik dari permata emas dan perak?

(2) Hikmat adalah jalan menuju hidup, kekayaan, dan kehormatan, berkat yang dianugerahkan kepada mereka yang mengikuti hikmat, apakah Anda bersedia untuk mulai mencari hikmat? Sekarang memulai!


Renungan pemahaman Kitab Amsal

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Amsal 1-9 ditulis oleh Mài Yào Guāng (麥耀光) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

Amsal 2:1-11

「Pengajaran 2: Hadiah dari Hikmat (1)」
Oleh Rev. Dr. Joshua Mak
Alliance Bible Seminary H.K.

(Amsal 2:1-11 [ITB])
1 Hai anakku,
jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu, 2 sehingga telingamu memperhatikan hikmat, dan engkau mencenderungkan hatimu kepada kepandaian,
3 ya, jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menujukan suaramu kepada kepandaian,
4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,
5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah. 6 Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. 7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, 8 sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia.
9 Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.
10 Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu; 11 kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau

Di antara pasal 1 sampai 9 yang merupakan bagian besar yang pertama dari kitab Amsal, pasal 2 yang adalah salah satu 「didikan」, merupakan pasal yang paling rinci dan dijelaskan dengan rapi, terdapat 22 ayat, tetapi dalam bahasa aslinya merupakan satu kalimat saja. Pasal ini memiliki dua ciri istimewa: pertama, pasal ini mirip dengan mazmur alfabet atau 「mazmur akrostik」 (menggunakan urutan alfabet Ibrani dari huruf awal kata pertama dari tiap baris disusun), artinya 22 ayat sama dengan 22 huruf dalam bahasa Ibrani, hanya saja tidak setiap ayat dimulai dengan huruf yang berbeda. Kedua, ada peneliti Alkitab yang menunjukkan bahwa pasal 2 dapat merupakan pengantar dari isi pasal 1 sampai 9, karena kosakata dan tema yang digunakan dalam pasal ini juga muncul di pasal lain.

Setelah sang ayah selesai menyampaikan 「didikan」, dia mulai mengajarkan kepada putranya manfaat hikmat. Pasal ini tidak menggunakan kalimat perintah atau larangan. Oleh karena itu, ini adalah dorongan kepada sang anak untuk memilih jalan kejujuran yang tepat. Ini adalah kalimat panjang yang kompleks, mencakup: bentuk frasa bersyarat 「jikalau … maka … 」 (ayat 1, 3, 4 … kemudian ayat 5, 9); frasa motivasi: 「supaya engkau terlepas dari …」 (ayat 12, 16); dan frasa tujuan: 「sebab itu (agar engkau …)」 (ayat 20).

Pasal 2 ini dapat dibagi menjadi dua paragraf utama, ayat 1-11 dan 12-22, setiap paragraf dibagi lagi menjadi tiga bagian. Hari ini kita merenungkan paragraf pertama. Paragraf ini memiliki struktur yang jelas, dimulai dengan 「jikalau」 (ayat 1-4), diikuti dengan tanggapan 「maka engkau akan」 di ayat berikutnya (ayat 5 dan 9).

Sang pengajar hikmat mendorong orang-orang muda agar dengan penuh perhatian menerima 「perkataanku」 dan menyimpan 「perintahku」, diungkapkan agar memakai 「telinga」, 「hati」 (dua kali) dan 「mulut」 (ayat 2-3) dalam bersikap untuk menerima hikmat. Dalam hal tindakan, seseorang harus secara aktif 「mencari」 dan 「mengejar」 pengetahuan (ayat 4), sama seperti mencari harta. Jika seseorang mengejar hikmat dengan cara ini, ia akan menerima karunia dari Tuhan. Jenis karunia pertama adalah 「maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah」 (ayat 5). Kalimat paralel ini menghubungkan pengetahuan terkait dengan takut hormat akan Allah. Seperti yang ditunjukkan di teks sebelumnya atas, hikmat dan pengetahuan adalah sinonim yang memiliki makna yang sama, dan pengetahuan tentang Tuhan saling terkait dengan hormat takut akan Allah. Memperoleh hikmat adalah karunia, pertama-tama itu adalah 「pemberian」 dari Allah (ayat 6), hikmat dikaruniakan bagi mereka yang 「mencari」 (ayat 4) dengan penuh perhatian; kedua, bagi orang 「berseru」 dan 「menujukan suara」 kepada pengertian (ayat 3), Karena dari Tuhanlah 「hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian」(ayat 6); terakhir, bagi orang-orang jujur yang lurus mempraktikkan hikmat dalam hidup mereka, Allah adalah perisai mereka (ayat 7), menjaga dan melindungi jalan mereka.

Jenis karunia kedua adalah 「memahami jalan yang baik」. Ketika seseorang menyimpan 「perintah Tuhan di dalam hati」 (ayat 1), 「hikmat pasti akan memasuki hatimu」 (ayat 10). 「Hati」 adalah tempat berpikir dan refleksi secara rasional, serta merupakan organ ingatan (8:5; 16:23; 18:15). Mereka yang menerima firman Tuhan maka Allah menjadikannya memahami kebenaran, lalu ada tiga macam kebajikan yang akan dimanifestasikan, yaitu kebenaran, keadilan, kejujuran integritas. Oleh karena itu, hikmat dan perilaku adalah dua sisi dari tubuh yang sama, dan kedua konsep ini tidak dapat dipisahkan. Ketika hikmat memasuki hati seseorang, 「pengetahuan akan menyenangkan jiwamu」 (ayat 10). Hikmat membuat 「jiwa (soul NIV)」 orang bahagia. 「Kebahagiaan」 adalah respons manusia terhadap yang baik dan indah, 「jiwa」 mengacu pada emosi dan antusiasme dalam kodrat manusia. Ketika kita takut akan Allah dan ingin mencari hikmat, maka Allah mengaktifkan (menggerakkan) 「hati」 dan 「roh」 kita, sehingga akal dan emosi kita merespons kepada Tuhan Pemberi anugerah.

Renungkan:
(1) Berdoa supaya Tuhan membantu saya dengan telinga, hati dan mulut saya mengungkapkan cinta saya pada hikmat;

(2) Berdoa supaya Tuhan membentuk saya memiliki hati yang bersih, jiwa yang jujur lurus.


Renungan pemahaman Kitab Amsal

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Amsal 1-9 ditulis oleh Mài Yào Guāng (麥耀光) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.