1 Kor. 4:5 (b)

Nantikan Tuhan datang! Allah tegakkan keadilan!

Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Kor. 4:5 [ITB])
5 Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.
【Terjemahan LZZ】Jadi jangan menghakimi apa pun sebelum waktu yang ditentukan tiba; tunggu saja Tuhan datang, Ia tidak hanya akan menerangi hal yang tersembunyi dalam kegelapan, tetapi juga untuk mengungkapkan muslihat di hati orang; pada saat itu pujian yang layak didapatkan akan diberikan Tuhan kepada tiap-tiap orang.

Walau kita bertindak dengan hati nurani yang bersih, mungkin masih memancing segala macam kritik, penilaian, dan tekanan! Terkadang keadilan, kebenaran tidak terwujud di dunia, dan situasi ini sering terjadi di dalam dan di luar gereja. Di masa-masa sulit, orang yang melakukan sesuatu dengan hati nurani yang murni dan berusaha melayani dengan setia akan merasa tidak berdaya dan terluka, seperti pengalaman Paulus di gereja Korintus, saat ia menuliskan Surat 1 dan 2 Korintus, Paulus sangat terluka oleh kawanan domba yang dicintainya. Penilaian yang menghakimi ini dapat seperti tanpa batas, bahkan ada orang di gereja Korintus yang memandang Paulus pendiri gereja dan gembala sebagai orang bodoh (2 Kor. 11:16), sikapnya lemah dan perkataan-perkataannya tidak berarti (2 Kor. 10:10), licik, menjerat dengan tipu daya (2 Kor. 12:16). Paulus sangat sedih, dia berkata: Jadi jika aku sangat mengasihi kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi? (2 Kor. 12:15). Kata-kata yang melukai, fitnah gosip jahat dapat merupakan pembunuhan yang tidak kasat mata! Di dalam Gereja Tuhan terdapat orang-orang dari latar belakang, budaya, keadaan sosial, suku yang berbeda, jika orang tidak memandang Tuhan sebagai yang paling tinggi, tidak memandang firman Tuhan sebagai standar tertinggi, maka mulut dan hati yang tidak bijaksana, fitnah, dan penilaian yang menghakimi, menyakiti banyak saudara dan saudari dan gembala. Betapa diberkatinya sebuah gereja dengan lebih banyak pemimpin dan jemaat yang waspada menjaga mulut dan hati mereka sendiri, tidak bias, mendengar sepihak, hati yang berat sepihak, dan penuh prasangka!

Jika kita tidak waspada, kata-kata yang menghakimi dan pelecehan verbal spiritual akan sering muncul di gereja! Banyak saudara-saudari, atau pemimpin yang mengenakan penampilan rohani dan menyalahgunakan posisi rohani atau otoritas rohani telah banyak menyakiti orang dalam berbagai platform pelayanan. Sebagai pelayan dan pemimpin, kita perlu sering waspada agar tidak menyalahgunakan otoritas dan platform rohani! Selain itu, kita juga harus mengajarkan dan mendisiplinkan saudara-saudari untuk tidak menyalahgunakan kata-kata rohani untuk menyakiti orang, atau memfitnah orang! Perintah kesembilan adalah Jangan mengucapkan saksi dusta terhadap sesamamu (Kel. 20:16; Ul. 5:20). Sayangnya, sering kali, kesalahpahaman, gosip jahat dan komentar sewenang-wenang menyakiti hati banyak saudara-saudari, pemimpin awam dan gembala yang melayani Tuhan dengan setia. Amsal berkata: Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya (Amsal 14:15) Daud telah mengalami banyak fitnah dan tekanan, dan mengatakan: Aku hendak menjaga diri, supaya jangan aku berdosa dengan lidahku; aku hendak menahan mulutku dengan kekang (Mazmur 39:1) Yesus memperingatkan kita: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum (Mat. 12:36-37) Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu (Mat. 7:2)

Tetapi jika kita menghadapi penilaian yang menghakimi atau fitnah yang tidak adil, dan tidak ada yang mengembalikan kebenaran bagi kita, kita harus ingat bahwa penilaian menghakimi yang dibuat manusia di dunia bukanlah penghakiman yang paling akurat, bukan yang paling penting dan final! Pada saat Hari Tuhan, yaitu saat itu dan hari itu, Tuhan akan memberikan penghakiman yang paling adil dan serius kepada semua orang! Segala macam muslihat rahasia tersembunyi dalam kegelapan orang jahat, segala macam tipu daya yang tersembunyi di dalam hati, semua akan terkuak dibuka oleh Tuhan. Segala macam gosip, fitnah, penilaian, rencana jahat dan kutukan di hati tidak bisa disembunyikan! Semua hamba yang mengasihi Tuhan dengan setia harus ingat: Tuhan akan memberi kita keadilan!

Jadi, apa yang paling kita pandang penting? Bukan hari ini, bukan yang sekarang ini, bukan yang di dunia ini, bukan tepuk tangan manusia dunia, penghargaan atau suara kutukan, tetapi kita peduli apakah di rumah, di tempat kerja, di gereja, apakah semua kata dan perbuatan kita menyenangkan Tuhan? Jika perbuatan dan pikiran kita benar-benar di dalam terang, hati nurani yang bersih, melayani dengan setia, berkenan kepada Tuhan, kita memiliki keyakinan yang kuat dan berani bahwa pada saat itu dan hari itu, yang telah menunggu kita adalah pujian dari Allah (ayat 5).

Dalam menghadapi penganiayaan dan penghakiman dunia yang kejam, Paulus menulis sebuah kalimat terkenal dalam surat terakhirnya: 8 Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita! … Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya … Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya (2 Tim. 1:8; 4:2, 8)

Renungkan:
• Apakah Anda pernah berurusan dengan masalah-masalah dan gangguan dari kata-kata penilaian menghakimi dan berbagai fitnah spiritual di gereja? Apakah mudah untuk menangani? Pernahkah Anda disakiti?

• Apakah Anda pernah melihat seseorang menyalahgunakan otoritas dan platform rohani, dan yang semaunya menilai orang?

• Penghiburan dan pengingat apa yang diberikan pengajaran ayat Alkitab hari ini kepada Anda? Apakah Anda bersedia menjadi hamba yang waspada hati-hati dengan mulut dan hati, tanpa bias, tidak berpihak sebelah, kata-kata menghakimi?


Renungan pemahaman Surat 1 Korintus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.