「Mengenal Ulang Ester」
Ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) Alliance Bible Seminary H.K.
(Untuk Kalangan Kristen.)
(Est. 4:9-17 [ITB])
9 Lalu masuklah Hatah dan menyampaikan perkataan Mordekhai kepada Ester. 10 Akan tetapi Ester menyuruh Hatah memberitahukan kepada Mordekhai: 11 「Semua pegawai raja serta penduduk daerah-daerah kerajaan mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan, yang menghadap raja di pelataran dalam dengan tiada dipanggil, hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati. Hanya orang yang kepadanya raja mengulurkan tongkat emas, yang akan tetap hidup. Dan aku selama tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja.」 12 Ketika disampaikan orang perkataan Ester itu kepada Mordekhai, 13 maka Mordekhai menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Ester: 「Jangan kira, karena engkau di dalam istana raja, hanya engkau yang akan terluput dari antara semua orang Yahudi. 14 Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.」 15 Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai: 16 「Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.」 17 Maka pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang dipesankan Ester kepadanya.
Mordekhai meminta Ester untuk menemui raja, meminta pertolongan bagi orang Yahudi di hadapan raja. Menurut aturan kerajaan Persia, ada pembatasan untuk menemui raja, karena raja sebagai kepala negara, harus benar-benar dilindungi, berjaga-jaga atas pembunuhan, tetapi juga untuk mencegah urusan sepele dibawa masuk ke istana. Oleh karena itu terdapat aturan yakni harus melalui sida-sida mengajukan permohonan menemui raja, dan kemudian sabar menunggu jawaban. Dalam istana Ahasyweros, hanya 7 teman-teman raja yang boleh berhadapan dengan raja, bahkan ratu dan selir juga tidak punya hak untuk mendekati raja Persia tanpa izin.
Sejak Ester masuk ke dalam istana sebagai ratu, dan sampai sekarang setidaknya juga sudah 4 tahun empat bulan (dibandingkan dengan Est. 2:6 yakni tahun ke-7 bulan ke-10 Oktober pemerintahan Ahasyweros, dengan Est. 3:7 tahun 11 bulan ke-1 pemerintahan raja Ahasyweros). Sudah 30 hari Ester tidak dipanggil bertemu oleh raja (Est. 4:11). Raja mungkin sibuk dengan keadaan, tidak ada waktu luang untuk menikmati kesenangan, mungkin Ester telah tidak begitu disukai lagi oleh raja, secara bertahap diabaikan. Apapun alasannya, itu cukup berisiko tinggi untuk tanpa izin datang ke istana menemui raja temperamental ini. Tidak heran Ester berjuang untuk tidak melakukannya. Namun, apa yang ditunjukkan oleh Ester dan bagaimana ia menanggapi krisis ini membuat mata orang terbuka melihat sesuatu yang berbeda.
Sebelumnya, Ester memberi kesan seorang wanita lemah lembut yang pasif (Est. 2:10, 15), ia bersujud penuh hormat, menaati Mordekhai, menaati nasihat Hegai, patuh kepada raja, ia berbeda dengan Wasti; namun sekarang perannya terbalik, kini ia mulai memimpin situasi. Sebelumnya ia mendengarkan nasihat Mordekhai, sekarang ganti Mordekhai melakukan sesuai apa yang ia katakan, untuk menghubungi orang Yahudi agar berpuasa 3 hari 3 malam bagi Ester yang akan mengambil resiko mati demi menemui raja (Est. 4:16). Sekarang Ester memimpin dan aktif membuat perencanaan; ia mengambil peran kepemimpinan, 「pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang dipesankan Ester kepadanya」 (Est. 4:17). Pembalikan peran ini diperpanjang hingga pasal 8, barulah peran Mordekhai lebih mencolok.
Ester dengan rendah hati menerima misi yang dalam pandangan manusia tampaknya sulit untuk dicapai; ia tahu bahwa tak satu pun bisa menanggung tugas ini seorang diri, maka meminta Mordekhai memanggil semua orang Yahudi untuk bergabung dengannya dalam puasa (Est. 4:16c). Meskipun tidak jelas disebutkan ini adalah doa puasa, tetapi menurut tradisi Yahudi, berpuasa dan doa sering dikaitkan bersama-sama, jadi kita memiliki alasan untuk percaya bahwa Ester memanggil orang-orang Yahudi untuk berdoa dan mencari TUHAN mereka percaya. Tidak disebutkan adanya doa di sini adalah jelas sehubungan gaya penulis kitab Ester, yang selalu memakai cara yang tidak langsung dan tersembunyi dalam menjelaskan relasi intim dengan Allah.
Ester awalnya memberi pembaca kesan orang yang ragu-ragu, wanita pengecut yang pemalu, pada kenyataannya, dia tidak demikian. Dia pertama kali mencari tahu lebih banyak tentang bukti yang dikemukakan oleh Mordekhai sebelum membuat respons yang tepat; dia terlebih dahulu berusaha memahami situasi sebelum membuat keputusan, kemudian melangkah maju dalam iman menapak jalan yang mungkin bisa menghilangkan nyawanya. Penyerahan diri yang dilakukan dalam keputusan yang sudah dipertimbangkan dengan matang, sudah dihitung harga yang harus dibayar. Tindakannya bukanlah asal berani tanpa otak, tetapi berpikir dengan hati-hati sebelum bertindak; apa yang ia tunjukkan sangat mengesankan, kita harus memeriksa kembali penilaian akhir atas dirinya!
Renungkan:
Mari kita berpikir perkataan Rasul Paulus: 「Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian」 (2 Kor. 5:16). Kiranya kita sering diperbaharui oleh Roh Kudus dan melihat kembali penilaian kita atas hal-hal dari manusia dan dunia.
Daftar renungan pemahaman Kitab Ester (silahkan klik untuk membuka)
Daftar renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (silahkan klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ester ditulis oleh Penulis: 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan September 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Untuk Kalangan Sendiri.